Teken MoU dengan BGN, Gus Yahya Sebut PBNU Bentuk Tim Akselerasi untuk Membantu Program Makan Bergizi Gratis

Potret Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf atau yang akrab disapa Gus Yahya
Potret Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf atau yang akrab disapa Gus Yahya Source: (Foto/Instagram/@nahdlatululama)

Nasional, gemasulawesi - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) resmi menjalin kerja sama dengan Badan Gizi Nasional (BGN) melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang berlangsung pada acara puncak peringatan Hari Lahir ke-102 Nahdlatul Ulama di Istora Senayan, Jakarta.

MoU ini ditandatangani oleh Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf dan Kepala BGN Dadan Hindayana pada Rabu, 5 Februari 2025.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya PBNU dalam mendukung program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, khususnya program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang bertujuan untuk meningkatkan pemenuhan gizi bagi masyarakat, terutama anak-anak Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum PBNU, yang akrab disapa Gus Yahya, menegaskan bahwa PBNU telah membentuk tim akselerasi yang akan bertanggung jawab dalam mempercepat pelaksanaan program MBG.

Baca Juga:
Soroti Polemik Penjualan LPG 3 Kg, Hilmi Firdausi Tantang Bahlil Lahadalia untuk Mundur dari Jabatan Menteri ESDM

Tim ini akan berkolaborasi dengan BGN untuk memastikan implementasi program berjalan sesuai rencana dan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

Sebagai organisasi keagamaan terbesar di Indonesia, PBNU memiliki jaringan yang luas di seluruh pelosok negeri, sehingga diharapkan dapat membantu distribusi serta efektivitas program pemenuhan gizi tersebut.

Langkah strategis ini diharapkan mampu mempercepat tercapainya tujuan program pemerintah dalam meningkatkan status gizi anak-anak di Indonesia.

Gus Yahya pun menegaskan bahwa tim akselerasi yang telah dibentuk PBNU saat ini sudah mulai bekerja sama dengan BGN untuk mensukseskan program tersebut.

Baca Juga:
Pertamina Temukan Pelanggaran Penggunaan LPG 3 Kg Bersubsidi untuk Restoran dan Hotel, Sanksi Berat Siap Diberikan

"Tim akselerasi telah mulai bekerja dengan BGN untuk berkontribusi mensukseskan program MBG, insyaallah," ujar Gus Yahya pada Rabu, 5 Februari 2025.

Pernyataan ini menunjukkan bahwa PBNU tidak hanya sebatas mendukung program di atas kertas, tetapi juga telah mengambil langkah konkret dalam merealisasikan implementasi MBG di lapangan.

Sementara itu, Kepala BGN, Dadan Hindayana, turut mengapresiasi peran besar PBNU dalam kerja sama ini.

BGN berharap bahwa dengan adanya sinergi antara pemerintah dan organisasi kemasyarakatan seperti PBNU, program ini dapat segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas, terutama mereka yang membutuhkan perhatian lebih dalam hal pemenuhan gizi.

Baca Juga:
Polemik Impor Daging dari India! DPR Kritik Kebijakan Pemerintah yang Dinilai Bisa Perburuk Wabah PMK di Indonesia

"Keberadaan NU (PBNU), saya kira bakal mempercepat proses pelayanan Makan Bergizi Gratis," jelas Dadan.

Dengan adanya kerja sama yang erat antara PBNU dan BGN, diharapkan program Makan Bergizi Gratis tidak hanya sekadar kebijakan, tetapi benar-benar menjadi solusi nyata dalam meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia. (*/Risco)

...

Artikel Terkait

wave

Soroti Polemik Penjualan LPG 3 Kg, Hilmi Firdausi Tantang Bahlil Lahadalia untuk Mundur dari Jabatan Menteri ESDM

Pendawak, Hilmi Firdausi menantang Bahlil Lahadalia mundur dari jabatannya sebagai Menteri ESDM RI buntut dari polemik LPG 3 Kg

Pertamina Temukan Pelanggaran Penggunaan LPG 3 Kg Bersubsidi untuk Restoran dan Hotel, Sanksi Berat Siap Diberikan

Pertamina akan tindak tegas penggunaan LPG 3 kg oleh usaha besar, agen yang melanggar siap diberi sanksi berat.

Polemik Impor Daging dari India! DPR Kritik Kebijakan Pemerintah yang Dinilai Bisa Perburuk Wabah PMK di Indonesia

DPR kritik kebijakan pemerintah untuk impor daging India yang dinilai berisiko bagi kesehatan dan peternakan.

Kelangkaan LPG 3 Kg di Berbagai Daerah Kian Meresahkan, Dirtipideksus dan Kasatgas Pangan Polri Bongkar Penyebabnya

Kelangkaan LPG 3 kg disebabkan penurunan pasokan dan kebijakan baru. Polisi bongkar penyebab utama dan dampaknya.

Kemenlu Benarkan Ada Lagi WNI yang Meninggal Akibat Penembakan Aparat Malaysia, Tidak Tertolong Meski Sempat Operasi

Kementerian Luar Negeri RI mengabarkan bahwa ada lagi WNI yang meninggal dunia karena insiden penembakan yang dilakukan aparat Malaysia

Berita Terkini

wave

Hanya Karena Talang Jumbo Besi Tidak Dihadirkan, Kejari Parigi Moutong Tolak Pelimpahan Tahap II Kasus PETI Karya Mandiri

Penegakan hukum terhadap Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Karya Mandiri, Parigi Moutong, menemui jalan buntu karena talang jumbo

Jadi Tontonan Keluarga di Hari Lebaran, Inilah Sinopsis Pelangi di Mars, Film Hybrid Animasi dan Live Action Pertama Indonesia

Pelangi di Mars adalah film hybrid yang menggabungkan animasi dan pemeran manusia, mengangkat isu kerusakan lingkungan

Inilah Sinopsis Film Korea Pavane yang akan Segera Hadir di Netflix, Menawarkan Kisah Cinta dan Kasih Sayang

Pavane adalah film Korea yang sebentar lagi akan tampil di Netflix, menceritakan kisah tentang cinta dan penyembuhan emosional

Inilah Sinopsis Laut Bercerita yang Akan Dibintangi Reza Rahardian, Adaptasi dari Novel Sejarah Legendaris

Laut Bercerita adalah proyek film besar yang akan dibintangi Reza Rahardian, berkisah tentang seorang aktivis di era reformasi

Alan Ritchson Akan Berperang Melawan Ancaman dari Dunia Lain dalam Film War Machine di Netflix: Inilah Sinopsisnya

Alan Ritchson tampil dalam film laga fiksi ilmiah baru, War Machine, yang akan tayang di Netflix pada bulan Maret


See All
; ;