Geger! Seorang TNI Terlibat Adu Mulut dengan Warga yang Tak Terima Ditegur untuk Tidak Bermain di Bendungan Pleret Semarang yang Lagi Viral

Video adu mulut atau cekcok antara anggota TNI dengan warga di Bendungan BKB Semarang viral di media sosial.
Video adu mulut atau cekcok antara anggota TNI dengan warga di Bendungan BKB Semarang viral di media sosial. Source: Foto/Tangkap layar Instagram @fakta.indo

Semarang, gemasulawesi - Sebuah video yang menunjukkan adu mulut antara seorang anggota TNI dan warga yang marah karena ditegur untuk tidak bermain di Bendungan Pleret, Sungai Banjir Kanal Barat (BKB) Semarang viral di media sosial.

Insiden ini terjadi setelah Bendungan Pleret tersebut menjadi tempat hiburan baru yang populer di kalangan warga, terutama untuk berselancar. 

Meskipun tampaknya menarik, aktivitas ini sangat berbahaya dan dapat menimbulkan risiko serius bagi keselamatan khususnya bagi warga yang memaksa bermain di Bendungan Pleret tersebut.

Petugas Bendungan Pleret, Bayu, menjelaskan bahwa pihaknya sudah melakukan berbagai langkah untuk mengamankan lokasi.

Baca Juga:
Diduga Gegara Terlilit Tali Layang-layang, Helikopter Jatuh di Kawasan Pantai Suluban Bali, Begini Kondisi Pilot dan 4 Penumpang Lainnya

Diantaranya seperti mengunci akses dan memasang gembok, namun banyak warga yang tetap mencoba masuk ke zona terlarang setelah video viral menarik perhatian mereka. 

"Kami sudah melakukan segala upaya untuk mengamankan area ini, tapi setelah video viral, banyak orang yang datang dan sangat sulit untuk diberitahu tentang bahaya di sini," kata Bayu.

Dalam video yang viral di media sosial, terlihat beberapa warga mengalami cedera saat berselancar di bendungan. 

Beberapa dari mereka terjatuh dengan keras sehingga kepala mereka terbentur ke lantai. 

Baca Juga:
Menyelami Keindahan Alam Pantai Difur di Kota Tual Maluku dengan Pasir Putih Luas dan Kejernihan Air Laut Biru

Bahkan, seorang anggota TNI yang mencoba melarang warga bermain seluncuran di lokasi tersebut justru mendapat kecaman dari masyarakat. 

Dalam video tersebut melihatkan situasi di mana anggota TNI mencoba melarang warga, termasuk anak-anak, untuk bermain di area yang seharusnya tidak digunakan untuk hiburan. 

Upaya tersebut tidak diterima dengan baik oleh beberapa warga yang merasa bahwa larangan tersebut tidak adil hingga TNI itu pun terlibat adu mulut dengan sejumlah warga.

Mereka bahkan menuduh anggota TNI hanya mencari perhatian dan tidak benar-benar peduli dengan keselamatan mereka.

Baca Juga:
Menikmati Keindahan Alam Pantai Senggigi, Yuk Mari Eksplorasi Seru di Destinasi Wisata Lombok Barat yang Menakjubkan

Bendungan Pleret memiliki potensi bahaya yang signifikan, terutama saat hujan deras, di mana air bah bisa datang tiba-tiba. 

Ada juga perbedaan kedalaman di sekitar pintu air yang bisa sangat berbahaya. 

Pada 14 Juli, seorang remaja hampir tenggelam karena tidak menyadari kedalaman air yang mencapai dua meter di area tersebut. 

"Kemarin sore sekitar pukul 15.30 WIB, seorang remaja nyaris tenggelam karena tidak bisa menapak di dasar bendungan. Beruntung dia bisa meraih tangga dan selamat," jelas Bayu.

Baca Juga:
Yuk Eksplorasi Keindahan Alam dari Air Terjun Tiu Kelep di Geopark Rinjani Lombok yang Hadirkan Pesona Menarik

Adu mulut antara anggota TNI dan warga ini menyoroti tantangan dalam penegakan hukum dan keselamatan di area publik yang populer. 

Meskipun bendungan ini bisa menjadi tempat yang menarik untuk bersenang-senang, risiko keselamatan yang dihadapi sangat besar. 

Penting bagi petugas dan aparat untuk terus mengingatkan masyarakat tentang bahaya tersebut dan memastikan bahwa area ini digunakan sesuai dengan peruntukannya untuk menjaga keselamatan semua pihak. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave
Diduga Menembak Warga, Oknum TNI AU Dipastikan Akan Diproses Hukum Sesuai dengan Prosedur yang Berlaku

Oknum TNI Angkatan Udara yang diduga menembak warga dipastikan akan diproses hukum sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Dijanjikan 3 Anaknya Masuk Akpol dan TNI, Ibu di Sumatera Utara Ini Malah Jadi Korban Penipuan hingga Rp4 Miliar, Begini Kronologinya

Lestina Barus, seorang warga di Sumatera Utara menjadi korban dugaan penipuan modus masuk Taruna Akademi Kepolisian (Akpol).

Ciptakan Kondisi Lingkungan yang Kondusif, Kolaborasi Dibangun antara Pemerintah Kota Palu dan TNI

TNI dan Pemerintah Kota Palu membangun kolaborasi dengan tujuan menciptakan kondisi lingkungan yang kondusif.

Terkait Pengiriman Pasukan Perdamaian Indonesia ke Jalur Gaza, Panglima TNI Ungkap Masih Menunggu Resolusi dan Mandat dari PBB

Panglima TNI menyampaikan pengiriman pasukan perdamaian Indonesia ke Jalur Gaza, Palestina masih menunggu resolusi dan mandat dari PBB.

Viral Detik-detik TNI  AL Kejar Perahu Kurir Narkoba dari Malaysia di Lanal Tanjung Balai Asahan, 1,115 Gram Sabu Berhasil Diamankan

Sebuah video yang viral menunjukkan momen TNI AL mengejar perahu kurir narkoba dari Malaysia di Lanal Tanjung Balai Asahan.

Berita Terkini

wave

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.


See All
; ;