Internasional, gemasulawesi – Serangan udara penjajah Israel dikabarkan menewaskan sedikitnya 4 pekerja bantuan dari organisasi kemanusiaan Inggris, Yayasan Al-Khair.
Menurut laporan, mereka ditargetkan di titik distribusi saat mereka tengah bersiap mendistribusikan bantuan di Khan Younis.
Kejadian tersebut terjadi pada hari Jumat, tanggal 12 Juli 2024, waktu Palestina.
Laporan yang sama mengatakan Yayasan Al-Khair telah bekerja di Jalur Gaza sejak hari pertama, berupaya memberikan bantuan makanan kepada masyarakat dan banyak komoditas lainnya.
“Serta kami kehilangan 4 pekerja bantuan lainnya hari ini,” ujar salah satu sumber.
Sementara itu, militer penjajah Israel menuduh, tanpa memberikan bukti apapun, bahwa salah satu dari 4 pekerja bantuan di badan amal yang berbasis di Inggris yang dibunuh mereka adalah anggota pasukan keamanan internal Hamas.
Hossam Mansour termasuk diantara 4 staf Yayasan Al-Khair yang tewas ketika militer penjajah Israel mengebom sebuah gudang di al-Mawasi, sebelah barat Khan Younis di Jalur Gaza selatan, pada hari Jumat, tanggal 12 Juli 2024.
“Mansour mengambil bagian yang signifikan dan juga berkelanjutan dalam pelestarian dan keberadaan kekuasaan Hamas di Gaza, seraya melemahkan upaya penjajah Israel di wilayah tersebut,” katanya.
Penjajah Israel sebelumnya menuduh lembaga amal Al-Khair, yang menyediakan bantuan makanan untuk warga Jalur Gaza, mentransfer dana ke kelompok bersenjata Palestina dengan kedok kegiatan kemanusiaan.
Di sisi lain, Mantan Perdana Menteri penjajah Israel, Ehud Olmert, memperingatkan pada hari Jumat, tanggal 12 Juli 2024, bahwa para pemimpin penjajah Israel dapat menghadapi tuntutan internasional dan surat perintah penangkapan atas kejahatan yang dilakukan terhadap warga Palestina di Tepi Barat.
“Penjajah Israel tidak akan mempunyai pembelaan ketika dituduh melakukan kejahatan terhadap warga Palestina di Tepi Barat dan saya mengeluarkan peringatan ini karena jika kita terus berdamai dengan kejahatan terhadap Palestina di Yudea dan Samaria, sanksi yang serius dan menyakitkan akan dijatuhkan,” tuturnya. (*/Mey)