Serangan Penjajah Israel di Maghazi dan Nuseirat Jalur Gaza Tengah Menewaskan 7 Orang

Ket. Foto: 7 Orang Tewas Akibat Serangan Penjajah Israel di Maghazi dan Nuseirat
Ket. Foto: 7 Orang Tewas Akibat Serangan Penjajah Israel di Maghazi dan Nuseirat Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Serangan udara yang menargetkan sekelompok warga Palestina di pusat kamp pengungsi Maghazi di Jalur Gaza tengah telah menewaskan sedikitnya 5 orang.

2 orang juga tewas dalam serangan penjajah Israel terhadap perkemahan tenda di sebelah barat kamp Nuseirat, di Jalur Gaza tengah, pada tanggal 13 November 2024, waktu Palestina.

“Setidaknya 33 orang tewas akibat serangan penjajah Israel sejak fajar,” ucap sumber medis kepada media.

Baca Juga:
Seorang Warga Palestina Meninggal setelah Ditembak oleh Pasukan Penjajah Israel di Dekat Nablus Tepi Barat

Di sisi lain, seorang petugas polisi Gloucestershire telah ditangkap karena dicurigai mendukung Hamas.

Hal tersebut disampaikan oleh otoritas antiterorisme.

Dalam sebuah pernyataan, Kepolisian Gloucestershire mengonfirmasi bahwa petugas tersebut, yang berusia 30-an tahun, ditahan setelah penggeledahan terhadap properti dan kendaraannya atas dugaan mendukung ‘organisasi terlarang yang bertentangan dengan Pasal 12 UU Terorisme tahun 2000-yaitu Harakat al-Muqawamah al-Islamiyyah (Hamas).

Baca Juga:
Serangan Udara Penjajah Israel Tewaskan Sejumlah Warga Palestina yang sedang Menunggu Bantuan Pangan di Gaza

“Penggeledahan itu adalah bagian dari penyelidikan yang memiliki tujuan menemukan perangkat digital untuk dianalisis,” kata Arman Mathieson, asisten kepala polisi di Glocestershire Constabulary.

Dia menyampaikan penangkapan seorang petugas polisi yang sedang bertugas atas dugaan pelanggaran serius seperti itu pasti akan menimbulkan kekhawatiran di masyarakat, seperti juga yang dialami oleh semua orang yang bekerja di Kepolisian Gloucestershire.

“Penangkapan dilakukan agar penyelidikan dapat dilakukan dengan efektif dan juga cepat, serta kami belum dapat mengambil kesimpulan apa pun pada tahap ini,” ujarnya.

Baca Juga:
Tentara Penjajah Israel Telah Memulai Pekerjaan Konstruksi di Sepanjang Zona Demiliterisasi di Suriah Selatan

Setelah penangkapannnya, petugas itu dipindahkan ke fasilitas penahanan polisi di luar daerah itu.

Mendukung organisasi teroris yang dilarang adalah tindakan ilegal berdasarkan Pasal 12 UU Terorisme yang dapat menyebabkan hukuman hingga 14 tahun penjara dan/atau denda.

Hamas telah ditetapkan sebagai organisasi teroris di Inggris sejak tahun 2021.

Baca Juga:
Pasukan Pertahanan Penjajah Israel Izinkan Warga Palestina Bersenjata dari Rafah untuk Menjarah Konvoi Bantuan

Sementara itu, sekitar seratus mahasiswa menduduki kantor pusat Leonardo di LDOF.MI Turin untuk mengecam apa yang mereka katakan sebagai keterlibatan kelompok pertahanan Italia dalam pemboman penjajah Israel di Jalur Gaza. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Seorang Warga Palestina Meninggal setelah Ditembak oleh Pasukan Penjajah Israel di Dekat Nablus Tepi Barat

Seorang pria Palestina di dekat Nablus, Tepi Barat utara, meninggal setelah sebelumnya ditembak pasukan penjajah Israel.

Serangan Udara Penjajah Israel Tewaskan Sejumlah Warga Palestina yang sedang Menunggu Bantuan Pangan di Gaza

Pasukan penjajah Israel dilaporkan melancarkan serangan udara ke tempat beberapa warga Palestina sedang menunggu makanan.

Tentara Penjajah Israel Telah Memulai Pekerjaan Konstruksi di Sepanjang Zona Demiliterisasi di Suriah Selatan

Pekerjaan konstruksi di sepanjang zona demiliterisasi di Suriah selatan telah dimulai oleh tentara pendudukan penjajah Israel.

Pasukan Pertahanan Penjajah Israel Izinkan Warga Palestina Bersenjata dari Rafah untuk Menjarah Konvoi Bantuan

Warga Palestina bersenjata dari Rafah diizinkan oleh IDF atau pasukan pertahanan penjajah Israel untuk menjarah konvoi bantuan.

Menteri Keuangan Penjajah Israel Serukan Aneksasi Penjajah Israel atas Tepi Barat pada Tahun 2025

Aneksasi penjajah Israel atas Tepi Barat pada tahun 2025 diserukan oleh Menteri Keuangan penjajah Israel, Bezalel Smotrich.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;