Menguak Fakta Seputar Kepala Ayam yang Mungkin Belum Kamu Ketahui

<p>Ket. Jangan berlebihan makan kepala ayam (Foto/Shopee) </p>
Ket. Jangan berlebihan makan kepala ayam (Foto/Shopee)

Kesehatan, gemasulawesi – Di kalangan orangtua ada yang bilang kalau mengkonsumsi kepala ayam justru membuat bodoh, benarkah mitos tersebut?

Kepala ayam umum digunakan masyarakat Indonesia sebagai campuran sup, agar terasa gurih.

Tetapi ada mitos, jika mengkonsumsi kepala ayam justru membuat bodoh.

Baca Juga : Tahukah Kamu Lemak Ini Sangat Penting Untuk Tubuh?

Sebenarnya, tidak bukti ilmiah yang menyatakan korelasi keduanya.

Namun dokter banyak menyarankan untuk tidak mengkonsumsi kepala ayam secara berlebihan.

Otak di kepala ayam menjadi lokasi pengendapan zat kimiawi dari pakan yang dkonsumsi.

Bahan kimia ini tidak bisa hilang hanya dengan pemasakan biasa, sehingga saat sudah matang masih bisa mengandung zat kimia berbahaya tersebut.

Baca Juga : Atasi Perut Buncit Tanpa Olahraga? Ini Caranya

Dari beberapa penelitian, kepala ayam mengandung kadar merkuri yang tinggi.

Merkuri tergolong logam berat yang beracun bagi manusia karena bisa merusak otak dan sistem syaraf.

Bakteri Salmonella juga bisa berada di kepala ayam.

Bakteri ini berbahaya karena bisa menyebabkan keracunan makanan, sangat berbahaya juga bagi anak-anak, orang tua dan orang yang pencernaannya lemah.

Baca Juga : ­Manfaat Puasa Bagi Kesehatan

Jadi, daripada mengkonsumsi kepala ayam, sebaiknya konsumsi bagian lain dari ayam yang lebih bernutrisi.

Seperti paha ayam atas yang mengandung nutrisi 210 kalori yang terdiri dari 21 gram protein, 12 gram lemak total, 3,5 gram lemak jenuh dan 70 miligram natrium.

Atau bisa juga memilih paha ayam bawah yang memiliki kalori sedikit yakni 180 kalori yakni protein (23 gram), lemak total (9 gram), lemak jenuh (2,5 gram) dan natrium (75miligram).

Sayap ayam juga bisa dipilih karena memiliki 240 kalori dengan 23 gram protein, 16 gram lemak total, 4,5 gram lemak jenuh dan 70 miligram natrium.

Dada ayam menjadi satu satunya bagian ayam yang lebih sehat dan bernutrisi karena hanya mengandung 170 kalori namun memiliki kadar protein yang lebih tinggi daripada paha dan bagian lainnya.

Baca Juga : Berikut Kiat Dinas Ketahanan Pangan Cegah Stunting di Parigi Moutong

Kadar protein pada bagian dada ukuran 84 gram adalah 25 gram protein, 7 gram lemak total, 2 gram lemak jenuh dan 60 miligram natrium. (*/YN) 

Editor: Muhammad Azmi Mursalim

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di: Google News

...

Artikel Terkait

wave

Ini Bahaya Flu Burung, Bisa Menyebabkan Pneumonia hingga Gagal Nafas Akut

Kesehatan, gemasulawesi &#8211; Di penghujung musim dingin dan penghujan di daerah tropis, virus flu burung mengancam dunia peternakan dan kesehatan manusia. Virus flu burung sangat mudah menular ke manusia dari hewan unggas yang terinfeksi. Gejala terpapar flu burung dimulai 2-8 hari, dan seperti flu biasa. Baca Juga : Bea Cukai Bangun Rumah Sakit Paru Karawang [&hellip;]

Flu Burung Kembali Muncul, Ini Dia Cara Terbaik untuk Melindungi Diri dan Keluarga

Kesehatan, gemasulawesi &#8211; Wabah Flu burung membuat masyarakat resah untuk melakukan pencegahan apa bagi dirinya dan keluarga. Flu burung tak hanya menyerang Jepang, kini flu burung juga mulai merebak di sentra sentra unggas Tanah Air. Baca Juga : Mengerikan! Jepang Dilanda Serangan Flu Burung, Jutaan Ayam dan Bebek Dimusnahkan Menanggapi hal tersebut, Direktorat Promosi Kesehatan [&hellip;]

Mengerikan! Jepang Dilanda Serangan Flu Burung, Jutaan Ayam dan Bebek Dimusnahkan

Internasional, gemasulawesi &#8211;Kementerian Pertanian, Kehutanan dan Perikanan Jepang (Nōrin-suisan-shō) melaporkan 15 juta unggas di negaranya dimusnahkan untuk mencegah penyebaran flu burung di akhir musim dingin ini. “Kasus baru flu burung terkonfirmasi, Kamis 02 Maret 2023 di peternakan Fukuoka Jepang Barat,“ ungkap Menteri Pertanian, Kehutanan dan Perikanan saat ini adalah Taku Etō dalam keterangan rilisnya, Jumat [&hellip;]

Musim Hujan Bund, Hati-Hati si Kecil Terjangkit DBD

Kesehatan, gemasulawesi &#8211; Penderita Demam Berdarah Dengue (DBD) di kalangan anak-anak cenderung meningkat selama musim penghujan, mulai waspada ya bund. Dokter spesialis Anak, dr. Eggi Arguni, Sp.A(K) dalam webinar KAGAMA Health Talks #4: Penyakit Anak dan Musim Hujan’ di kanal Youtube KAGAMA Channel, mengatakan DBD menjadi penyakit nomor satu yang harus diwaspadai orangtua selama musim [&hellip;]

Hajar Kolesterolmu dengan Smoothies Sawi dan Nanas

Kesehatan, gemasulawesi &#8211; Sayuran hijau dan buah kini sering dibuat menjadi smoothies yang segar dan sehat terutama untuk menurunkan kolesterol jahat di tubuhmu. Campuran buah dan sayur yang cocok dibuat salah satunya adalah sawi dan nanas. Rasanya tentu saja segar, cocok untuk pelepas dahaga dan sehat lho untuk badan Anda. Anda cukup menyediakan 200 gram sawi, [&hellip;]

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;