Di Khan Younis, Serangan Udara Penjajah Israel Menewaskan Sedikitnya 4 Pekerja Bantuan dari Organisasi Kemanusiaan Inggris Yayasan Al-Khair

Ket. Foto: 4 Pekerja Bantuan dari Organisasi Kemanusiaan Inggris Yayasan Al-Khair Tewas Akibat Serangan Udara Penjajah Israel
Ket. Foto: 4 Pekerja Bantuan dari Organisasi Kemanusiaan Inggris Yayasan Al-Khair Tewas Akibat Serangan Udara Penjajah Israel Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Serangan udara penjajah Israel dikabarkan menewaskan sedikitnya 4 pekerja bantuan dari organisasi kemanusiaan Inggris, Yayasan Al-Khair.

Menurut laporan, mereka ditargetkan di titik distribusi saat mereka tengah bersiap mendistribusikan bantuan di Khan Younis.

Kejadian tersebut terjadi pada hari Jumat, tanggal 12 Juli 2024, waktu Palestina.

Baca Juga:
Sebagian Besar Adalah Keluarga, Wanita dan Anak-Anak, Puluhan Jenazah Warga Palestina Telah Ditemukan di Lingkungan Kota Gaza

Laporan yang sama mengatakan Yayasan Al-Khair telah bekerja di Jalur Gaza sejak hari pertama, berupaya memberikan bantuan makanan kepada masyarakat dan banyak komoditas lainnya.

“Serta kami kehilangan 4 pekerja bantuan lainnya hari ini,” ujar salah satu sumber.

Sementara itu, militer penjajah Israel menuduh, tanpa memberikan bukti apapun, bahwa salah satu dari 4 pekerja bantuan di badan amal yang berbasis di Inggris yang dibunuh mereka adalah anggota pasukan keamanan internal Hamas.

Baca Juga:
Melukai Sedikitnya 5 Anak Lainnya, Pasukan Penjajah Israel Dikabarkan Menembak Mati Seorang Remaja Palestina Berusia 14 Tahun di Tepi Barat

Hossam Mansour termasuk diantara 4 staf Yayasan Al-Khair yang tewas ketika militer penjajah Israel mengebom sebuah gudang di al-Mawasi, sebelah barat Khan Younis di Jalur Gaza selatan, pada hari Jumat, tanggal 12 Juli 2024.

“Mansour mengambil bagian yang signifikan dan juga berkelanjutan dalam pelestarian dan keberadaan kekuasaan Hamas di Gaza, seraya melemahkan upaya penjajah Israel di wilayah tersebut,” katanya.

Penjajah Israel sebelumnya menuduh lembaga amal Al-Khair, yang menyediakan bantuan makanan untuk warga Jalur Gaza, mentransfer dana ke kelompok bersenjata Palestina dengan kedok kegiatan kemanusiaan.

Baca Juga:
Dalam Upaya Mengubah Fiturnya, Pasukan Penjajah Israel Dilaporkan Menyegel Halaman Masjid Ibrahimi di Hebron Tepi Barat

Di sisi lain, Mantan Perdana Menteri penjajah Israel, Ehud Olmert, memperingatkan pada hari Jumat, tanggal 12 Juli 2024, bahwa para pemimpin penjajah Israel dapat menghadapi tuntutan internasional dan surat perintah penangkapan atas kejahatan yang dilakukan terhadap warga Palestina di Tepi Barat.

“Penjajah Israel tidak akan mempunyai pembelaan ketika dituduh melakukan kejahatan terhadap warga Palestina di Tepi Barat dan saya mengeluarkan peringatan ini karena jika kita terus berdamai dengan kejahatan terhadap Palestina di Yudea dan Samaria, sanksi yang serius dan menyakitkan akan dijatuhkan,” tuturnya. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Targetkan 3 Individu dan 5 Entitas, AS Telah Umumkan Sanksi Baru terhadap Beberapa Pemukim Penjajah Israel serta Kelompok Afiliasinya

Sanksi baru telah diumumkan oleh Amerika Serikat terhadap sejumlah pemukim penjajah Israel dan kelompok afiliasinya.

Perang Palestina dengan Penjajah Israel, Otoritas Kesehatan Kembali Membuka 2 Rumah Sakit di Kota Gaza

2 rumah sakit di Kota Gaza dikabarkan kembali dibuka oleh otoritas kesehatan setelah sebelumnya tidak dapat beroperasi.

Ditembak Pasukan Penjajah Israel di Tepi Barat, Seorang Remaja Palestina Terbaring di Tanah dan Berdarah selama 15 hingga 20 Menit

Seorang remaja Palestina yang berusia 14 tahun dikabarkan ditembak oleh pasukan penjajah Israel di Tepi Barat, Palestina.

Dibangun dengan Bantuan Internasional, Sebuah Sekolah untuk Kaum Anak Palestina di Tepi Barat Dikabarkan Dihancurkan Otoritas Penjajah Israel

Sebuah sekolah untuk anak-anak Palestina di Tepi Barat yang dibangun dengan bantuan internasional dihancurkan oleh otoritas penjajah Israel.

Gambarkan Penembakan Tanpa Batas di Jalur Gaza, Tentara Penjajah Israel Ungkap Rasanya Seperti Permainan Komputer

Menyampaikan rasanya seperti permainan komputer, tentara penjajah Israel menggambarkan penembakan tanpa batas di Jalur Gaza.

Berita Terkini

wave

Dugaan Skandal Bisnis Solar Ilegal Seret Nama Kasatreskrim Parigi Moutong

Nama Kasatreskrim Parigi moutong, Anugerah Tarigan terseret dalam pusaran isu dugaan bisnis solar ilegal.

Berebut Dana Pusat, Kabid SD Ingatkan Masalah Hibah Tanah Hambat Perbaikan Sekolah di Parimo

Ratusan sekolah di Parigi Moutong terancam gagal revitalisasi akibat sengketa lahan. Disdikbud minta kepsek percepat urus dokumen hibah.

Parigi Moutong dan Minahasa Tenggara Rancang Koalisi Pertanian, Fokus ke Inovasi Bibit dan Durian

Wakil Bupati Minahasa Tenggara pimpin rombongan kunker ke Parigi Moutong guna pelajari inovasi pusat bibit dan pengembangan sektor pertanian

Jason Statham Kembali dengan Film Thriller Penuh Aksi Lainnya, Mutiny! Berikut Sinopsisnya

Jason Statham akan kembali dengan film laga thriller baru berjdulu Mutiny, penuh dengan adegan aksi yang mendebarkan

Dugaan Skandal Tambang PT Pantas Indomining Pagimana: "Mafia Koordinat" dan Mandulnya Penegakan Hukum

Beroperasi sejak tahun 2012 sebagai pemegang IUP tidak menjamin PT Pantas Indomining tidak melanggar aturan mengelola lahan di luar konsesi.


See All
; ;