Bersama Keluarganya, Seorang Dokter Palestina Dilaporkan Tewas dalam Serangan Udara yang Dilakukan Pasukan Penjajah Israel

Ket. Foto: Seorang Dokter Palestina Tewas dalam Serangan Udara di Deir el-Balah
Ket. Foto: Seorang Dokter Palestina Tewas dalam Serangan Udara di Deir el-Balah Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Menurut laporan, militer penjajah Israel telah melakukan serangan udara terhadap sebuah rumah yang berada di Deir el-Balah yang berada di Jalur Gaza bagian tengah.

Laporan yang sama menyampaikan dokter Palestina yang meninggal tersebut adalah Hassan Hamdan dan merupakan Kepala Departemen Luka Bakar dan Bedah Plastik di RS Nasser.

Hassan Hamdan juga dinyatakan tewas bersama dengan keluarganya.

Baca Juga:
Pasukan Penjajah Israel Serang Lingkungan Sheikh Radwan, Pertahanan Sipil Gaza Ungkap 7 Warga Palestina Ditemukan Tewas

Hingga kini, jumlah korban tewas terakhir belum dikonfirmasi.

Di sisi lain, penyambungan kembali fasilitas air Jalur Gaza ke jaringan listriknya oleh penjajah Israel dikecam oleh anggota sayap kanan parlemen penjajah Israel.

Langkah tersebut diketahui dimaksudkan untuk memasok hingga 20 ribu liter air per hari untuk warga Palestina.

Baca Juga:
Tentara Hanya Melihat, Pemukim Penjajah Israel Menyerang Penduduk Sebuah Desa Kecil di Tepi Barat dengan Gas Air Mata dan Tongkat

Sejumlah tokoh oposisi dan juga pemerintah nasionalis mengkritik atas kebijakan itu, yang termasuk diantaranya adalah menteri sayap kanan, Bezalel Smotrich.

Dia mendesak Benjamin Netanyahu untuk menghentikan apa yang disebutnya dengan kebodohan.

Dalam rekaman yang diunggah di media sosial di hari Selasa, tanggal 2 Juli 2024, menunjukkan jika perusahaan listrik di Jalur Gaza sedang memperbaiki tiang listrik di Deir el-Balah, yang telah terputus selama hampir 9 bulan.

Baca Juga:
Serbu Beit Ummar di Tepi Barat, Pasukan Penjajah Israel Dikabarkan Menembak Seorang Warga Palestina Berusia 17 Tahun

Dikabarkan jika keputusan itu diambil setelah seorang pejabat keamanan penjajah Israel dan juga seorang pejabat Barat mengatakan kepada media pada pekan lalu jika penjajah Israel berencana untuk memasok listrik langsung ke fasilitas desalinasi air besar di Khan Younis.

Diketahui jika fasilitas itu didirikan dengan dana PBB di tahun 2017 dengan tujuan untuk menyediakan air minum ke daerah-daerah di Khan Younis, Al-Mawasi dan juga Deir el-Balah, yang merupakan tempat banyak warga Palestina yang mengungsi.

“Memasok listrik ke Jalur Gaza dapat membantu membangun kembali rumah sakit,” kata Smotrich.

Baca Juga:
Diminta untuk Segera Meninggalkan Kota Melalui Pesan Teks, Ketakutan dan Kecemasan Ekstrem Dikabarkan Melanda Warga Khan Younis

Dia juga menggambarkan rumah sakit sebagai pusat teroris.

Avigdor Lieberman, yang merupakan pemimpin sayap kanan partai oposis Yisrael Beiteinu, juga mengkritik langkah itu.

Dia menyerukan pemutusan hubungan yang berkelanjutan dari Jalur Gaza.

Baca Juga:
Jalani Penahanan Sejak Bulan November, Pasukan Penjajah Israel Dilaporkan Membebaskan Direktur RS Al Shifa Gaza

“Tidak ada lisrik, tidak ada air, tidak ada bahan bakar dan juga tidak ada barang,” pungkasnya. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Tidak Ada Korban Jiwa, Brigade Al Quds Klaim Serang 5 Pemukiman Penjajah Israel di Dekat Jalur Gaza

Sebanyak 5 pemukiman penjajah Israel yang berada di dekat Jalur Gaza dikabarkan diserang oleh Brigade Al Quds, namun, tidak ada korban jiwa.

Sebelumnya Selamat dari Beberapa Upaya Pembunuhan, Pemakaman Diadakan untuk Salah Satu Komandan Jihad Islam Palestina

Pemakaman diadakan untuk salah satu komandan Jihad Islam Palestina, Saeed Jaber, yang tewas dalam sebuah pengeboman.

Telah Mundur ke Arah Lingkungan Saudi, 5 Jenazah Warga Palestina Ditemukan Setelah Penarikan Militer Penjajah Israel dari Shakush Rafah

Ditemukan sebanyak 5 jenazah warga Palestina setelah militer penjajah Israel ditarik dari daerah Shakush di Rafah, Jalur Gaza.

Sebanding dengan Invasi Darat ke Jabalia, Pejuang Palestina Telah Meluncurkan 24 Serangan terhadap Pasukan Penjajah Israel di Shujaeya

Sedikitnya 24 serangan diluncurkan oleh pejuang Palestina terhadap pasukan penjajah Israel di Shujaeya yang terletak di Kota Gaza.

Siapkan Ranjau Anti Tank Besar, Hamas Lakukan Penyergapan terhadap Pasukan Penjajah Israel di Jalur Gaza

Dengan menggunakan jaringan terowongan tempur, Hamas menyergap pasukan penjajah Israel di Jalur Gaza dan menyiapkan ranjau anti tank besar.

Berita Terkini

wave

Dugaan Skandal Bisnis Solar Ilegal Seret Nama Kasatreskrim Parigi Moutong

Nama Kasatreskrim Parigi moutong, Anugerah Tarigan terseret dalam pusaran isu dugaan bisnis solar ilegal.

Berebut Dana Pusat, Kabid SD Ingatkan Masalah Hibah Tanah Hambat Perbaikan Sekolah di Parimo

Ratusan sekolah di Parigi Moutong terancam gagal revitalisasi akibat sengketa lahan. Disdikbud minta kepsek percepat urus dokumen hibah.

Parigi Moutong dan Minahasa Tenggara Rancang Koalisi Pertanian, Fokus ke Inovasi Bibit dan Durian

Wakil Bupati Minahasa Tenggara pimpin rombongan kunker ke Parigi Moutong guna pelajari inovasi pusat bibit dan pengembangan sektor pertanian

Jason Statham Kembali dengan Film Thriller Penuh Aksi Lainnya, Mutiny! Berikut Sinopsisnya

Jason Statham akan kembali dengan film laga thriller baru berjdulu Mutiny, penuh dengan adegan aksi yang mendebarkan

Dugaan Skandal Tambang PT Pantas Indomining Pagimana: "Mafia Koordinat" dan Mandulnya Penegakan Hukum

Beroperasi sejak tahun 2012 sebagai pemegang IUP tidak menjamin PT Pantas Indomining tidak melanggar aturan mengelola lahan di luar konsesi.


See All
; ;