Pasukan Penjajah Israel Serang Sejumlah Kamp Pengungsi di al-Mawasi, Sedikitnya 90 Warga Palestina Tewas dan 300 Lainnya Terluka

Ket. Foto: Sedikitnya 90 Warga Palestina Meninggal dan 300 Lainnya Terluka dalam Serangan Pasukan Penjajah Israel di al-Mawasi
Ket. Foto: Sedikitnya 90 Warga Palestina Meninggal dan 300 Lainnya Terluka dalam Serangan Pasukan Penjajah Israel di al-Mawasi Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Menurut laporan, sedikitnya 90 orang warga Palestina meninggal dan 300 lainnya terluka dalam serangan yang dilakukan penjajah Israel yang menargetkan kamp-kamp pengungsi di al-Mawasi yang berada di sebelah selatan Jalur Gaza.

Diketahui jika kejadian tersebut terjadi pada hari Sabtu, tanggal 13 Juli 2024, waktu Palestina.

Sebelumnya, disebutkan jika jenazah 20 warga Palestina dan lebih dari 80 orang yang terluka tiba di Kompleks Medis Nasser yang terletak di Khan Younis setelah pasukan penjajah Israel mengebom wilayah al-Mawasi.

Baca Juga:
Jumlah yang Dijanjikan Akan Diungkapkan, Kepala UNRWA Sebut Pendanaan Dijamin hingga September

Kantor Media Pemerintah Gaza juga sebelumnya melaporkan jika lebih dari 100 warga Palestina meninggal dan juga terluka dalam ‘pembantaian besar’ yang dilakukan oleh tentara penjajah Israel di wilayah al-Mawasi, yang diklarifikasikan sebagai ‘zona aman’.

Pernyataan tersebut menyampaikan bahwa tentara penjajah Israel melakukan pembantaian besar-besaran dengan mengebom kamp-kamp pengungsi di wilayah Al-Mawasi di Khan Younis, yang mengakibatkan lebih dari 100 korban, termasuk individu dan juga petugas dari Pertahanan Sipil menurut jumlah korban awal.

“Tentara penjajah Israel menggunakan 5 rudal berat untuk menargetkan daerah al-Mawasi,” kata salah satu saksi mata.

Baca Juga:
Di Khan Younis, Serangan Udara Penjajah Israel Menewaskan Sedikitnya 4 Pekerja Bantuan dari Organisasi Kemanusiaan Inggris Yayasan Al-Khair

Di sisi lain, PBB dan juga sejumlah negara telah mengecam penjajah Israel setelah militernya menyerang zona aman kemanusiaan di Jalur Gaza.

Penjajah Israel mengatakan target serangan pada hari Sabtu di al-Mawasi adalah komandan Hamas, Mohammed Deif, namun, Perdana Menteri penjajah Israel, Benjamin Netanyahu, mengatakan dia tidak yakin apakah pejuang tersebut telah meninggal.

Hamas menolak tuduhan serangan tersebut sebagai ‘salah’, dengan mengatakan warga sipil yang tidak berdaya tewas dalam serangan tersebut.

Baca Juga:
Sebagian Besar Adalah Keluarga, Wanita dan Anak-Anak, Puluhan Jenazah Warga Palestina Telah Ditemukan di Lingkungan Kota Gaza

Foto dan video yang tersebar menunjukkan warga Palestina sedang memilah-milah puing-puing dan juga sisa-sisa tenda di lokasi serangan.

Kementerian Luar Negeri Yordania mengutuk serangan terhadap tenda-tenda pengungsi di Khan Younis, sebelah selatan Jalur Gaza, di wilayah yang sebelumnya diklarifikasikan penjajah Israel sebagai aman.

Sementara itu, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Nasser Kanaani, menyebutkan serangan terhadap al-Mawasi sebagai ‘kejahatan terbaru dalam serangkaian kejahatan yang dilakukan oleh rezim Zionis pembunuh anak’. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Melukai Sedikitnya 5 Anak Lainnya, Pasukan Penjajah Israel Dikabarkan Menembak Mati Seorang Remaja Palestina Berusia 14 Tahun di Tepi Barat

Seorang remaja Palestina berusia 14 tahun bernama Ali Hasan Ali Rabaya ditembak mati oleh pasukan penjajah Israel di Tepi Barat.

Dalam Upaya Mengubah Fiturnya, Pasukan Penjajah Israel Dilaporkan Menyegel Halaman Masjid Ibrahimi di Hebron Tepi Barat

Halaman Masjid Ibrahimi yang berada di Hebron, Tepi Barat, disegel pasukan penjajah Israel dalam upaya mengubah fiturnya.

Targetkan 3 Individu dan 5 Entitas, AS Telah Umumkan Sanksi Baru terhadap Beberapa Pemukim Penjajah Israel serta Kelompok Afiliasinya

Sanksi baru telah diumumkan oleh Amerika Serikat terhadap sejumlah pemukim penjajah Israel dan kelompok afiliasinya.

Perang Palestina dengan Penjajah Israel, Otoritas Kesehatan Kembali Membuka 2 Rumah Sakit di Kota Gaza

2 rumah sakit di Kota Gaza dikabarkan kembali dibuka oleh otoritas kesehatan setelah sebelumnya tidak dapat beroperasi.

Ditembak Pasukan Penjajah Israel di Tepi Barat, Seorang Remaja Palestina Terbaring di Tanah dan Berdarah selama 15 hingga 20 Menit

Seorang remaja Palestina yang berusia 14 tahun dikabarkan ditembak oleh pasukan penjajah Israel di Tepi Barat, Palestina.

Berita Terkini

wave

Atasi Krisis Dokter, Bupati Erwin Burase Amankan Kuota Kuliah Kedokteran di UNG

Pemda Parigi Moutong resmi bekerja sama dengan Universitas Negeri Gorontalo untuk membuka program afirmasi kedokteran bagi putra daerah.

Pembangunan Sekolah Rakyat Parigi Moutong Dimulai, Kementerian PU Nyatakan Lahan Jonokalora Layak

Kementerian PU nyatakan lahan Sekolah Rakyat Parigi Moutong layak teknis. Bupati Erwin Burase instruksikan pembersihan lahan pekan depan.

Jembatan Bambalemo Parigi Moutong Diusulkan Masuk Proyek Prioritas Kementerian PUPR

Bupati Parigi Moutong Erwin Burase mendatangi Kementerian PUPR demi memperjuangkan proyek Jembatan Bambalemo dan jalan strategis daerah.

Hama dan Irigasi Rusak Ancam Petani Parigi Moutong, DPRD Desak Kementan Turun Tangan

Petani Parigi Moutong hadapi ancaman gagal panen akibat serangan hama wereng dan tikus. DPRD desak Kementan amankan pasokan pestisida.

Bupati Erwin Burase Temui Wamentan Ajukan Modernisasi Pertanian Parigi Moutong

Bupati Parigi Moutong Erwin Burase menemui Wamentan Sudaryono guna mempercepat modernisasi teknologi pertanian dan irigasi daerah.


See All
; ;