Dengan Nama atau Pembenaran Apapun, Hamas Tegaskan Tidak Ada Pasukan Asing yang Diizinkan Tinggal di Gaza

Ket. Foto: Hamas Menyatakan Tidak Ada Pasukan Asing yang Diizinkan untuk Tinggal di Jalur Gaza
Ket. Foto: Hamas Menyatakan Tidak Ada Pasukan Asing yang Diizinkan untuk Tinggal di Jalur Gaza Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Menurut laporan, Hamas menyatakan tidak ada pasukan asing yang diizinkan untuk tinggal di Jalur Gaza.

Dalam sebuah pernyataan yang dirilis kemarin, tanggal 5 Juli 2024, waktu Palestina, Hamas menyampaikan pihak mereka menolak rencana apapun untuk Jalur Gaza yang mengabaikan keinginan rakyat Palestina.

“Kami menegaskan penolakan kami terhadap posisi apapun yang mendukung masuknya pasukan asing ke Jalur Gaza dengan nama atau pembenaran apapun,” kata mereka.

Baca Juga:
Sejumlah Orang Tewas, 2 Anak Dikabarkan Terjebak di Bawah Reruntuhan Setelah Serangan Mematikan di Lingkungan Daraj Kota Gaza

Hamas mengatakan pemerintahan Jalur Gaza setelah kekalahan agresi fasis adalah masalah Palestina semata.

“Dan rakyat Palestina menyetujuinya dalam segala aspek,” ujar mereka.

Mereka menuturkan rakyat Palestina tidak akan membiarkan adanya perwalian atau penerapan solusi atau persamaan eksternal apapun yang mengurangi prinsip-prinsip mereka.

Baca Juga:
Picu Kemarahan, Senator AS Lindsey Graham Tanggapi Protes dengan Pernyataan Anti Palestina di Media Sosial

Di sisi lain, serangan yang dilakukan pasukan penjajah Israel menewaskan 3 orang, termasuk 2 jurnalis, di Kota Gaza.

Diketahui jika 2 wartawan tersebut bernama Saadi Madoukh dan Ahmad Sukar.

Dilaporkan jika jenazah mereka tiba di RS Arab al-Ahli setelah serangan pasukan penjajah Israel terhadap sebuah rumah di Kota Gaza.

Baca Juga:
1 Orang Lainnya Terluka, Seorang Tentara Dilaporkan Tewas dalam Serangan Penusukan di Mall Penjajah Israel

Sementara itu, Presiden Palestina, Mahmoud Abbas, telah mengucapkan selamat kepada Perdana Menteri baru Inggris, Keir Starmer, atas kemenangan telaknya dalam Pemilu.

Kantor berita resmi Palestina, Wafa, mengatakan Abbas menyampaikan harapannya bahwa Starmer akan terus mengembangkan dan juga mempromosikan hubungan Palestina-Inggris yang bersahabat.

Wafa menambahkan Abbas menegaskan bahwa dia berharap untuk bekerja menuju perdamaian, stabilitas dan pembangunan di kawasan dan dunia, serta memungkinkan rakyat Palestina untuk mewujudkan hak-hak sah, kebebasan dan kemerdekaan mereka di negara berdaulat dengan Yerusalem Timur sebagai ibukota.

Baca Juga:
7 Warga Palestina Dilaporkan Tewas, Pasukan Penjajah Israel Menyerang Gedung Berlantai 5 yang Berada di Dekat RS Nasser

Diketahui jika Starmer telah membersihkan Partai Buruh dari banyak pengkritik penjajah Israel, namun, dia mengatakan bahwa dia mendukung solusi 2 negara.

Di sisi lain, Brigade Al-Quds, yang merupakan sayap bersenjata kelompok Jihad Islam Palestina, menyatakan para pejuangnya menyerang markas besar tentara penjajah Israel di Nahal Oz di luar Jalur Gaza dengan rentetan roket. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Bersama Keluarganya, Seorang Dokter Palestina Dilaporkan Tewas dalam Serangan Udara yang Dilakukan Pasukan Penjajah Israel

Dalam serangan udara terhadap sebuah rumah di Deir el-Balah, seorang dokter Palestina bernama Hassan Hamdan dikabarkan tewas.

Pasukan Penjajah Israel Serang Lingkungan Sheikh Radwan, Pertahanan Sipil Gaza Ungkap 7 Warga Palestina Ditemukan Tewas

4 warga Palestina ditemukan tewas oleh Pertahanan Sipil Gaza setelah serangan terhadap lingkungan Sheikh Radwan, Kota Gaza.

Tentara Hanya Melihat, Pemukim Penjajah Israel Menyerang Penduduk Sebuah Desa Kecil di Tepi Barat dengan Gas Air Mata dan Tongkat

Dengan menggunakan gas air mata dan juga tongkat, penduduk di sebuah desa kecil di Tepi Barat diserang oleh pemukim penjajah Israel.

Serbu Beit Ummar di Tepi Barat, Pasukan Penjajah Israel Dikabarkan Menembak Seorang Warga Palestina Berusia 17 Tahun

Seorang warga Palestina yang berusia 17 tahun ditembak oleh pasukan penjajah Israel dalam penyerbuan yang dilakukan di Beit Ummar.

Diminta untuk Segera Meninggalkan Kota Melalui Pesan Teks, Ketakutan dan Kecemasan Ekstrem Dikabarkan Melanda Warga Khan Younis

Masyarakat Khan Younis dilanda kecemasan dan ketakutan ekstrem setelah penjajah Israel memberikan perintah evakuasi yang baru.

Berita Terkini

wave

Dugaan PETI di Desa Maleali, Aparat Hanya Dapatkan Sisa Kamp Kosong

Unit Tipidter Polres Parigi moutong, hanya berhasil mendapatkan kamp kosong bekas penambang ilegal pada sidak di desa Maleali

Muhaimin Hadi Desak Audit SPBU: Bongkar Gurita Mafia Solar di Poso!

Ketua Forum Pembela Cinta Damai Kabupaten Poso, Muhaimin Hadi, mengkritik keras kelangkaan solar bersubsidi yang melanda wilayah Poso.

Di Balik Sidak Dispenser BBM Parigi: Menantang Nyali Satreskrim Tangkap Aktor Intelektual Penimbun Solar Subsidi

Polres Parigi Moutong lakukan uji tera dan Sidak sejumlah SPBU di Parigi moutong, sehubungan dengan gencarnya kritikan berkaitan BBM Ilegal

Gurita Tambang Ilegal: Oknum Polisi Edi Jaya Diduga Lebarkan Sayap hingga ke Desa Maleali

Tidak hanya di Mentawa Sausu Torono, Oknum polisi Edi Jaya diduga juga mulai masuk merambah ke Desa Maleali.

Rapor Merah AKBP Hendrawan: Dinilai Gagal Total Disiplinkan Anggota Penyusup Bisnis PETI dan Solar Ilegal

Kapolres Parigi moutong, Hendrawan dinilai gagal mendisiplinkan internal dalam jajarannya berkaitan keterlibatan PETI di Parimo.


See All
; ;