Susi Pudjiastuti Dukung Dedi Mulyadi Hapus Anggaran Perjalanan ke Luar Negeri Pemprov Jabar: Bener Kang

Tangkap layar video yang menampilkan Gubernur terpilih Jawa Barat, Dedi Mulyadi yang baru-baru ini jadi sorotan karena ingin hapus anggaran perjalanan luar negeri
Tangkap layar video yang menampilkan Gubernur terpilih Jawa Barat, Dedi Mulyadi yang baru-baru ini jadi sorotan karena ingin hapus anggaran perjalanan luar negeri Source: (Foto/Instagram/@dedimulyadi71)

Nasional, gemasulawesi - Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Susi Pudjiastuti, memberikan dukungan terhadap kebijakan Gubernur Jawa Barat terpilih, Dedi Mulyadi, yang meminta anggaran perjalanan ke luar negeri dihapus.

Sikap Dedi tersebut mendapat perhatian luas setelah ia secara langsung meminta Sekda Pemprov Jabar, Herman Suryatman, untuk menghapus alokasi dana perjalanan dinas gubernur ke luar negeri yang mencapai Rp 1,27 miliar.

Dedi Mulyadi mempertanyakan manfaat perjalanan luar negeri bagi Pemprov Jabar, terutama karena dirinya merasa tidak memiliki kebutuhan untuk itu.

Ia bahkan menegaskan bahwa dirinya tidak bisa berbahasa Inggris, sehingga tidak melihat alasan untuk melakukan perjalanan dinas ke luar negeri.

Baca Juga:
Berpotensi Mangkrak Karena Anggaran Diblokir, Joko Anwar Sebut Bakal Jadikan IKN Tempat Bikin Film Horor

"Ngapain? (perjalanan ke luar negeri) Ngomong Inggris teu bisa aing mah (saya gak bisa). Hapus," ujar Dedi dalam video yang diunggah melalui akun YouTube resminya, Kang Dedi Mulyadi Channel, pada Selasa, 4 Februari 2025.

Keputusan Dedi Mulyadi ini memicu berbagai reaksi, baik dari masyarakat maupun tokoh publik. Banyak yang mengapresiasi langkah penghematan tersebut sebagai bentuk efisiensi penggunaan anggaran negara.

Susi Pudjiastuti termasuk salah satu yang secara terbuka memberikan dukungan terhadap langkah Dedi Mulyadi.

Melalui cuitannya di akun X resminya, @susipudjiastuti, pada Jumat, 7 Februari 2025, Susi memuji sikap jujur Dedi yang mengakui bahwa dirinya tidak bisa berbahasa Inggris dan tetap berkomitmen untuk memimpin Jawa Barat dengan baik tanpa harus melakukan perjalanan ke luar negeri.

Baca Juga:
Menteri PU Sebut Anggaran Proyek IKN Diblokir, Umar Hasibuan Bersyukur: Lebih Baik Buat Makan Bergizi Gratis

"Bener Kang @DediMulyadi71 mending jujur. Mimpin Jawa Barat jadi alus teu kudu kaluar negeri ge bisa (mimpin Jabar dengan baik tidak perlu pergi ke luar negeri)," tulis Susi dalam cuitannya, sembari mengunggah ulang berita terkait pernyataan Dedi.

Dukungan Susi terhadap kebijakan ini mencerminkan pandangan bahwa pemimpin daerah tidak selalu harus bepergian ke luar negeri untuk membawa kemajuan bagi daerahnya.

Menurutnya, fokus pada perbaikan kebijakan dalam negeri bisa lebih berdampak ketimbang perjalanan dinas yang menghabiskan anggaran besar tanpa hasil yang konkret.

Namun, di balik pujiannya, Susi juga tetap memberikan catatan bagi Dedi.

Baca Juga:
Soroti Masalah Kemenperin Hingga Anggaran, Islah Bahrawi Sebut Pemerintah Prabowo Diwarisi Sampah dan Masalah

Ia menekankan bahwa meskipun tidak ada keharusan bagi seorang gubernur untuk sering bepergian ke luar negeri, mempelajari bahasa Inggris tetap merupakan hal yang penting.

"Ngan belajar bahasa inggris mah kudu (belajar bahasa Inggris perlu)," tulis Susi dalam lanjutan cuitannya.

Komentar Susi ini kembali memancing diskusi di kalangan warganet. Beberapa orang setuju bahwa pemimpin daerah memang tidak harus menghabiskan anggaran besar untuk perjalanan dinas luar negeri, selama mereka tetap bisa membawa perubahan bagi daerahnya. (*/Risco)

...

Artikel Terkait

wave

Berpotensi Mangkrak Karena Anggaran Diblokir, Joko Anwar Sebut Bakal Jadikan IKN Tempat Bikin Film Horor

Sutradara Joko Anwar menyebut dirinya akan menjadikan IKN sebagai tempat untuk membuat film horor, setelah ada isu proyek itu akan mangkrak

Menteri PU Sebut Anggaran Proyek IKN Diblokir, Umar Hasibuan Bersyukur: Lebih Baik Buat Makan Bergizi Gratis

Pegiat medsos Umar Hasibuan menilai bahwa keputusan pemerintah memblokir anggaran untuk proyek IKN adalah hal yang bagus

Soroti Masalah Kemenperin Hingga Anggaran, Islah Bahrawi Sebut Pemerintah Prabowo Diwarisi Sampah dan Masalah

Pegiat medsos, Islah Bahrawi menilai bahwa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto mendapatkan warisan sampah dan masalah

Dasco Sebut Ada Menteri Prabowo yang Tak Seirama, Pengamat Nilai Reshuffle Kabinet Bakal Terjadi di Waktu Dekat

Pengamat politik menilai bahwa sebentar lagi akan terjadi reshuffle kabinet di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto

Anggaran 2025 Dipotong, BMKG Minta Dispensasi ke Presiden Prabowo, Sebut Demi Keselamatan Masyarakat Indonesia

BMKG mengajukan permohonan dispensasi pemotongan anggaran 2025 kepada Presiden RI, Prabowo Subianto dengan alasan keselamatan masyarakat

Berita Terkini

wave

Cegah Banjir Susulan, Pemda Parigi Moutong Salurkan Ratusan Geobag ke Desa Moutong

Bupati Parigi Moutong salurkan bantuan geobag dan bronjong di Kecamatan Moutong guna memperkuat mitigasi darurat terhadap banjir susulan.

Pemda Parigi Moutong Gandeng UNU, Janjikan Asrama Mahasiswa di Gorontalo

Pemda Parigi Moutong gandeng UNU Gorontalo buat program beasiswa. Bupati Erwin Burase juga janjikan pembangunan asrama bagi mahasiswa.

Parigi Moutong-Gorontalo Perkuat Kerja Sama, Fokus Durian hingga Asrama Mahasiswa

Pemkab Parigi Moutong dan Pemprov Gorontalo perkuat kerja sama sektor pertanian, peternakan, hingga rencana pembangunan asrama mahasiswa.

Legislator PKS Parigi Moutong Guyur Bantuan Tunai dan Bibit Cokelat saat Reses

Legislator PKS Muhammad Basuki salurkan bantuan tunai lansia & 1.000 bibit cokelat saat reses di Parigi Moutong. Serap aspirasi warga Kampal

Warga Gio Terancam Banjir, Selpina Basrin Kawal Pembangunan Tanggul di DPRD

Anggota DPRD Parigi Moutong Selpina Basrin kawal pembangunan tanggul dan drainase di Desa Gio demi cegah banjir yang resahkan warga setempat


See All
; ;