Penjajah Israel Membakar Ruang Pertanian Milik Warga Palestina di Timur Kota Yatta Selatan Hebron

Ket. Foto: Ruang Pertanian Dibakar oleh Penjajah Israel di Timur Kota Yatta Selatan Hebron
Ket. Foto: Ruang Pertanian Dibakar oleh Penjajah Israel di Timur Kota Yatta Selatan Hebron Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Penjajah Israel di bawah perlindungan tentara pendudukan penjajah Israel membakar ruang pertanian di Desa Abu Shaban, timur kota Yatta, selatan Hebron, pada hari Senin, tanggal 24 Februari 2025 waktu setempat.

Osama Makhamreh, seorang aktivis yang menentang pemukiman di Masafer Yatta, menyampaikan kepada media bahwa para penjajah Israel melakukan penyusupan bersenjata di bawah perlindungan tentara pendudukan.

“Mereka membakar ruang pertanian milik penduduk lokal Ali Ayesh Qaraish dan menulis slogan-slogan yang menghasut dan rasis di sana,” katanya.

Dia melanjutkan para penjajah, sebagai bagian dari serangan berkelanjutan mereka yang bertujuan untuk menggusur warga Masafer Yatta, sebelah selatan Hebron, membakar kendaraan warga Majed Al-Dababseh beberapa hari yang lalu di daerah yang sama.

Baca Juga:
Pemukim Penjajah Israel Mencuri Tenda Tempat Tinggal dan Isinya di Lembah Yordan Utara

“Mereka menulis slogan-slogan rasis di rumahnya dan mencoba menyerbu rumah keluarga Al-Adra,” ujarnya.

Di sisi lain, pada hari Senin, pasukan penjajah Israel juga menahan seorang warga Palestina, memukul putranya dan menyita kendaraannya di kota Sa’ir, timur laut Hebron.

Sumber keamanan dan lokal menyampaikan kepada media bahwa pasukan menahan penduduk lokal Jihad Omar Jaradat di kota Sa’ir, seorang mantan tahanan, memukuli putranya dengan kejam, menggeledah rumahnya, dan menyita kendaraannya.

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Brazil telah menyatakan kekhawatiran yang mendalam atas peningkatan dalam beberapa minggu terakhir, operasi militer penjajah Israel di kamp-kamp pengungsi Jenin, Tulkarem, dan Nur Shams di Tepi Barat yang diduduki utara.

Baca Juga:
Tagar Kabur Aja Dulu Viral! Dubes Jepang Ungkap Peluang Besar bagi WNI yang Ingin Bekerja di Negaranya, Berminat?

Dalam sebuah pernyataan, PBB mengutuk penggunaan tank dan pendudukan militer baru-baru ini dan mengecam pemindahan paksa sekitar 40.000 penduduk dari kamp-kamp tersebut yang merupakan pelanggaran hukum internasional dan hukum humaniter internasional.

Kementerian itu menekankan perlunya bantuan kemanusiaan yang berkelanjutan di wilayah itu dan mendesak penjajah Israel untuk mengizinkan UNRWA melanjutkan misinya demi kepentingan populasi pengungsi.

Merujuk pada pendapat penasihat tahun 2024 oleh Mahkamah Internasional yang menganggap kehadiran penjajah Israel di wilayah Palestina yang diduduki melanggar hukum, Kementerian juga menuntut diakhirnya operasi militer. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Pemukim Penjajah Israel Mencuri Tenda Tempat Tinggal dan Isinya di Lembah Yordan Utara

Sekelompok pemukim penjajah Israel mencuri tenda tempat tinggal tak berpenghuni, tangki air dan isi lainnya di Lembah Yordan utara.

Tagar Kabur Aja Dulu Viral! Dubes Jepang Ungkap Peluang Besar bagi WNI yang Ingin Bekerja di Negaranya, Berminat?

Tanggapi viralnya tagar kabur aja dulu, Dubes Jepang ungkap apresiasi terhadap pekerja Indonesia dan peluang besar bekerja di negaranya.

8 Warga Palestina Ditahan oleh Tentara Penjajah Israel di Beberapa Wilayah Provinsi Nablus

Selama penggerebekan di beberapa wilayah Provinsi Nablus, tentara penjajah Israel diketahui menahan 8 warga Palestina.

Pasukan Penjajah Israel Memberitahu Seorang Penduduk Palestina di Kafr al-Dik tentang Rencana Penghancuran Rumah

Rencana penghancuran rumah diberitahukan pasukan penjajah Israel kepada seorang penduduk Palestina di Kafr al-Dik

Pasukan Penjajah Israel Menghancurkan Beberapa Saluran Listrik dan Air di Kota Qabatiya Selatan Jenin

Beberapa saluran listrik dan air di kota Qabatiya, selatan Jenin, dilaporkan dihancurkan oleh pasukan penjajah Israel.

Berita Terkini

wave

Sisa Anggaran Parigi Moutong Capai 41 Miliar, Bupati Sebut Terganjal Aturan Dana Pusat

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyisakan anggaran 41 miliar rupiah di tengah kondisi jalur Lambunu Palapi yang rusak parah.

Parigi Moutong Genjot Layanan Medis, Stunting, hingga Infrastruktur

Pemda Parigi Moutong merombak anggaran untuk perbaiki fasilitas medis, atasi malaria, stunting, hingga tuntaskan anak putus sekolah.

DPRD Parigi Moutong Sindir Soal Jalan Rusak Yang Ditambal Polisi

Anggota DPRD Basuki kritik keras Pemkab Parigi Moutong akibat infrastruktur buruk hingga polisi harus turun tangan menambal jalan rusak.

Dana CSR Parigi Moutong Gelap, Anggota DPRD Usul Bentuk Pansus

Anggota DPRD Parigi Moutong Mohammad Fadli mengkritik keras tata kelola dana CSR perusahaan yang tidak transparan dan mengusulkan pansus.

Sengkarut Anggaran Parigi Moutong, Dana Non Kapitasi Puskesmas Palasa Belum Dibayar Sejak 2024

Pemda Parigi Moutong menunggak dana non kapitasi Puskesmas Palasa sejak 2024 hingga 2026. Pelayanan kesehatan masyarakat terganggu.


See All
; ;