Penjajah Israel Memutus Kabel Listrik yang Memasok Sejumlah Rumah Warga Palestina di Barat Laut Jericho

Ket. Foto: Penjajah Israel Memutuskan Kabel Listrik di Barat Laut Jericho.
Ket. Foto: Penjajah Israel Memutuskan Kabel Listrik di Barat Laut Jericho. Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Penjajah Israel memutus kabel listrik yang memasok sejumlah rumah warga Palestina dan juga sebuah sekolah di komunitas Arab al-Malihat, barat laut kota Jericho, Tepi Barat, pada tanggal 6 Februari 2025 dini hari waktu setempat.

Pengawas Umum organisasi Al-Baidar untuk membela hak-hak Badui, Hassan Malihat, menyampaikan sekelompok penjajah menyerbu komunitas itu.

“Dan memutus kabel listrik untuk 5 keluarga di Desa Arab al-Malihat dan untuk sekolah dasar Arab al-Kaabneh di komunitas itu,” tuturnya.

Perlu dicatat para penjajah terus-menerus menyerang komunitas Arab al-Malihat di daerah Al-Mu’arjat dengan tujuan menekan dan memaksa mereka meninggalkan daerah pemukiman mereka.

Baca Juga:
Pasukan Penjajah Israel Meledakkan Sebuah Gudang di Sebuah Rumah di Nablus Tepi Barat

Di sisi lain, mantan Menteri Pertahanan penjajah Israel, Yoav Gallant, menyampaikan bahwa Benjamin Netanyahu takut menghadapi Hizbullah dan yakin hal tersebut akan menyebabkan kehancuran Tel Aviv.

Dalam wawancara dengan media penjajah Israel, dia menyampaikan dia bertemu dengan Benjamin Netanyahu setelah peristiwa 7 Oktober 2023 dan diberitahu bahwa ada kekhawatiran ribuan tentara penjajah Israel akan terbunuh di Jalur Gaza jika invasi darat disetujui.

“Netanyahu menunjukkan kepada saya gedung-gedung di Tel Aviv dari jendela kantornya dan mengatakan kepada saya ‘Hizbullah akan menghancurkan segalanya jika kita menyerangnya’,” katanya.

Tentang keputusan untuk menyerang Gaza, dia menyatakan Netanyahu mengatakan kepadanya ‘kita’ akan melihat ribuan orang tewas dalam serangan di Jalur Gaza.

Baca Juga:
Pasukan Penjajah Israel Memberlakukan Jam Malam di Kota Tamoun Selatan Tubas

“Saya katakan kepadanya ‘kita tidak akan melihat ribuan orang tewas. Selain itu, untuk apa kita mempunyai tentara jika kita tidak mengaktifkannya setelah mereka membunuh 1.000 warga kita dan menculik puluhan orang? Perjuangan untuk memasuki serangan tersebut tidak mudah,” ujarnya.

Dia menyebutkan pembenaran Benjamin Netanyahu adalah Hamas akan menggunakan mereka yang diculik sebagai perisai manusia.

“Tetapi saya katakan kepadanya ‘kami hanya mempunyai satu kesamaan dengan Hamas, yaitu bahwa kami ingin melindungi mereka yang ‘diculik’,” ungkapnya. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Pasukan Penjajah Israel Meledakkan Sebuah Gudang di Sebuah Rumah di Nablus Tepi Barat

Sebuah gudang di sebuah rumah yang terletak di Nablus, Tepi Barat, diledakan oleh pasukan pendudukan penjajah Israel.

Pasukan Penjajah Israel Memberlakukan Jam Malam di Kota Tamoun Selatan Tubas

Jam malam diberlakukan oleh pasukan penjajah Israel di kota Tamoun, selatan Tubas hingga hari Jumat malam mendatang.

Penjajah Israel Menyerang Penggembala Palestina di Lembah Jordan Utara

Penggembala Palestina diserang oleh para penjajah Israel saat sedang menggembalakan ternak milik mereka di Lembah Jordan utara.

Seorang Anak Palestina Ditembak Mati oleh Pasukan Penjajah Israel di Khan Younis Jalur Gaza

Pasukan penjajah Israel menembak mati seorang anak Palestina di bawah umur di Khan Younis, Jalur Gaza, tepatnya di bagian timur.

Pasukan Penjajah Israel Menembaki Seorang Pemuda Palestina di Dekat Pos Pemeriksaan Militer Tayasir

Seorang pemuda Palestina ditembaki oleh pasukan penjajah Israel di dekat pos pemeriksaan militer Tayasir, timur kota Tubas.

Berita Terkini

wave

Polisi Sisir Manifes SPBU Bolano Lambunu Usai Sinyal Permainan BBM Subsidi

Polres Parigi Moutong menggelar audit mendadak SPBU Bolano Lambunu untuk membongkar celah penimbunan BBM subsidi yang meresahkan warga.

Cara Kerja Pengalihan Gaji PPPK ke APBN, Solusi Krisis APBD atau Beban Baru Daerah?

Membedah skema pengalihan gaji PPPK dari APBD ke APBN lewat dana TKD serta dampaknya pada belanja modal daerah seperti Parigi Moutong.

Jalan Rusak Parigi Moutong dan Pertaruhan Gaji PPPK

Perbaikan jalan rusak di Parigi Moutong bergantung pada pengalihan gaji PPPK ke APBN untuk menggelembungkan alokasi belanja modal.

Kalkulasi Fiskal Parigi Moutong di Tengah Guyuran TKD PPPK

Pengalihan gaji PPPK lewat tambahan TKD pusat berpotensi membebaskan APBD Parigi Moutong Rp300 miliar untuk pembangunan jalan.

Petualangan Buronan Pencuri Kabel Tower Berakhir di Tangan Polisi

Polres Parigi Moutong menangkap buronan pencuri kabel tower XL dan Telkomsel di Desa Kasimbar pada Kamis 29 Oktober 2026.


See All
; ;