Mahfud MD: Bangun Situasi Kondusif Jelang PON Peparnas di Papua

<p>Foto: Menkopolhukam, Mahfud MD.</p>
Foto: Menkopolhukam, Mahfud MD.

Gemasulawesi– Jelang PON Peparnas di Papua, Menkopolhukam Mahfud MD berharap semua pihak dapat membangun situasi kondusif baik dari sudut politik, hukum dan keamanan.

“Mari kita dukung ini semuanya,” ungkap Mahfud dalam video dari Humas Kemenko Polhukam, di Jakarta, Kamis 19 Agustus 2021. 

Menurut dia, kedua event nasional itu akan digelar pada Oktober 2021 dan November 2021. Sebelum PON XX digelar pada 2 hingga 15 Oktober 2021, dan Peparnas pada 2 hingga 15 November 2021 ada kegiatan-kegiatan pendahuluan.

Baca juga: Presiden Instruksikan Segera Salurkan Bansos Selama PPKM

Kegiatan PON Peparnas di Papua itu kata dia, diantaranya pertandingan pendahuluan, kedatangan para atlet, dan sebagainya.

Serangkaian agenda PON Peparnas di Papua itu, sudah akan mulai dilakukan panitia sekitar 20 hingga 23 September 2021.

Sementara berkaitan dengan fasilitas seperti venue berbagai Cabang Olahraga (Cabor), secara umum pelaksanaannya telah diselesaikan.

Sedangkan masalah-masalah teknis lainnya jelasnya, akan diselesaikan seluruhnya sebelum 20 September 2021 nanti.

Baca juga: Mahfud MD Atur Penyampaian Kritik Kebijakan Pembatasan Kegiatan Sesuai Prosedur

Menpora koordinasi ke berbagai lembaga sebelum pelaksanaan event olahraga itu

Selain itu, Menpora juga sudah berkoordinasi dengan berbagai lembaga dan kementerian terkait agar dua event nasional itu berjalan lancar.

Dia pun menegaskan, pemerintah dan seluruh jajaran panitia pelaksana siap menyelenggarakan PON Peparnas di Papua.

“Pemerintah dan seluruh jajaran panitia yang sudah dibentuk Pemerintah baik di tingkat pusat maupun di daerah sudah siap untuk penyelenggaraan PON ini dengan prinsip mari kita sehat melalui PON dan Peparnas. Tetapi juga jangan lupa untuk itu menjaga protokol kesehatan,” pungkasnya.

Diketahui, Ketua umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Marciano Norman telah meneken Surat Keputusan (SK) terkait cabang olahraga yang akan dipertandingkan pada PON 2020 Papua.

SK Penyempurnaan Penetapan Cabang Olahraga, Nomor Pertandingan, dan Kuota Atlet Setiap Cabang Olahraga PON 2020 itu ditandatangani Marciano bersama Gubernur Papua Lukas Enembe beberapa waktu lalu.

Dalam SK itu ditetapkan 37 cabang olahraga, 56 disiplin cabang olahraga, 679 nomor pertandingan/perlombaan, dan kuota atlet sebanyak 6442 orang. (***)

Baca juga: Pilkada Serentak Wajib Patuhi Protokol Kesehatan

...

Artikel Terkait

wave

Tatap Muka Sekolah Wilayah PPKM Level 1-3 Diizinkan, Ini Syaratnya

Presiden Jokowi mendorong Pembelajaran Tatap Muka sekolah wilayah PPKM Level 1-3. Pemberian izin itu dengan catatan menerapkan Prokes ketat.

Satgas Belum Pastikan Covid19 Jadi Endemi Tahun 2022

Juru Bicara Satgas Penanganan covid19 mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan covid19 jadi endemi di Indonesia pada 2022 mendatang.

Kemenkes: Insentif Nakes Jadi Tanggungjawab Daerah

Badan PPSDM Kesehatan Kemenkes mengatakan, anggaran insentif Nakes menjadi tanggung jawab daerah, dan bukan dalam kendali pusat.

KemenkoPMK: Percepat Layanan Vaksinasi Masyarakat Adat di Sulteng

Kementrian Koordinator PMK meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tengah percepatan layanan vaksinasi masyarakat adat.

Sertifikat Vaksin Covid19 untuk Pelaku Perjalanan, Ini Kata WHO

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menuturkan, sertifikat vaksin covid19 untuk pelaku perjalanan bisa diterapkan jika ada di keadilan daerah.

Berita Terkini

wave

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.


See All
; ;