5 Warga Palestina Tewas Akibat Tembakan Pasukan Penjajah Israel saat Menunggu Bantuan di Barat Laut Kota Gaza

Ket. Foto: Sebanyak 5 Warga Palestina Tewas Akibat Tembakan Penjajah Israel di Barat Laut Kota Gaza
Ket. Foto: Sebanyak 5 Warga Palestina Tewas Akibat Tembakan Penjajah Israel di Barat Laut Kota Gaza Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Sebanyak 5 warga sipil Palestina tewas dan beberapa lainnya terluka akibat tembakan pasukan penjajah Israel saat menunggu bantuan di barat laut Kota Gaza.

Sumber-sumber lokal melaporkan 5 warga Palestina tewas dan puluhan lainnya cedera setelah menjadi sasaran tembakan penjajah Israel pada hari Senin malam, tanggal 16 Juni 2025 waktu setempat, saat mereka menunggu bantuan kemanusiaan di wilayah barat laut Kota Gaza.

Dengan demikian, jumlah total korban tewas di Jalur Gaza sejak hari Senin dini hari menjadi 56 orang, termasuk dengan 38 orang yang tewas saat menunggu bantuan.

“Jumlah korban di antara penerima bantuan kini telah meningkat menjadi 338 tewas dan 2.831 orang terluka sejak tanggal 27 Mei 2025,” ucap sumber-sumber medis mengonfirmasi.

Baca Juga:
Penjajah Israel Membakar Lahan Pertanian di Kota Turmus Ayya di Timur Laut Ramallah

Sebelumnya, sebanyak 2 warga Palestina meninggal dan lainnya terluka dalam serangan udara penjajah Israel yang menargetkan sebuah gudang di Kota Az-Zawayda di Jalur Gaza tengah.

Di sisi lain, Komisi Urusan Tahanan dan Klub Tahanan Palestina pada hari Senin, tanggal 16 Juni 2025 waktu setempat, menyatakan Layanan Penjara penjajah Israel memutuskan untuk membatalkan kunjungan pengacara kepada para tahanan tanpa batas waktu.

“Langkah ini yang mulai berlaku sekarang dikarenakan oleh kondisi luar biasa yang dihadapi oleh para tahanan sejak awal genosida,” ujar Komisi dan Klub Tahanan dalam pernyataan bersama.

Sebuah situasi yang dilaporkan memperburuk keterasingan mereka dan meningkatkan kecemasan mengenai nasib mereka.

Baca Juga:
Pasukan Penjajah Israel Menyerbu Beberapa Wilayah di Yerusalem dan Sekitarnya

Mereka mengecam keras keputusan itu dengan menyatakan keputusan itu bertepatan dengan penundaan sidang pengadilan militer penjajah Israel.

Diketahui meski ada penundaan, sidang untuk perpanjangan penahanan dan sidang untuk tahanan administratif dilaporkan tetap dilaksanakan.

Organisasi-organisasi itu menekankan bahwa tindakan ini adalah perluasan lebih lanjut dari ‘kebijakan isolasi menyeluruh’ terhadap para tahanan yang mereka nyatakan telah dipraktikkan sejak dimulainya genosida. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Penjajah Israel Membakar Lahan Pertanian di Kota Turmus Ayya di Timur Laut Ramallah

Di Kota Turmus Ayya yang terletak di sebelah timur laut Ramallah, penjajah Israel dilaporkan membakar lahan pertanian.

Pasukan Penjajah Israel Menyerbu Beberapa Wilayah di Yerusalem dan Sekitarnya

Beberapa wilayah yang terletak di Yerusalem dan sekitarnya di Tepi Barat dikabarkan diserbu oleh pasukan pendudukan penjajah Israel.

3 Warga Sipil Palestina Tewas dalam Serangan Udara Penjajah Israel yang Targetkan Kota Gaza

Dalam serangan udara yang dilakukan penjajah Israel yang menargetkan Kota Gaza, sebanyak 3 warga sipil Palestina dilaporkan tewas.

Pasukan Penjajah Israel Menahan 2 Warga Palestina dari Ramallah dan Jenin di Tepi Barat

Sebanyak 2 warga Palestina yang berasal dari Provinsi Ramallah dan Jenin di Tepi Barat ditahan oleh pasukan pendudukan penjajah Israel.

Militer Penjajah Israel Keluarkan Peringatan untuk Mengungsi di dalam dan Sekitar Kompleks Medis Nasser

Perintah untuk melakukan pengungsian dikeluarkan oleh militer penjajah Israel di dalam dan sekitar Kompleks Medis Nasser di Khan Younis.

Berita Terkini

wave

10 HP Terbaik yang Akan Hadir di 2026: Spesifikasi, Fitur AI, dan Perbandingan Lengkap

Sedang mencari HP terbaik 2026? Simak daftar 10 smartphone terbaru dari Samsung, Xiaomi, Google, Vivo hingga OPPO lengkap dengan fitur AI

Skandal Galian C Sausu Taliabo: Keruk Bumi Pakai Solar Subsidi, Dewo Satria Kebal Hukum?

Aktivitas tambang galian C ilegal diduga milik Dewo Satria beraktifitas lancar dan lolos dari pantauan Unit Tipidter Polres Parigi moutong.

Menyingkap Tabir PETI Mentawa: Saat Solar Subsidi SPBU Sausu Mengalir ke Kantong Tambang Ilegal Oknum Polisi

SPBU Sausu Diduga menjadi pemasok utama solar subsidi ke kantong tambang ilegal yang ada di wiayah Mentawa Sausu Torono.

Aroma Pungli di Balik Perusakan Alam Sausu Torono: Wakapolsek Diduga Sering Palak Pengusaha Emas Ilegal

Keterlibatan Wakapolsek Sausu Nur Kamiden dalam membekingi aktifitas tambang ilegal mencuat bahkan disebut turut menerima jatah.

Dugaan PETI di Desa Maleali, Aparat Hanya Dapatkan Sisa Kamp Kosong

Unit Tipidter Polres Parigi moutong, hanya berhasil mendapatkan kamp kosong bekas penambang ilegal pada sidak di desa Maleali


See All
; ;