Seorang Penyerang Ditembak Mati Polisi Penjajah Israel setelah Menikam Seorang Petugas Perbatasan di Gerbang Yerusalem

(Foto/Instagram/@unrwa)
(Foto/Instagram/@unrwa) Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Polisi penjajah Israel menembak mati seorang tersangka penyerang setelah dia menikam seorang petugas perbatasan di gerbang Kota Tua Yerusalem pada hari Minggu malam, tanggal 15 September 2024.

Penyerang menikam petugas polisi perbatasan di dekat Gerbang Damaskus di tembok bersejarah Kota Tua.

Dalam sebuah pernyataan, polisi mengatakan petugas yang ditikam mengalami luka ringan dan dievaluasi untuk memperoleh perawatan medis.

Baca Juga:
Di Bawah Perlindungan Polisi, Pemukim Yahudi Ekstremis Mengambil Alih Sebuah Apartemen Palestina di Yerusalem Timur

“Petugas polisi perbatasan terlibat dengan penyerang, melumpuhkannya dengan tembakan dan segera mengakhiri serangan,” ujar mereka.

Seorang juru bicara polisi lalu menyampaikan kepada media tersangka penyerang telah ditembak mati.

Dia tidak memberikan rincian tentang identitas terdakwa.

Baca Juga:
Penjajah Israel Menawarkan Status Penduduk Tetap kepada Pencari Suaka Afrika Jika Bersedia Bertempur di Perang Gaza

Ketegangan antara warga Palestina dan penjajah Israel sering terjadi di Yerusalem dan semakin meningkat sejak dimulainya perang Gaza.

Dalam pernyataan terpisah, layanan darurat Magen David Adom penjajah Israel menyatakan petugas yang terluka berusia 20 tahun tersebut mengalami cedera di tubuh bagian atas.

“Polisi dan pasukan perbatasan berada di tempat kejadian dan menyelidiki insiden itu,” tambah mereka.

Baca Juga:
Pemimpin Oposisi Penjajah Israel Sebut Koalisi Pemerintahan Netanyahu Sebagai Pemerintahan Nol

Yerusalem, dan khususnya Kota Tua, adalah kota suci untuk 3 agama dan tetap menjadi isu utama dalam konflik penjajah Israel-Palestina.

Penjajah Israel mengklaim Yerusalem sebagai ibu kotanya yang tidak dapat dibagi, tetapi PBB dan masyarakat internasional menganggap aneksasi penjajah Israel atas Yerusalem Timur adalah ilegal.

Warga Palestina bercita-cita menjadikan Yerusalem timur yang diduduki penjajah Israel, yang meliputi Kota Tua yang bertembok dan tempat-tempat sucinya, sebagai ibu kota negara merdeka di masa depan.

Baca Juga:
Seorang Mantan Pejabat Senior Militer Mendesak Penjajah Israel untuk Menarik Diri dari Gaza Sesegera Mungkin

Di sisi lain, Islandia menghentikan deportasi anak Palestina yang sakit parah setelah protes publik.

Seorang anak laki-laki Palestina berusia 11 tahun dengan distrofi otot Duchenne dikembalikan ke Rumah Sakit Landspitali di Reykjavik setelah menghabiskan 8 jam di Bandara Keflavik, tempat dia dan keluarganya menunggu deportasi ke Spanyol.

Anak Palestina tersebut, yang bernama Yazan Tamimi, memerlukan pengawasan medis terus-menerus, sedang tertidur saat polisi tiba. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Di Bawah Perlindungan Polisi, Pemukim Yahudi Ekstremis Mengambil Alih Sebuah Apartemen Palestina di Yerusalem Timur

Sebuah apartemen milik Palestina diambil alih oleh pemukim Yahudi ekstremis yang melakukannya di bawah perlindungan polisi.

Penjajah Israel Menawarkan Status Penduduk Tetap kepada Pencari Suaka Afrika Jika Bersedia Bertempur di Perang Gaza

Para pencari suaka asal Afrika ditawarkan status penduduk tetap oleh penjajah Israel jika bersedia bertempur di Jalur Gaza.

Pemimpin Oposisi Penjajah Israel Sebut Koalisi Pemerintahan Netanyahu Sebagai Pemerintahan Nol

Pemimpin oposisi penjajah Israel, Yair Golan, menyebut koalisi pemerintahan Benjamin Netanyahu sebagai pemerintahan nol.

Seorang Mantan Pejabat Senior Militer Mendesak Penjajah Israel untuk Menarik Diri dari Gaza Sesegera Mungkin

Penjajah Israel didesak seorang mantan pejabat senior militer, Mayjen Israel Ziv, untuk menarik diri dari Jalur Gaza sesegera mungkin.

Palestina Memperingatkan Penjajah Israel tentang Bahaya Mendirikan Pos Pemukiman Ilegal di Situs Arkeologi di Betlehem

Bahaya mendirikan pos pemukiman ilegal di sebuah situs arkeologi di Betlehem diperingatkan Palestina kepada penjajah Israel.

Berita Terkini

wave

Gencar Usut Dugaan Pungli Barcode Solar Petani, Jurnalis Malah Diancam Polisikan oleh Oknum Pejabat Dinas TPHP Parigi Moutong

Bukannya Tertibkan Administrasi, Oknum Pejabat Dinas TPHP Parigi Moutong Malah Serang Balik Pers Pakai Ancaman Lapor Polisi.

Jaringan Gurita Barcode Solar Bersubsidi, "Uang Pelicin" Diduga Jadi Budaya di Dinas TPHP Parigi Moutong

Bisnis barcode dinas TPHP Parigi moutong diduga sudah sejak lama menggurita, praktek pungli penerbitan barcode disebut sudah menjadi budaya.

Bau Menyengat Transaksi Barcode Solar: Sektor Pertanian Parigi Moutong Kembali Digerogoti Oknum

Dugaan permainan dalam penerbitan barcode solar untuk petani di Parigi moutong, disebut menjadi ladang cuan oknum pejabat.

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.


See All
; ;