Tanggapi Ramainya Desakan Budi Arie Mundur dari Menkominfo Imbas Dibobolnya PDN, Presiden Jokowi Tegaskan Hal Ini

Begini tanggapan Presiden Jokowi terkait desakan Budi Arie agar segera mundur dari jabatannya sebagai Menkominfo.
Begini tanggapan Presiden Jokowi terkait desakan Budi Arie agar segera mundur dari jabatannya sebagai Menkominfo. Source: Foto/Instagram @jokowi

Nasional, gemasulawesi - Serangan ransomware yang menimpa server Pusat Data Nasional (PDN) Indonesia belum lama ini telah menimbulkan gelombang kekhawatiran dan tuntutan terhadap Menteri Komunikasi dan Informatika, Budi Arie Setiadi. 

Meskipun upaya untuk meminta tebusan sebesar 8 juta dolar AS dari hacker yang menyerang Pusat Data Nasional tidak terlaksana, dampaknya terhadap beberapa layanan publik tetap terasa.

Presiden Jokowi pun memberikan tanggapan terkait diretasnya server Pusat Data Nasional, khususnya terkait desakan untuk mundurnya Budi Arie Setiadi. 

Dalam keterangannya, Presiden Jokowi menyebut bahwa pemerintah telah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kejadian ini.

Baca Juga:
Kasus Kematian Afif Maulana di Padang Sumatera Barat Tuai Kontroversi, Kapolri Kirim Tim Supervisi dari Itwasum hingga Propam, Ini Tugasnya

"Semuanya sudah dievaluasi," ujar Jokowi.

Hal ini disampaikannya setelah meresmikan pabrik dan ekosistem baterai serta kendaraan listrik Korea Selatan di PT Hyundai LG Indonesia (HLI) Green Power, yang berlokasi di Karawang, Jawa Barat. 

Presiden Jokowi juga menegaskan bahwa beberapa langkah telah diambil untuk memperbaiki sistem keamanan dan memastikan bahwa backup data nasional menjadi prioritas utama dalam menghadapi ancaman serupa di masa depan.

"Kami telah mengevaluasi semuanya. Yang paling penting adalah mencari solusi agar kejadian serupa tidak terulang, serta melakukan pencadangan data nasional secara menyeluruh," kata Jokowi.

Baca Juga:
Menelusuri Keindahan Batu Termanu, Intiplah Wisata Alam dan Kearifan Lokal di Rote Ndao

Tuntutan untuk mundurnya Budi Arie Setiadi mencuat melalui petisi online yang telah mendapatkan lebih dari 15.000 tanda tangan. 

Desakan ini didasarkan pada pandangan bahwa kegagalan dalam menjaga keamanan data nasional adalah tanggung jawab langsung Menteri Kominfo, dan adanya serangan ini menunjukkan kelemahan sistem yang perlu segera ditangani.

Namun, respon terhadap desakan tersebut tidaklah sejajar. 

Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Juru Bicara Jokowi (Projo), Handoko, menilai bahwa desakan mundur Budi Arie Setiadi memiliki muatan politis yang kuat. 

Baca Juga:
Yuk Kunjungi Pantai Umbul Waru dengan Pesona Pasir Putih dan Keindahan Air Terjun Tirto Galuh di Blitar

Menurutnya, tuntutan ini muncul dari pihak-pihak yang berseberangan dalam arena politik menjelang Pemilihan Presiden 2024, dengan upaya menghubungkan kejadian ini sebagai alat politik untuk mempengaruhi hasil pilpres mendatang, yang diyakini akan melibatkan @prabowo sebagai presiden terpilih.

Handoko menambahkan bahwa sementara kritik terhadap keamanan data nasional adalah sah, penggunaan kejadian ini untuk kepentingan politik bisa merusak proses evaluasi yang objektif dan konstruktif terhadap manajemen keamanan informasi di Indonesia. 

