Tom Lembong Jadi Tersangka Korupsi Impor Gula, Anies Baswedan Mengaku Kaget dan Langsung Beri Komentar Begini

Tangkap layar Anies Baswedan, yang baru-baru ini turut memberikan komentar terkait kabar Tom Lembong jadi tersangka
Tangkap layar Anies Baswedan, yang baru-baru ini turut memberikan komentar terkait kabar Tom Lembong jadi tersangka Source: (Foto/Instagram/@aniesbaswedan)

Nasional, gemasulawesi - Kejaksaan Agung (Kejagung) telah menetapkan mantan Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong, atau yang dikenal sebagai Tom Lembong, sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi.

Tom Lembong diduga terlibat dalam tindak pidana korupsi terkait kegiatan impor gula pada masa jabatannya sebagai Menteri Perdagangan pada tahun 2015-2016.

Kasus ini berkaitan dengan perizinan importasi gula yang disinyalir menimbulkan kerugian besar bagi negara.

Penetapan tersangka ini menjadi sorotan publik, mengingat posisi strategis yang pernah diemban Tom dalam kabinet pada masa itu.

Baca Juga:
Alasan Maruarar Sirait Usul Tanah Sitaan Koruptor Dijadikan Perumahan Rakyat, Singgung Kondisi Profesi Guru Hingga ASN

Menanggapi kabar tersebut, mantan calon presiden (capres) Anies Baswedan turut memberikan pandangannya melalui unggahan di media sosial.

Anies, yang telah bersahabat dengan Tom Lembong selama hampir dua dekade, menyatakan rasa terkejutnya atas keputusan ini di akun Twitter (atau X) pribadinya pada 30 Oktober 2024.

"Saya bersahabat dengan Tom hampir selama 20 tahun serta mengenal Tom sebagai pribadi berintegritas tinggi. Tom Lembong selalu memprioritaskan kepentingan publik dan dia juga fokus perjuangkan kelas menengah Indonesia yang terhimpit." Cuitan Anies di akun Twitter atau X terbarunya pada 30 Oktober 2024.

Anies menekankan bahwa Tom bukanlah tipe orang yang terlibat dalam hal-hal yang tidak etis atau bersifat manipulatif.

Baca Juga:
Kerugian Negara Capai Rp400 Miliar, Tom Lembong Resmi Ditetapkan Sebagai Tersangka dalam Kasus Korupsi Impor Gula

"Tom Lembong merupakan orang lurus dan bukan tipe yang suka neko-neko. Oleh karena itu, selama karier panjang di dunia usaha dan karier singkat di pemerintahan, Tom Lembong disegani." Sambung tulian Anies.

Meski menyayangkan kabar ini, Anies juga menyatakan sikapnya untuk tetap mendukung proses hukum yang sedang berjalan.

Ia berharap agar aparat penegak hukum dapat menyelesaikan perkara ini secara transparan dan adil.

Anies juga mengungkapkan bahwa dukungan moral akan terus diberikan untuk Tom selama proses hukum berlangsung. Ia berharap sahabatnya dapat menghadapi kasus ini dengan tegar.

"Kabar ini amat-amat mengejutkan. Walau begitu kami mengetahui proses hukum harus dihormati. Kami percaya aparat penegak hukum serta pihak peradilan akan menjalankan proses hukum secara transparan dan adil. Kami juga tetap bakal beri dukungan moral serta dukungan lainnya untuk Tom Lembong." Lanjut tulisan Anies Baswedan di Twitter resminya. (*/Risco)

...

Artikel Terkait

wave

Alasan Maruarar Sirait Usul Tanah Sitaan Koruptor Dijadikan Perumahan Rakyat, Singgung Kondisi Profesi Guru Hingga ASN

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait baru-baru ini mengusulkan lahan sitaan kasus korupsi sebagai perumahan rakyat

Kerugian Negara Capai Rp400 Miliar, Tom Lembong Resmi Ditetapkan Sebagai Tersangka dalam Kasus Korupsi Impor Gula

Penetapan tersangka Tom Lembong dalam kasus impor gula menyoroti praktik korupsi di Kementerian Perdagangan Indonesia.

Heboh Dugaan Politisasi dalam Kasus Korupsi Impor Gula yang Menyeret Tom Lembong, Kejagung Tegaskan Hal Ini

Tom Lembong ditangkap dalam kasus korupsi impor gula. Kejagung pastikan tindakan ini berlandaskan bukti kuat.

Viral Isu Zat Berbahaya dalam Anggur Shine Muscat, Kementerian Pertanian RI Ambil Langkah Tegas Ini

Temukan langkah Kementan dalam menanggapi isu residu berbahaya pada anggur Muscat untuk menjamin keamanan pangan.

Imbas Maraknya Kasus Perundungan PPDS, Kemenkes Wajibkan Grup WA dan Telegram Terdaftar Secara Resmi di RS

Kasus perundungan di PPDS mendorong Kemenkes buat kebijakan baru untuk pendaftaran grup komunikasi dan pencegahan.

Berita Terkini

wave

Dugaan PETI di Desa Maleali, Aparat Hanya Dapatkan Sisa Kamp Kosong

Unit Tipidter Polres Parigi moutong, hanya berhasil mendapatkan kamp kosong bekas penambang ilegal pada sidak di desa Maleali

Muhaimin Hadi Desak Audit SPBU: Bongkar Gurita Mafia Solar di Poso!

Ketua Forum Pembela Cinta Damai Kabupaten Poso, Muhaimin Hadi, mengkritik keras kelangkaan solar bersubsidi yang melanda wilayah Poso.

Di Balik Sidak Dispenser BBM Parigi: Menantang Nyali Satreskrim Tangkap Aktor Intelektual Penimbun Solar Subsidi

Polres Parigi Moutong lakukan uji tera dan Sidak sejumlah SPBU di Parigi moutong, sehubungan dengan gencarnya kritikan berkaitan BBM Ilegal

Gurita Tambang Ilegal: Oknum Polisi Edi Jaya Diduga Lebarkan Sayap hingga ke Desa Maleali

Tidak hanya di Mentawa Sausu Torono, Oknum polisi Edi Jaya diduga juga mulai masuk merambah ke Desa Maleali.

Rapor Merah AKBP Hendrawan: Dinilai Gagal Total Disiplinkan Anggota Penyusup Bisnis PETI dan Solar Ilegal

Kapolres Parigi moutong, Hendrawan dinilai gagal mendisiplinkan internal dalam jajarannya berkaitan keterlibatan PETI di Parimo.


See All
; ;