Menko PM Muhaimin Iskandar Mengaku Sering Dimarahi Istri Karena Masalah Judol di Indonesia, Begini Katanya

Foto Menko Pemberdayaan Masyarakat Indonesia, Muhaimin Iskandar yang mengaku sering dimarahi istri karena judol
Foto Menko Pemberdayaan Masyarakat Indonesia, Muhaimin Iskandar yang mengaku sering dimarahi istri karena judol Source: (Foto/Instagram/@cakiminow)

Nasional, gemasulawesi - Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Indonesia, Muhaimin Iskandar, melakukan kunjungan ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta, pada Jumat, 15 November 2024.

Dalam kunjungannya, Muhaimin Iskandar atau yang akrab disapa Cak Imin bertemu para pasien yang menjadi korban judi online.

Ia mendapatkan penjelasan secara mendetail mengenai kondisi pasien dari pihak rumah sakit.

Setelah kunjungan, Cak Imin menggelar konferensi pers untuk menyampaikan pandangannya tentang situasi judi online di Indonesia.

Baca Juga:
Tindak Lanjut Kasus Korupsi Besar-besaran di PT Duta Palma, Kejagung Sita Uang Tunai Rp301 Miliar, Begini Penampakannya

Menurutnya, judi online telah berkembang menjadi masalah serius yang ia sebut sebagai bencana sosial, karena dampaknya yang begitu luas di masyarakat.

"Dan saya sampai pada kesimpulan bahwa hari ini judi online masuk pada tahap bencana sosial, yang telah melibatkan tidak kurang 8,8 juta yang menjadi korban dan pelaku terjerat judi online," ujarnya.

Muhaimin merinci bahwa dari total jumlah korban judi online di Indonesia, sebagian besar atau sekitar 80 persen berasal dari masyarakat dengan tingkat ekonomi bawah hingga menengah.

Hal ini semakin memperparah kondisi sosial dan perekonomian mereka.

Baca Juga:
Bikin Heboh! Aksi Jaksa Jovi Andrea Sebarkan Konten Negatif Soal PNS di Kejari Tapanuli Selatan Viral, Begini Kronologinya

"80 persen di antaranya, masyarakat ekonomi paling bawah dan menengah," sambung Muhaimin Iskandar.

Dalam rangka mengatasi permasalahan ini, Cak Imin berkomitmen untuk melibatkan semua kementerian terkait.

Sebagai Menteri Koordinator, ia mengajak instansi pemerintah untuk bekerja sama dan bersinergi dalam menangani persoalan judi online yang sudah menjadi ancaman nasional.

"Semua harus terlibat, saya sebagai Menteri Koordinator akan mengajak semua Kementerian yang terkait untuk bahu membahu mengatasi judi online ini," tegasnya.

Baca Juga:
Polda Metro Jaya Tangkap Bandar Judi Online Baru Jaringan Komdigi, Total Jadi 18 Tersangka

Muhaimin juga mengimbau seluruh pihak, termasuk masyarakat, untuk lebih sadar akan bahaya dan ancaman dari fenomena judi online. Ia menekankan bahwa kesadaran bersama diperlukan untuk mengatasi situasi ini.

"Dan tentu seluruh pihak saya harapkan untuk memulai kesadaran kita sedang mengalami ancaman bencana sosial nasional," lanjutnya.

Di tengah penjelasannya, Muhaimin mengungkapkan bahwa ia sendiri kerap mendapat teguran dari istrinya karena masalah judi online yang masih merajalela di Indonesia.

"Saya sendiri kalau pulang kerja, istri saya marah-marah terus 'apa gunanya kamu jadi menteri kalau judi online ga bisa diatasi'," ucap Muhaimin, sambil menceritakan teguran tersebut dengan nada serius.

Baca Juga:
Pengusaha Asal Surabaya yang Viral Usai Intimidasi Siswa SMAK Gloria 2 Resmi Jadi Tersangka, Ini Sosoknya

Menurutnya, kritikan dari keluarga justru memotivasinya untuk terus berusaha mencari solusi. Salah satu langkah awal yang ia ambil adalah berfokus pada aspek penanganan kesehatan korban judi online.

"Ini (teguran istri) salah satu yang membuat saya terus berpikir dan mencari jalan keluar, hari ini salah satu langkah saya memulai dari aspek penanganan kesehatan," tambah Muhaimin Iskandar.

Melalui upaya ini, Cak Imin berharap dapat menekan jumlah korban judi online dan memberikan kesadaran luas tentang bahaya praktik ilegal yang mengancam stabilitas sosial dan ekonomi masyarakat. (*/Risco)

...

Artikel Terkait

wave

Tindak Lanjut Kasus Korupsi Besar-besaran di PT Duta Palma, Kejagung Sita Uang Tunai Rp301 Miliar, Begini Penampakannya

Penyidikan Kejagung mengungkap korupsi dan pencucian uang PT Duta Palma, sita uang Rp301 miliar. Baca selengkapnya di sini.

Bikin Heboh! Aksi Jaksa Jovi Andrea Sebarkan Konten Negatif Soal PNS di Kejari Tapanuli Selatan Viral, Begini Kronologinya

Konten negatif yang disebarkan oleh Jaksa Jovi Andrea mengundang sorotan tajam dari publik dan media sosial. Kejagung buka suara.

Polda Metro Jaya Tangkap Bandar Judi Online Baru Jaringan Komdigi, Total Jadi 18 Tersangka

Kasus judi online melibatkan oknum Komdigi, 18 tersangka ditangkap, dan aset judi disita oleh polisi.

Pengusaha Asal Surabaya yang Viral Usai Intimidasi Siswa SMAK Gloria 2 Resmi Jadi Tersangka, Ini Sosoknya

Aksi intimidasi pengusaha asal Surabaya terhadap siswa SMAK Gloria 2 berakhir dengan penangkapan polisi di Sidoarjo.

Arti Penghargaan El Sol del Peru, Tanda Kehormatan yang Didapat Prabowo Subianto Langsung dari Presiden Peru

Presiden RI, Prabowo Subianto mendapatkan penghargaan El Sol del Peru dari Presiden Peru, begini arti dari tanda kehormatan tersebut

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;