Lakukan Penyergapan di Gaza Selatan, Brigade Al-Qassam Ungkap Pejuangnya Menghancurkan Beberapa Kendaraan Militer Penjajah Israel

Ket. Foto: Brigade Al-Qassam Menyampaikan Pejuangnya Menghancurkan Sejumlah Kendaraan Militer Penjajah Israel
Ket. Foto: Brigade Al-Qassam Menyampaikan Pejuangnya Menghancurkan Sejumlah Kendaraan Militer Penjajah Israel Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Sayap militer Hamas, Brigade Al-Qassam, mengatakan jika para pejuangnya menghancurkan beberapa kendaraan militer penjajah Israel di Jalur Gaza bagian selatan.

Menurut pernyataan Brigade Al-Qassam pada hari Sabtu, tanggal 13 Juli 2024, waktu Palestina, para pejuangnya berhasil menjebak konvoi tank ke dalam penyergapan ketat

“Dan menghancurkan 3 tank Merkava dengan peluru Yassin 105 di dekat Masjid Abu Dhar Al-Ghafari di sebelah timur Rafah, di Jalur Gaza bagian selatan,” kata mereka.

Baca Juga:
Pasukan Penjajah Israel Serang Sejumlah Kamp Pengungsi di al-Mawasi, Sedikitnya 90 Warga Palestina Tewas dan 300 Lainnya Terluka

Di sisi lain, Kementerian Kebudayaan Al Jazair mengumumkan pada hari Jumat, tanggal 12 Juli 2024, mereka akan menangguhkan semua festival seni besar musim panas ini sebagai bentuk solidaritas terhadap Jalur Gaza yang telah menjadi sasaran serangan dahsyat penjajah Israel sejak bulan Oktober 2023.

Dalam pernyataannya, Menteri Kebudayaan Al Jazair, Soraya Mouloudji, menyampaikan kementerian akan mengintensifkan kegiatan yang mengekspresikan solidaritas negara terhadap perjuangan Palestina.

“Keputusan ini diambil berdasarkan posisi Al Jazair yang tetap mendukung perjuangan Palestina dan perjuangannya yang berani serta sah melawan kebrutalan Zionis,” ujarnya.

Baca Juga:
Jumlah yang Dijanjikan Akan Diungkapkan, Kepala UNRWA Sebut Pendanaan Dijamin hingga September

Diketahui jika Kementerian tersebut menyelenggarakan beberapa festival seni besar setiap musim panas, termasuk Festival Internasionala Kazif di ibu kota Al Jazair dan juga Festival Budaya Internasional Timgad di Batna, Al Jazair.

Menurut laporan media penjajah Israel pada hari Jumat, tanggal 12 Juli 2024, penjajah Israel telah mencatat 3 miliar serangan siber yang menargetkan sistem komputer militernya sejak tanggal 7 Oktober 2023.

Komandan Unit Pusat Komputer dan Sistem Informasi Angkatan Darat, Racheli Dembinski, menyampaikan serangan tersebut menargetkan sistem komputasi awan operasional utama militer, yang mencakup perangkat lunak yang digunakan oleh pasukan di lapangan untuk mengelola pertempuran dan juga menemukan pasukan.

Baca Juga:
Di Khan Younis, Serangan Udara Penjajah Israel Menewaskan Sedikitnya 4 Pekerja Bantuan dari Organisasi Kemanusiaan Inggris Yayasan Al-Khair

“Dan berbagi informasi waktu nyata,” ucapnya.

Dembinski tidak merinci jenis serangan siber apa yang dilakukan sepanjang perang dan apa tingkat risikonya.

Dia mengatakan semua serangan berhasil digagalkan.

Baca Juga:
Sebagian Besar Adalah Keluarga, Wanita dan Anak-Anak, Puluhan Jenazah Warga Palestina Telah Ditemukan di Lingkungan Kota Gaza

“Serangan-serangan itu tidak mengakibatkan satu pun kejadian dimana sistem militer menjadi tidak berfungsi,” pungkasnya. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Melukai Sedikitnya 5 Anak Lainnya, Pasukan Penjajah Israel Dikabarkan Menembak Mati Seorang Remaja Palestina Berusia 14 Tahun di Tepi Barat

Seorang remaja Palestina berusia 14 tahun bernama Ali Hasan Ali Rabaya ditembak mati oleh pasukan penjajah Israel di Tepi Barat.

Dalam Upaya Mengubah Fiturnya, Pasukan Penjajah Israel Dilaporkan Menyegel Halaman Masjid Ibrahimi di Hebron Tepi Barat

Halaman Masjid Ibrahimi yang berada di Hebron, Tepi Barat, disegel pasukan penjajah Israel dalam upaya mengubah fiturnya.

Targetkan 3 Individu dan 5 Entitas, AS Telah Umumkan Sanksi Baru terhadap Beberapa Pemukim Penjajah Israel serta Kelompok Afiliasinya

Sanksi baru telah diumumkan oleh Amerika Serikat terhadap sejumlah pemukim penjajah Israel dan kelompok afiliasinya.

Perang Palestina dengan Penjajah Israel, Otoritas Kesehatan Kembali Membuka 2 Rumah Sakit di Kota Gaza

2 rumah sakit di Kota Gaza dikabarkan kembali dibuka oleh otoritas kesehatan setelah sebelumnya tidak dapat beroperasi.

Ditembak Pasukan Penjajah Israel di Tepi Barat, Seorang Remaja Palestina Terbaring di Tanah dan Berdarah selama 15 hingga 20 Menit

Seorang remaja Palestina yang berusia 14 tahun dikabarkan ditembak oleh pasukan penjajah Israel di Tepi Barat, Palestina.

Berita Terkini

wave

Dugaan Skandal Bisnis Solar Ilegal Seret Nama Kasatreskrim Parigi Moutong

Nama Kasatreskrim Parigi moutong, Anugerah Tarigan terseret dalam pusaran isu dugaan bisnis solar ilegal.

Berebut Dana Pusat, Kabid SD Ingatkan Masalah Hibah Tanah Hambat Perbaikan Sekolah di Parimo

Ratusan sekolah di Parigi Moutong terancam gagal revitalisasi akibat sengketa lahan. Disdikbud minta kepsek percepat urus dokumen hibah.

Parigi Moutong dan Minahasa Tenggara Rancang Koalisi Pertanian, Fokus ke Inovasi Bibit dan Durian

Wakil Bupati Minahasa Tenggara pimpin rombongan kunker ke Parigi Moutong guna pelajari inovasi pusat bibit dan pengembangan sektor pertanian

Jason Statham Kembali dengan Film Thriller Penuh Aksi Lainnya, Mutiny! Berikut Sinopsisnya

Jason Statham akan kembali dengan film laga thriller baru berjdulu Mutiny, penuh dengan adegan aksi yang mendebarkan

Dugaan Skandal Tambang PT Pantas Indomining Pagimana: "Mafia Koordinat" dan Mandulnya Penegakan Hukum

Beroperasi sejak tahun 2012 sebagai pemegang IUP tidak menjamin PT Pantas Indomining tidak melanggar aturan mengelola lahan di luar konsesi.


See All
; ;