Bupati Kapuas dan Istrinya Ditetapkan sebagai Tersangka Korupsi, Dugaan Kasus Suap dan Pemerasan

<p>Ket: Bupati Kapuas dan sang istri (Foto/ig resmi Ben Brahim S)</p>
Ket: Bupati Kapuas dan sang istri (Foto/ig resmi Ben Brahim S)

Nasional, gemasulawesi – Bupati Kapuas Kalimantan Tengah Ben Brahim S bersama istrinya telah tersandung kasus korupsi dan saat ini sedang diperiksa oleh KPK.

Anggota DPR dari fraksi partai Nasdem bersama suaminya tersebut diduga melakukan pemerasan terhadap pegawai dan menerima suap.

“Salah satu kepala daerah Kalimantan Tengah dan salah satu anggota DPR RI,” ujar Ali Fikri selaku kepala pemberitaan KPK dilansir dari Antara.

Baca: Simak Dampak Positif dan Negatif dari Perdagangan Internasional: Dapat Memperburuk Masalah Lingkungan Global

Lebih lanjut Ali menjelaskan mengenai tindakan pelaku yaitu diduga menerima atau memotong pembayaran Pegawai Negeri Umum (PNS) kepada kas umum.

Pasangan suami istri tersebut juga diduga telah menerima suap dari berbagai pihak dengan mengatasnamakan jabatannya sebagai wakil rakyat.

“Bupati Kapuas dan istrinya diduga menerima suap yang berkaitan dengan jabatannya sebagai penyelenggara negara,” kata Ali Fikri menjelaskan.

Baca: Bupati Parigi Moutong Gelar Rapat Persiapan Festival Durian Tingkat Internasional di Parigi Moutong

Ben Brahim S Bahat bersama istrinya Ary Egahni Ben Bahat berada di gedung KPK untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Untuk perkembangan selanjutnya KPK akan menyampaikan hasil pemeriksaan kepada masyarakat.

 “Kedua tersangka langsung menjalani pemeriksaan oleh tim penyidik KPK,” pungkas Ali Fikri.

Baca: Cikasda Sulteng Gelar Rapat Koordinasi Secara Virtual Jelang Peringatan Hari Air Internasional

Sebagai informasi tambahan, Ben Brahim S Bahat menjabat sebagai Bupati Kapuas Kalimantan Tengah yang menjabat selama dua periode.

Periode pertama berlangsung dari tahun 2013 sampai tahun 2018, kemudian dilanjutkan periode kedua dari tahun 2018 hingga tahun 2023.

Sementara itu Ery Egahni adalah politikus dari Partai Nasdem.

Baca: Pengiriman Bantuan Kemanusiaan Akibat Gempa Turki Terus Dilakukan oleh PBB dan Organisasi Internasional Lainnya

Sebelumnya dia pernah menjadi dosen di Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Tambun Bungai.

Ery Egahni mendapat suara terbanyak dapil Kalimantan Tengah dan berhasil melenggang ke kursi DPR.

Saat ini fraksi dari Partai Nasdem tersebut ditugaskan di komisi III DPR yang melingkupi bidang hukum, HAM, dan keamanan. (*/Yuli Astuti)

Editor: Muhammad Azmi Mursalim

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

...

Artikel Terkait

wave

Program Mudik Gratis Dari Pemprov Jawa Timur Telah Dibuka Mulai Tanggal 27 Maret, Simak Cara Pendaftarannya

Nasional, gemasulawesi &#8211; Pemerintah Jawa Timur mengadakan program mudik gratis untuk merayakan hari lebaran tahun 2023. Program mudik gratis akan terlaksana di website resmi dari tanggal 27 Maret 2023. Baca: Komda Alkhiraat Parigi Moutong Resmi Dilantik, Adrudin Nur: Menjadi Ketua Bukan Perkara Mudah Dari pihak Khofifah yang menjabat sebagai Gubernur Jawa Timur telah menyiapkan sebanyak [&hellip;]

Kasus Stunting dan Kemiskinan Ekstrem di Sulteng Belum Tuntas, Menko PMK: Kami Kawal dan Koordinasikan

Menko PMK Muhadjir Effendy ikut mengawal dan koordinasi kasus stunting dan kemiskinan ekstrem yang belum tuntas di Sulteng

Menaker Pastikan Pencairan THR 2023 Tepat Waktu, Ada Denda Jika Terlambat

Menaker Ida Fauziyah memastikan pencairan THR 2023 tidak akan terlambat maksimal h-7 sebelum hari raya, lantas tanggal berapa THR cair

Polres Situbondo Kembali Tangkap Pengedar Ratusan Butir Pil Logo Y

Polres Situbondo telah berhasil menangkap seseorang yang diduga sebagai pengedar rausan pil logo Y di kawasan Kabupaten Situbondo.

KPK Geruduk Kementerian ESDM, Gara-gara Tukin Pegawai?

Nasional, gemasulawesi &#8211; Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah menyelidiki kasus korupsi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), diduga karena disunatnya Tunjangan Kinerja Pegawai (Tukin) senilai puluhan milyar rupiah. Anggota KPK, Senin 27 Maret 2023 siang bergegas langsung memasuki Kantor Pusat Kementerian ESDM di kawasan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat.  Bahkan hingga setelah buka puasa [&hellip;]

Berita Terkini

wave

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.

PAD Parigi Moutong Tembus 106 Persen Saat Total Pendapatan Anggaran 2025 Meleset dari Target

Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Parigi Moutong TA 2025 sukses tembus 106,08%. Simak rincian APBD, nilai SiLPA, dan raihan opini WTP


See All
; ;