Pelapor Khusus PBB Desak Profesional Medis di Seluruh Dunia untuk Putuskan Hubungan dengan Penjajah Israel

Ket. Foto: Pelapor Khusus PBB untuk Palestina Mendesak Profesional Medis di Seluruh Dunia untuk Memutuskan Hubungan dengan Penjajah Israel
Ket. Foto: Pelapor Khusus PBB untuk Palestina Mendesak Profesional Medis di Seluruh Dunia untuk Memutuskan Hubungan dengan Penjajah Israel Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Pelapor khusus PBB untuk Palestina, Francesca Albanese, mendesak para profesional medis di seluruh dunia untuk memutuskan hubungan dengan penjajah Israel sebagai tanggapan langsung atas hancurnya sistem perawatan kesehatan Jalur Gaza.

Dalam unggahannya di media sosial X, Francesca Albanese mengatakan dirinya mendesak para profesional medis di seluruh dunia untuk mengupayakan pemutusan semua hubungan dengan penjajah Israel sebagai cara konkret untuk secara tegas mengecam penghancuran penuh sistem perawatan kesehatan Palestina di Jalur Gaza oleh penjajah Israel yang merupakan alat penting dalam genosida yang sedang berlangsung.

Komentar Francesca Albanese mencerminkan meningkatnya kekhawatiran internasional atas krisis kemanusiaan yang memburuk di Jalur Gaza, di mana rumah sakit dan klinik telah menjadi sasaran dan kewalahan oleh serangan dan bom penjajah Israel.

Kurangnya pasokan medis penting, kerusakan infrastruktur, dan juga hilangnya nyawa masyarakat Palestina telah membuat sektor kesehatan Jalur Gaza berjuang untuk mengatasinya.

Baca Juga:
Menkeu Penjajah Israel Umumkan Rencana untuk Hilangkan Garis Hijau dengan Memperluas Proyek Pemukiman

Dia juga menyoroti kasus Dr. Hussam Abu Safiya, seorang dokter Palestina yang telah ditahan oleh otoritas penjajah Israel, menyerukan pembebasannya segera dan menambahkan tagar #FreeDrHussanAbuSafiya untuk mendukung perjuangannya.

Di sisi lain, Menteri Energi penjajah Israel, Eli Cohen, mengancam akan membunuh pemimpin Houthi Yaman, Abdul-Malik Al-Houthi sebab ketegangan regional terus meningkat akibat perang genosida penjajah Israel di Jalur Gaza.

“Saya mengirim pesan kepada pemimpin Houthi Yaman bahwa jika dia melanjutkan tindakan yang dilakukannya, dia akan berakhir persis seperti yang terjadi pada Yahya Sinwar dan Nasrallah,” katanya.

Dia melanjutkan fokus pihaknya sekarang adalah Yaman dan Iran.

Baca Juga:
Pemukim Penjajah Israel Serang Warga Palestina di 2 Desa yang Berada Dekat Ramallah Tepi Barat

“Harus dikatakan kecuali Iran dirugikan, ketidakstabilan di Timur Tengah akan terus berlanjut,” ujarnya.

Pekan lalu, penjajah Israel melancarkan serangan udara terhadap posisi yang dikuasai Houthi di ibu kota Sanaa, dan provinsi pesisir Hudaydah sebagai balasan atas serangan pesawat tak berawak dan rudal Houthi.

Kelompok Houthi telah menargetkan kapal kargo penjajah Israel atau kapal-kapal yang terkait dengan Tel Aviv di Laut Merah dengan rudal dan juga drone dalam rangka menunjukkan dukungan mereka terhadap Jalur Gaza, tempat lebih dari 45.500 orang telah tewas dalam perang genosida penjajah Israel sejak tanggal 7 Oktober 2023. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Menkeu Penjajah Israel Umumkan Rencana untuk Hilangkan Garis Hijau dengan Memperluas Proyek Pemukiman

Rencana untuk menghilangkan garis hijau dengan memperluas proyek pemukiman diumumkan oleh Menteri Keuangan penjajah Israel.

Pemukim Penjajah Israel Serang Warga Palestina di 2 Desa yang Berada Dekat Ramallah Tepi Barat

Warga Palestina yang ada di Desa Al-Mughair dan Sinjil di dekat Ramallah di Tepi Barat diserang oleh pemukim penjajah Israel.

Pasukan Penjajah Israel Meledakkan Gedung-Gedung di Jalur Gaza Bagian Tengah

Gedung-gedung di Jalur Gaza dikabarkan dilakukan peledakan oleh pasukan penjajah Israel, tepatnya di Jalur Gaza bagian tengah.

Tentara Penjajah Israel Dilaporkan Merusak Rumah Sakit Baptis di Jalur Gaza

Rumah Sakit Baptis yang terletak di Jalur Gaza, Palestina, dikabarkan dilakukan pengrusakan oleh tentara penjajah Israel.

Bom Dilaporkan Ditanam di Kamar Ismail Haniyeh di Teheran Iran untuk Membunuhnya

Kamar Ismail Haniyeh di Teheran Iran, yang merupakan mantan kepala biro politik Hamas, dikabarkan ditanami oleh bom.

Berita Terkini

wave

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.

PAD Parigi Moutong Tembus 106 Persen Saat Total Pendapatan Anggaran 2025 Meleset dari Target

Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Parigi Moutong TA 2025 sukses tembus 106,08%. Simak rincian APBD, nilai SiLPA, dan raihan opini WTP


See All
; ;