Pasukan Penjajah Israel Membakar Rumah-Rumah di Sekitar RS Al-Awda di Jalur Gaza Utara

Ket. Foto: Pesawat Tak Berawak Penjajah Israel Membakar Rumah-Rumah di Sekitar RS Al-Awda
Ket. Foto: Pesawat Tak Berawak Penjajah Israel Membakar Rumah-Rumah di Sekitar RS Al-Awda Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Pesawat tak berawak penjajah Israel membakar rumah-rumah di sekitar RS Al-Awda di Tel Al-Zaatar di Jalur Gaza utara.

Menurut kantor berita resmi Palestina, Wafa, pasukan penjajah Israel juga membakar beberapa tempat perlindungan dan rumah di dekat RS Indonesia di Jalur Gaza utara dan menghancurkan tembok rumah sakit itu.

OHCHR atau Komisaris Tinggi PBB memperingatkan penghancuran fasilitas perawatan di Jalur Gaza yang disengaja oleh penjajah Israel adalah bentuk hukuman kolektif dan merupakan kejahatan perang.

Komisaris Tinggi PBB untuk HAM, Volker Turk, mencatat dalam laporan itu bahwa pemboman yang terjadi secara terus-menerus dan memburuknya situasi kemanusiaan di Jalur Gaza telah membuat rumah sakit yang seharusnya menjadi tempat yang aman untuk warga Palestina malah menjadi perangkap maut.

Baca Juga:
2 Mayat Warga Palestina Ditemukan setelah Serangan Penjajah Israel di Jalur Gaza Selatan

“Perlindungan rumah sakit selama peperangan adalah yang paling penting dan harus dihormati oleh semua pihak, setiap saat,” ujarnya.

Di sisi lain, seorang pria yang berasal dari Pennsylvania yang sebelumnya bertugas di Angkatan Darat AS didakwa oleh dewan juri atas tuduhan mencoba mendukung kelompok Hizbullah Lebanon dan membuat pernyataan palsu kepada FBI.

Hal tersebut disampaikan oleh Departemen Kehakiman Amerika Serikat.

Pria tersebut, yang bernama Jack Danaher Molloy yang berusia 24 tahun, adalah warga negara ganda Amerika Serikat dan Irlandia dan melakukan perjalanan ke Lebanon dan Suriah di tahun 2024 untuk mencoba bergabung dengan Hizbullah.

Baca Juga:
Sebabkan 2 Orang Tewas, Serangan Pesawat Nirawak Penjajah Israel Hantam Kawasan Remal di Kota Gaza

Diketahui bahwa Hizbullah ditetapkan oleh AS sebagai organisasi teroris asing.

“Molloy kembali ke AS di akhir tahun 2024 dan terus berupaya untuk bergabung dengan Hizbullah,” kata mereka.

Sebelumnya, dia terdaftar sebagai tentara aktif di Angkatan Darat AS dari pertengahan bulan Maret hingga bulan April tahun 2019.

“Molloy berbohong kepada FBI mengenai niatnya untuk bergabung dengan Hizbullah ketika diinterogasi sekembalinya ke AS di akhir tahun 2024,” ungkap mereka.

Baca Juga:
Pasukan Penjajah Israel Hancurkan Rumah Seorang Warga Palestina di Tepi Barat

Disampaikan dia ditangkap di tanggal 6 Desember 2024 di Chicago. Jika terbukti bersalah, dia menghadapi tuduhan maksimal 20 tahun penjara atas tuduhan dukungan materiil. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

2 Mayat Warga Palestina Ditemukan setelah Serangan Penjajah Israel di Jalur Gaza Selatan

Badan Pertahanan Sipil mengatakan tim mereka menemukan 2 mayat warga Palestina setelah serangan penjajah Israel di Gaza selatan.

Sebabkan 2 Orang Tewas, Serangan Pesawat Nirawak Penjajah Israel Hantam Kawasan Remal di Kota Gaza

Serangan pesawat tak berawak penjajah Israel menghantam kawasan Remal yang terletak di Kota Gaza dan menyebabkan 2 orang tewas.

Pasukan Penjajah Israel Hancurkan Rumah Seorang Warga Palestina di Tepi Barat

Rumah seorang warga Palestina yang menjadi tahanan penjajah Israel dihancurkan oleh pasukan pendudukan penjajah Israel.

Puluhan Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al Aqsa dan Melakukan Ritual Talmud di Halamannya

Masjid Al Aqsa diserbu oleh puluhan pemukim Yahudi dan mereka diketahui melakukan ritual Talmud di halamannya.

Pemerintah Penjajah Israel Pertimbangkan Perintahkan Tentara Menduduki Kota Gaza

Tentara pendudukan penjajah Israel sedang dipertimbangkan untuk menduduki Kota Gaza oleh pemerintah penjajah Israel.

Berita Terkini

wave

Gencar Usut Dugaan Pungli Barcode Solar Petani, Jurnalis Malah Diancam Polisikan oleh Oknum Pejabat Dinas TPHP Parigi Moutong

Bukannya Tertibkan Administrasi, Oknum Pejabat Dinas TPHP Parigi Moutong Malah Serang Balik Pers Pakai Ancaman Lapor Polisi.

Jaringan Gurita Barcode Solar Bersubsidi, "Uang Pelicin" Diduga Jadi Budaya di Dinas TPHP Parigi Moutong

Bisnis barcode dinas TPHP Parigi moutong diduga sudah sejak lama menggurita, praktek pungli penerbitan barcode disebut sudah menjadi budaya.

Bau Menyengat Transaksi Barcode Solar: Sektor Pertanian Parigi Moutong Kembali Digerogoti Oknum

Dugaan permainan dalam penerbitan barcode solar untuk petani di Parigi moutong, disebut menjadi ladang cuan oknum pejabat.

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.


See All
; ;