Prabowo Pangkas Anggaran Kementerian dan Pemda Agar Hemat APBN 2025, Susi Pudjiastuti: Saya Dukung Pak Presiden

Potret Presiden Indonesia, Prabowo Subianto yang sedang memberikan keterangan sebelum berangkat ke India
Potret Presiden Indonesia, Prabowo Subianto yang sedang memberikan keterangan sebelum berangkat ke India Source: (Foto/Instagram/@presidenrepublikindonesia)

Nasional, gemasulawesi - Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Susi Pudjiastuti, secara terbuka menyatakan dukungannya terhadap langkah Presiden RI, Prabowo Subianto, dalam melakukan penghematan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025.

Dukungan tersebut disampaikan Susi setelah Prabowo memangkas sejumlah pengeluaran belanja di kementerian/lembaga (K/L) hingga dana transfer ke pemerintah daerah (pemda) dengan total penghematan mencapai Rp306,69 triliun.

Pemangkasan tersebut tertuang dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan APBN dan APBD 2025 yang ditandatangani oleh Presiden Prabowo pada 22 Januari 2025.

Dalam kebijakan itu, terdapat dua sumber utama penghematan.

Baca Juga:
Akbar Faizal Nilai Para Mantan Menteri ATR/BPN Coba Menghindar dari Tanggung Jawab Kasus Sertifikat Laut

Pertama, pemangkasan anggaran belanja kementerian/lembaga sebesar Rp256,1 triliun.

Kedua, pengurangan alokasi dana transfer ke daerah (TKD) senilai Rp50,59 triliun.

Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk menekan belanja yang dinilai kurang efektif dalam situasi ekonomi yang menantang.

Menanggapi langkah tersebut, Susi Pudjiastuti memberikan dukungannya melalui cuitan di akun X resminya @susipudjiastuti pada Kamis, 23 Januari 2025.

Baca Juga:
Titiek Soeharto Singgung Perusahaan Besar di Belakang Pagar Laut Tangerang, Pengamat: Seribu Persen Setuju

"Yesss saya dukung Pak Presiden Prabowo," tulis Susi sembari membagikan ulang berita terkait penghematan APBN 2025.

Dukungan Susi ini mendapat perhatian luas dari publik, mengingat dirinya dikenal sebagai sosok yang vokal dalam menyuarakan efisiensi dan keberpihakan kepada kepentingan rakyat.

Selain itu, langkah Presiden Prabowo ini juga memicu berbagai tanggapan dari masyarakat.

Salah satu warganet menyatakan persetujuannya dengan kebijakan pemangkasan anggaran tersebut.

Baca Juga:
Viral! Deepfake Video Presiden Prabowo Dipakai untuk Penipuan Bantuan Pemerintah, Polisi Bongkar Sindikatnya

"Betul buk. Klu dihitung2 lagi secara aktual, bnyak pos2 anggaran yg tdk manfaat bagi rakyat disaat dituasi ekonomi rakyat sulit. Satu contoh saja seperti anggaran perjalanan dinas yg bs dihemat hingga 20T," tulis akun @tan***.

Pandangan ini menunjukkan bahwa kebijakan penghematan yang dilakukan pemerintah mendapat dukungan dari berbagai kalangan, baik tokoh nasional maupun masyarakat umum.

Dukungan terhadap kebijakan ini mencerminkan harapan banyak pihak agar anggaran negara dapat dikelola dengan lebih efisien, terutama dalam situasi ekonomi yang penuh tantangan.

Langkah efisiensi seperti yang dilakukan oleh Presiden Prabowo diharapkan dapat menjadi contoh nyata dalam memprioritaskan kebutuhan rakyat di tengah keterbatasan anggaran. (*/Risco)

...

Artikel Terkait

wave

Akbar Faizal Nilai Para Mantan Menteri ATR/BPN Coba Menghindar dari Tanggung Jawab Kasus Sertifikat Laut

Mantan anggota DPR RI, Akbar Faizal menyoroti tanggapan para mantan Menteri ATR/BPN terkait kasus sertifikat laut Tangerang

Titiek Soeharto Singgung Perusahaan Besar di Belakang Pagar Laut Tangerang, Pengamat: Seribu Persen Setuju

Pengamat Adi Prayitno setuju dengan pendapat Titiek Soeharto mengenai dugaan adanya perusahaan besar yang membangun pagar laut Tangerang

Viral! Deepfake Video Presiden Prabowo Dipakai untuk Penipuan Bantuan Pemerintah, Polisi Bongkar Sindikatnya

Polisi tangkap pelaku penipuan deepfake Presiden Prabowo. Modus canggih gunakan teknologi AI untuk menipu masyarakat.

Tidak Setuju Biaya Ibadah Haji Diturunkan, Ketua MUI ke Presiden Prabowo: Berikan Sesuai Harga Sebenarnya

Ketua MUI, KH Cholil Nafis tidak setuju dengan usulan dari Presiden Prabowo yang ingin menurunkan biaya ibadah haji

Anas Urbaningrum Soal Menteri ATR Batalkan Sertifikat HGB Pagar Laut Tangerang: Tanda Pemerintah Bekerja dengan Benar

Anas Urbaningrum memberikan apresiasi kepada Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid yang mencabut sertifikat HGB di area pagar laut Tangerang

Berita Terkini

wave

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.

PAD Parigi Moutong Tembus 106 Persen Saat Total Pendapatan Anggaran 2025 Meleset dari Target

Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Parigi Moutong TA 2025 sukses tembus 106,08%. Simak rincian APBD, nilai SiLPA, dan raihan opini WTP


See All
; ;