Tuntut Kenaikan Gaji dan Perbaikan Kesejahteraan, Ribuan Hakim di Indonesia Gelar Aksi Cuti Bersama

Ribuan hakim di Indonesia menggelar Cuti Bersama untuk menuntut kenaikan gaji dan kesejahteraan.
Ribuan hakim di Indonesia menggelar Cuti Bersama untuk menuntut kenaikan gaji dan kesejahteraan. Source: Foto/ilustrasi/Pixabay

 

Nasional, gemasulawesi - Kondisi lembaga peradilan di Indonesia kembali menjadi sorotan setelah ribuan hakim mengumumkan Gerakan Cuti Bersama yang berlangsung dari 7 hingga 11 Oktober 2024. 

Aksi ini merupakan manifestasi dari rasa ketidakpuasan terhadap kondisi kesejahteraan mereka yang tidak mengalami peningkatan selama lebih dari satu dekade.

Sikap mogok kerja ini diambil sebagai bentuk protes terhadap gaji dan tunjangan hakim yang stagnan selama 12 tahun terakhir. 

Masyarakat harus siap menghadapi dampak dari aksi ini, meskipun tidak semua layanan akan terhenti.

Baca Juga:
Geger! Seorang Pria Ditemukan Tewas Tergeletak di Kantor Pos Muara Baru Jakarta Utara dengan Kondisi Mengenaskan

Humas Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Djuyamto, mengonfirmasi bahwa pengadilan tetap akan melayani masyarakat terkait pengurusan berkas di Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dan proses persidangan. 

"Layanan publik tetap berjalan," ungkapnya kepada wartawan pada Senin, 7 Oktober 2024.

Djuyamto menjelaskan bahwa sidang akan tetap berlangsung untuk kasus-kasus tertentu yang tidak dapat ditunda. 

Sidang-sidang yang melibatkan terdakwa dengan masa penahanan yang mendekati batas waktu akan tetap dilaksanakan. 

Baca Juga:
Brutal! Pria di Bojonggede Jadi Korban Pembacokan OTK Saat Nongkrong, Jari Tangannya Putus

"Misalkan sidang yang masa penahanan terdakwanya mepet, itu kan tidak boleh ditunda, tetap harus jalan," tambahnya.

PN Jakarta Selatan tidak melarang hakim untuk mengambil cuti selama periode ini. 

Djuyamto menekankan bahwa hak untuk cuti merupakan hak setiap hakim dan keputusan tersebut tergantung pada masing-masing individu.

"Kalau mau mengajukan cuti, pimpinan tidak melarang," tegasnya. 

Baca Juga:
Terbongkar! Operasi Besar KPK di Kalimantan Selatan Seret Pejabat, Ini Barang Bukti yang Ditemukan

Dalam praktiknya, hakim yang ingin cuti biasanya akan menunda persidangan pada sidang sebelumnya. 

Hal ini menunjukkan bahwa meskipun ada aksi cuti bersama, hak dan kewajiban untuk memberikan pelayanan publik tetap dijunjung tinggi.

Gerakan ini menjadi sorotan masyarakat dan mengingatkan akan pentingnya kesejahteraan bagi para hakim. 

Kesejahteraan hakim adalah aspek krusial untuk memastikan bahwa mereka dapat menjalankan tugasnya dengan baik dan dengan independensi yang diperlukan.

Baca Juga:
Modus Canggih Sindikat Pencuri Bank di Sulawesi Selatan Terungkap, Uang Nasabah Rp70 Juta Raib

Melalui Gerakan Cuti Bersama ini, diharapkan ada perhatian lebih dari pemerintah dan pihak terkait untuk meningkatkan kesejahteraan para hakim. 

Kenaikan gaji dan tunjangan yang telah lama dinantikan diharapkan dapat membantu menciptakan sistem peradilan yang lebih baik di Indonesia.

Dengan harapan dan tekad yang kuat, para hakim akan terus berjuang untuk hak-hak mereka demi masa depan lembaga peradilan yang lebih baik dan lebih adil. 

Harapan ini menggugah kesadaran akan pentingnya perbaikan dalam sistem peradilan dan memberikan sinyal positif bagi perbaikan kesejahteraan para hakim. (*/Shofia)

 

...

Artikel Terkait

wave

Jawaban Mahfud MD Ketika Disuruh Bandingkan Jokowi dengan Presiden Sebelumnya, Singgung Kinerja Soekarno Hingga SBY

Begini respons eks Menko Polhukam, Mahfud MD saat ditanya perbandingan kinerja Jokowi dengan beberapa Presiden Indonesia sebelumnya

Kocak! Jawaban Anies Baswedan di Luar Dugaan Ketika Disinggung Jadi Pengangguran Oleh Salah Satu Warganet

Anies Baswedan menjawab komentar salah satu warganet yang menyinggung soal pengangguran, begini kata Anies di Twitter resminya

Kerugian Negara Capai Rp32,8 Miliar! Sindikat Benih Lobster Ilegal di Banten Terbongkar, 4 Tersangka Diamankan

Sindikat pengelola benih lobster ilegal berhasil dibongkar Ditpolair, kerugian negara mencapai Rp32,8 miliar.

TNI Selenggarakan Puncak Perayaan HUT ke 79 Lewat Berbagai Kegiatan yang Berpusat di Silang Monas Jakarta

TNI mengadakan puncak perayaan HUT ke-79 TNI yang dipusatkan di Silang Monas, Jakarta, melalui berbagai kegiatan.

Gelar Operasi Besar-besaran! Delapan Tersangka Penyelundupan Narkoba Ditangkap, BNN Sita Ratusan Kilo Sabu dan Ganja

BNN ungkap jaringan narkotika besar, selamatkan ribuan anak bangsa. Temukan rincian penggerebekan dan hasilnya di sini.

Berita Terkini

wave

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.

PAD Parigi Moutong Tembus 106 Persen Saat Total Pendapatan Anggaran 2025 Meleset dari Target

Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Parigi Moutong TA 2025 sukses tembus 106,08%. Simak rincian APBD, nilai SiLPA, dan raihan opini WTP


See All
; ;