Riwayat Karir dan Pendidikan Da'i Bachtiar, Mantan Kapolri yang Viral di X Karena Disebut Cabup Indramayu Nina Agustina

Potret Cabup Indramayu Nina Agustina, yang membuat nama Da’I Bachtiar viral di platform X
Potret Cabup Indramayu Nina Agustina, yang membuat nama Da’I Bachtiar viral di platform X Source: (Foto/Instagram/@ninagustina1708)

Nasional, gemasulawesi - Nama Da'i Bachtiar mendadak ramai diperbincangkan dan menjadi trending di platform X atau Twitter hingga hari ini, Minggu 4 November 2024.

Sosok mantan Kapolri ini disebut-sebut oleh Calon Bupati Indramayu, Jawa Barat, Nina Agustina, dalam sebuah video yang memperlihatkan dirinya sedang terlibat cekcok dengan seorang warga.

Dalam perdebatan tersebut, Nina menegaskan bahwa ia adalah anak dari Da'i Bachtiar, yang tampaknya ia sebutkan untuk menyoroti latar belakangnya.

Video tersebut langsung menarik perhatian publik dan memicu banyak perbincangan di media sosial, khususnya di platform X.

Baca Juga:
Seruan Agar Budi Arie Diperiksa Polisi Karena Kasus Judi Online Viral di X, Begini Awal Mula Eks Menkomdigi Jadi Sorotan

Sejumlah warganet penasaran dengan sosok yang disebut Nina, yaitu Da’i Bachtiar. Pertanyaan tentang siapa sebenarnya Da'i Bachtiar menjadi topik utama yang menarik minat warganet.

Dalam pantauan gemasulawesi, nama Da'i Bachtiar berhasil menduduki urutan trending, seiring banyaknya pengguna X yang penasaran dan membahas latar belakangnya.

Da’i Bachtiar bukanlah sosok asing dalam dunia kepolisian dan pemerintahan Indonesia.

Ia adalah seorang tokoh dengan karier panjang yang telah banyak berjasa, terutama dalam bidang keamanan dan diplomasi.

Baca Juga:
Tegas! Usai Temukan Adanya Bakteri Berbahaya, BPOM Tarik Semua Produk Latiao dari Pasaran

Lahir di Indramayu pada 25 Januari 1950, Da’i Bachtiar meniti karier kepolisiannya sejak lulus dari Akademi Kepolisian pada awal tahun 1970-an.

Kariernya terus menanjak hingga ia mencapai puncaknya sebagai Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) pada periode 2001 hingga 2005.

Da’i Bachtiar dikenang atas kiprahnya yang berperan penting dalam berbagai kebijakan keamanan dalam negeri.

Setelah pensiun dari Kepolisian, kiprahnya tidak lantas berhenti. Ia melanjutkan kariernya di bidang diplomasi dengan menjabat sebagai Duta Besar Republik Indonesia untuk Malaysia pada periode 2008 hingga 2011.

Baca Juga:
Viral! Kelompok Ini Wajibkan Rumah Makan Padang di Jakarta Berlisensi IKM, Warganet Soroti Tudingan Monopoli Oligarki

Dalam perannya sebagai duta besar, ia berhasil memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan Malaysia, berkat pendekatan diplomatik yang ia lakukan secara profesional dan berpengalaman.

Pendidikan Da’i Bachtiar mencakup berbagai pelatihan kepolisian tingkat tinggi yang membekalinya dengan kompetensi luar biasa. Ia memulai dari Akademi Kepolisian (AKABRI) yang diselesaikannya pada 1972, dilanjutkan dengan pendidikan di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) pada 1980.

Kemudian, ia juga menyelesaikan Sekolah Staf dan Pimpinan Polisi (Sespim Pol) pada 1987 dan Kursus Penyidikan Spesialis Serse pada 1990.

Pendidikan terakhir yang ia tempuh adalah Sekolah Staf dan Komando ABRI (Sesko ABRI) pada 1996, yang semakin mengukuhkan kemampuannya dalam strategi dan manajemen keamanan tingkat tinggi. (*/Risco)

...

Artikel Terkait

wave

Seruan Agar Budi Arie Diperiksa Polisi Karena Kasus Judi Online Viral di X, Begini Awal Mula Eks Menkomdigi Jadi Sorotan

Mantan Menkomdigi, Budi Arie menjadi sorotan di Twitter usai ada seruan yang menyebut agar Budi Arie diperiksa Polisi

Tegas! Usai Temukan Adanya Bakteri Berbahaya, BPOM Tarik Semua Produk Latiao dari Pasaran

Penarikan produk latiao oleh BPOM dilakukan usai temuan bakteri Bacillus Cereus, demi melindungi kesehatan masyarakat.

Fakta Oknum Pegawai Komdigi yang Jadi Tersangka Kasus Judi Online, Punya Karyawan Hingga Untung Jutaan Rupiah per Situs

Berikut ini beberapa fakta mengenai kasus judi online yang melibatkan oknum pegawai Komdigi RI, ternyata oknum tersebut lindungi judol

Mengenal Lebih Dekat Latiao, Jajanan Viral yang Peredarannya Dihentikan BPOM Karena Diduga Sebabkan Keracunan

Informasi mengenai produk latiao, jajanan yang belakangan ini viral dan peredarannya dihentikan BPOM karena diduga menyebabkan keracunan

Viral! Kelompok Ini Wajibkan Rumah Makan Padang di Jakarta Berlisensi IKM, Warganet Soroti Tudingan Monopoli Oligarki

Lisensi rumah makan Padang oleh IKM picu kritik, warganet ramai-ramai bahas soal monopoli masakan Minang.

Berita Terkini

wave

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.

PAD Parigi Moutong Tembus 106 Persen Saat Total Pendapatan Anggaran 2025 Meleset dari Target

Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Parigi Moutong TA 2025 sukses tembus 106,08%. Simak rincian APBD, nilai SiLPA, dan raihan opini WTP


See All
; ;