Seorang Warga Palestina Meninggal setelah Ditembak oleh Pasukan Penjajah Israel di Dekat Nablus Tepi Barat

Ket. Foto: Pria Palestina Meninggal setelah Ditembak Pasukan Penjajah Israel di Tepi Barat
Ket. Foto: Pria Palestina Meninggal setelah Ditembak Pasukan Penjajah Israel di Tepi Barat Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Menurut laporan, seorang pria Palestina ditembak di dekat Nablus di Tepi Barat sebelah utara.

Kementerian Kesehatan Palestina menyampaikan pria tersebut telah meninggal.

Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Kesehatan Palestina mengidentifikasi pria tersebut sebagai Waleed Ashraf Mohammed Hussein yang berusia 18 tahun.

Baca Juga:
Serangan Udara Penjajah Israel Tewaskan Sejumlah Warga Palestina yang sedang Menunggu Bantuan Pangan di Gaza

Tentara penjajah Israel mengklaim Hussein ‘bersenjatakan pisau’ dan ‘berusaha menikam’ tentara di pos pemeriksaan militer dekat kota Deir Sharaf, barat laut Nablus.

Tidak ada laporan cedera pada tentara penjajah Israel.

Di sisi lain, Eyal Zamir, yang merupakan Direktur Jenderal Kementerian Pertahanan penjajah Israel. Mengumumkan dia akan mengundurkan diri, seminggu setelah pemecatan mantan Menteri Pertahanan penjajah Israel, Yoav Gallant.

Baca Juga:
Tentara Penjajah Israel Telah Memulai Pekerjaan Konstruksi di Sepanjang Zona Demiliterisasi di Suriah Selatan

Zamir bertemu dengan Menteri Pertahanan baru penjajah Israel, Israel Katz, untuk mengajukan pengunduran dirinya.

Hal tersebut disampaikan oleh Kementerian Pertahanan dalam sebuah pernyataan..

Tidak ada rincian yang diberikan mengenai alasan Zamir ingin mengundurkan diri.

Baca Juga:
Pasukan Pertahanan Penjajah Israel Izinkan Warga Palestina Bersenjata dari Rafah untuk Menjarah Konvoi Bantuan

“Atas permintaan Menteri Pertahanan disepakati bahwa saat ini Dirjen akan tetap menjabat,” ujar mereka.

Zamir diketahui ditunjuk oleh Gallant pada tahun lalu dan telah memainkan peran utama dalam menjaga aliran senjata ke penjajah Israel di tengah perang yang sedang berlangsung di Jalur Gaza dan Lebanon.

Pengunduran diri Zamir juga terjadi di tengah serangkaian skandal yang mengguncang kantor Benjamin Netanyahu dalam beberapa minggu terakhir, termasuk dengan kebocoran dokumen rahasia ke media, penerbitan perintah untuk menghentikan perekaman rapat kabinet perang, kepemilikan dokumen pribadi sensitif mengenai seorang perwira militer dengan tujuan memerasnya.

Baca Juga:
Menteri Keuangan Penjajah Israel Serukan Aneksasi Penjajah Israel atas Tepi Barat pada Tahun 2025

Selain itu, pengumpulan data dari kamera keamanan.

Di sisi lain, Benjamin Netanyahu menyatakan dalam pesan langsung kepada warga Iran pada hari Selasa, tanggal 13 November 2024, waktu setempat, bahwa pemerintah Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei lebih takut kepada rakyat Iran daripada penjajah Israel.

“Itulah sebabnya mereka menghabiskan begitu banyak waktu dan uang untuk mencoba menghancurkan harapan dan mengekang impian Anda,” ucapnya dalam sebuah pesan video. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Serangan Udara Penjajah Israel Tewaskan Sejumlah Warga Palestina yang sedang Menunggu Bantuan Pangan di Gaza

Pasukan penjajah Israel dilaporkan melancarkan serangan udara ke tempat beberapa warga Palestina sedang menunggu makanan.

Tentara Penjajah Israel Telah Memulai Pekerjaan Konstruksi di Sepanjang Zona Demiliterisasi di Suriah Selatan

Pekerjaan konstruksi di sepanjang zona demiliterisasi di Suriah selatan telah dimulai oleh tentara pendudukan penjajah Israel.

Pasukan Pertahanan Penjajah Israel Izinkan Warga Palestina Bersenjata dari Rafah untuk Menjarah Konvoi Bantuan

Warga Palestina bersenjata dari Rafah diizinkan oleh IDF atau pasukan pertahanan penjajah Israel untuk menjarah konvoi bantuan.

Menteri Keuangan Penjajah Israel Serukan Aneksasi Penjajah Israel atas Tepi Barat pada Tahun 2025

Aneksasi penjajah Israel atas Tepi Barat pada tahun 2025 diserukan oleh Menteri Keuangan penjajah Israel, Bezalel Smotrich.

Pasukan Penjajah Israel dan Pemukim Yahudi Cegah Petani Palestina Memanen Zaitun di Hebron Tepi Barat

Petani Palestina dicegah oleh pasukan penjajah Israel dan pemukim Yahudi untuk memanen zaitun di Hebron, Tepi Barat.

Berita Terkini

wave

Skandal Galian C Sausu Taliabo: Keruk Bumi Pakai Solar Subsidi, Dewo Satria Kebal Hukum?

Aktivitas tambang galian C ilegal diduga milik Dewo Satria beraktifitas lancar dan lolos dari pantauan Unit Tipidter Polres Parigi moutong.

Menyingkap Tabir PETI Mentawa: Saat Solar Subsidi SPBU Sausu Mengalir ke Kantong Tambang Ilegal Oknum Polisi

SPBU Sausu Diduga menjadi pemasok utama solar subsidi ke kantong tambang ilegal yang ada di wiayah Mentawa Sausu Torono.

Aroma Pungli di Balik Perusakan Alam Sausu Torono: Wakapolsek Diduga Sering Palak Pengusaha Emas Ilegal

Keterlibatan Wakapolsek Sausu Nur Kamiden dalam membekingi aktifitas tambang ilegal mencuat bahkan disebut turut menerima jatah.

Dugaan PETI di Desa Maleali, Aparat Hanya Dapatkan Sisa Kamp Kosong

Unit Tipidter Polres Parigi moutong, hanya berhasil mendapatkan kamp kosong bekas penambang ilegal pada sidak di desa Maleali

Muhaimin Hadi Desak Audit SPBU: Bongkar Gurita Mafia Solar di Poso!

Ketua Forum Pembela Cinta Damai Kabupaten Poso, Muhaimin Hadi, mengkritik keras kelangkaan solar bersubsidi yang melanda wilayah Poso.


See All
; ;