Dia juga menegaskan bahwa pemerintah telah bertindak secara aktif untuk menanggapi serangan ini, meskipun ada keterbatasan dalam upaya pencegahan.

Pada akhirnya, keputusan terkait nasib Budi Arie Setiadi akan bergantung pada hasil evaluasi dan rekomendasi dari pihak berwenang yang terkait. 

Baca Juga:
Agar Warga Sekitar Tidak Terganggu, Wali Kota Palu Tekankan Mitra Usaha Tambang Galian C Harus Secepatnya Menanggulangi Masalah Polusi Udara

Sementara itu, publik tetap mengawasi perkembangan selanjutnya dari kasus ini, dengan harapan bahwa langkah-langkah yang tepat akan diambil untuk mengamankan infrastruktur digital negara dan melindungi data nasional dari ancaman serupa di masa depan. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave
DPR RI Semprot Menkominfo Budi Arie Gegara PDN Diretas Tapi Masih Bisa Ucap Alhamdulillah, Sukamta: Harusnya Innalillahi Pak

Menkominfo Budi Arie ditegur oleh anggota Komisi I DPR RI, Sukamta, karena mengucapkan alhamdulillah padahal PDN diretas.

Buntut Serangan Ransomware Terhadap Pusat Data Nasional, Petisi Tuntut Budi Arie Mundur dari Menteri Kominfo Viral di Media Sosial

Viral petisi yang meminta Budi Arie Setiadi mundur sebagai Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) imbas diretasnya server PDN.

Dicecar DPR RI Terkait Motif Polwan Bakar Suami Hingga Meninggal Dunia, Menkominfo Budi Arie: Ternyata Perempuan Lebih Kejam dari Lelaki Ya

Begini tanggapan Menkominfo Budi Arie ketika dicecar oleh DPR RI terkait kasus polwan bakar suami hingga meninggal dunia.

Berada di Kubu Prabowo, Ini Dia Profil dari Budi Arie Setiadi! Seorang Politikus Sekaligus Pengusaha Indonesia yang Cemerlang

mengulas mengenai profil dari Budi Arie Setiadi yang menjadi tokoh penting dan kini menjadi salah satu tim sukses pilpres mendatang.

Usai Petisi Tuntut Menkominfo Mundur Imbas Diretasnya PDN Viral, Relawan Pro Jokowi Pasang Badan, Bongkar Sejumlah Temuan yang Didapat

Relawan Pro Jokowi (Projo) angkat bicara soal adanya desakan mundurnya Budi Arie dari jabatannya sebagai Menkominfo.

Berita Terkini

wave

Jenis Kejadian Darurat Laporan 112 Parigi Moutong yang Wajib Diketahui Warga

Pahami jenis kejadian darurat laporan 112 Parigi Moutong. Segera laporkan kondisi kritis medis, kebakaran, dan bencana untuk penanganan cepa

Parigi Moutong Siapkan Layanan Darurat 112 untuk Percepat Penanganan Bencana

Kabupaten Parigi Moutong segera menerapkan Layanan Darurat 112. Sistem satu nomor ini mempercepat respons penanganan bencana dan medis.

Pemda Kejar Target Jaminan Kesehatan, Mari Mengenal Apa Itu Universal Health Coverage di Parigi Moutong

Pahami apa itu Universal Health Coverage beserta manfaat besarnya bagi jaminan layanan medis masyarakat Kabupaten Parigi Moutong.

Cara Mengaktifkan BPJS Kesehatan Nonaktif di Parigi Moutong untuk Kejar Target UHC Daerah

Cara mengaktifkan BPJS Kesehatan nonaktif secara online dan offline dengan mudah lewat aplikasi Mobile JKN untuk warga Kabupaten Parigi Mout

Waspada 70 Kasus Kematian Bayi di Parigi Moutong dan Cara Mencegah Komplikasi Kehamilan

Deteksi dini komplikasi kehamilan menjadi kunci utama menekan angka kematian bayi baru lahir yang masih menyentuh 70 kasus di Parigi Moutong


See All
; ;