Ditembak Pasukan Penjajah Israel di Tepi Barat, Seorang Remaja Palestina Terbaring di Tanah dan Berdarah selama 15 hingga 20 Menit

Ket. Foto: Seorang Remaja Palestina Dikabarkan Terbaring di Tanah dan Berdarah selama 15 hingga 20 Menit Setelah Ditembak Pasukan Penjajah Israel
Ket. Foto: Seorang Remaja Palestina Dikabarkan Terbaring di Tanah dan Berdarah selama 15 hingga 20 Menit Setelah Ditembak Pasukan Penjajah Israel Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Menurut laporan, pasukan penjajah Israel menembak dan membunuh seorang remaja Palestina yang berusia 14 tahun di Desa Deir Abu Mishal, yang berada di sebelah barat Ramallah di Tepi Barat.

Defense for Children International Palestine atau DCIP menyampaikan pemukim dan tentara penjajah Israel menembak Ghassan dan mulai melemparkan batu ke arah penduduk desa yang berusaha mendekatinya.

“Pasukan penjajah Israel melepaskan tembakan ke arah penduduk Palestina untuk mencegah mereka mendekatinya yang tergeletak di tanah sambil berdarah selama 15 hingga 20 menit,” kata mereka kemarin, tanggal 10 Juli 2024, waktu Palestina.

Baca Juga:
Dibangun dengan Bantuan Internasional, Sebuah Sekolah untuk Kaum Anak Palestina di Tepi Barat Dikabarkan Dihancurkan Otoritas Penjajah Israel

Di sisi lain, militer penjajah Israel telah menyerbu lingkungan at-Tira di Ramallah, Tepi Barat, serta menangkap seorang pria Palestina dan putranya.

Pasukan penjajah Israel juga telah melakukan serangan di beberapa lokasi di Tepi Barat, termasuk Kota el-Bireh, Desa Husan yang berada di sebelah barat Betlehem, Desa Umm Safa yang berada di sebelah barat Ramallah dan Kota Halhul yang terletak di sebelah utara Hebron.

Selain itu, Kota Azzun yang ada di sebelah timur Qalqilya.

Baca Juga:
Gambarkan Penembakan Tanpa Batas di Jalur Gaza, Tentara Penjajah Israel Ungkap Rasanya Seperti Permainan Komputer

Sementara itu, Presiden Prancis, Emmanuel Macron, dikabarkan telah menelepon Benjamin Netanyahu dan memprotes campur tangan yang tidak dapat diterima oleh pejabat penjajah Israel dalam Pemilu Prancis.

Dalam minggu-minggu menjelang parlemen Uni Eropa dan pemilihan parlemen Prancis, Menteri Diaspora penjajah Israel Amichai Chili dari Partai Likud secara terbuka mendukung pesaing Macron, yakni pemimpin Partai Nasional sayap kanan, Marine Le Pen.

Amichai Chikli yang juga bertanggung jawab dalam memerangi anti-Semitisme, tekah mengembangkan hubungan dengan partai-partai sayap kanan di Eropa, banyak diantaranya, seperti partai Le pen, mempunyai masa lalu anti-Semit atau baru-baru ini menyatakan pandangan anti-Semit.

Baca Juga:
Pasukan Penjajah Israel Menyerbu Nablus di Tepi Barat, Baku Tembak Hebat dan Bentrokan Dilaporkan Terjadi

Macron menyampaikan kepada Netanyahu melalui panggilan telepon jika campur tangan pejabat pemerintah penjajah Israel dalam pemilihan parlemen Prancis tidak dapat diterima.

Sementara itu, Benjamin Netanyahu menyampaikan kepada Macron bahwa dia telah menginstruksikan para menterinya untuk tidak membuat pernyataan publik mengenai pemilihan parlemen Prancis. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Setelah Adanya Perintah Penjajah Israel, Evakuasi Mendesak Dilakukan Warga Palestina di Kota Gaza

Warga Palestina melakukan evakuasi mendesak di Kota Gaza setelah tentara penjajah Israel memerintahkan mereka untu segera pindah.

Bersama Sekelompok Warga, Wakil Menteri Tenaga Kerja Palestina Dilaporkan Tewas dalam Serangan Udara Penjajah Israel di Kota Gaza

Ihab al-Ghussein, yang merupakan Wakil Menteri Tenaga Kerja Palestina, meninggal dalam serangan udara di Kota Gaza, Jalur Gaza.

Telah Menyebabkan Banyak Korban di Wilayah Selatan, Polisi Gaza Mengecam Serangan Penjajah Israel terhadap Petugas Penegak Hukum Palestina

Kecaman dilayangkan oleh polisi Gaza terhadap serangan yang dilakukan oleh militer penjajah Israel terhadap personel mereka.

Dengan Nama atau Pembenaran Apapun, Hamas Tegaskan Tidak Ada Pasukan Asing yang Diizinkan Tinggal di Gaza

Hamas menyampaikan mereka menegaskan penolakan mereka terhadap posisi apapun yang mendukung masuknya pasukan asing ke Gaza.

Sejumlah Orang Tewas, 2 Anak Dikabarkan Terjebak di Bawah Reruntuhan Setelah Serangan Mematikan di Lingkungan Daraj Kota Gaza

Setelah terjadi serangan yang mematikan di lingkungan Daraj di Kota Gaza, 2 anak dilaporkan terjebak di bawah reruntuhan rumah.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;