Presiden Prabowo Sebut Ada Raja Kecil yang Lawan Perintah, Faizal Assegaf: Sangat Jelas Mengarah ke Bahlil

Tangkap layar video yang menampilkan kritikus politik, Faizal Assegaf
Tangkap layar video yang menampilkan kritikus politik, Faizal Assegaf Source: (Foto/Instagram/@faizal.assegaf)

Nasional, gemasulawesi - Kritikus politik Indonesia, Faizal Assegaf, menyoroti pernyataan Presiden Prabowo Subianto mengenai adanya pihak yang menolak kebijakan efisiensi anggaran yang dicanangkan pemerintah.

Presiden Prabowo menyampaikan hal ini dalam Kongres ke-18 Muslimat NU di Surabaya pada Senin, 10 Februari 2025.

Dalam pernyataannya, Prabowo mengungkapkan bahwa ada individu dalam birokrasi yang menolak keputusan tersebut dan merasa kebal hukum, bahkan bertindak layaknya seorang "raja kecil.

"Ada yang melawan saya, dalam birokrasi. Merasa sudah kebal hukum, merasa jadi raja kecil," ujar Presiden Prabowo dalam kesempatan tersebut.

Baca Juga:
Erick Thohir Tunjuk Mayjen Novi Helmy Prasetya Jadi Dirut Baru Perum Bulog, TNI Beri Tanggapan Begini

Menanggapi pernyataan Prabowo, Faizal Assegaf mengungkapkan pandangannya melalui akun media sosialnya.

Ia meyakini bahwa "raja kecil" yang dimaksud oleh Presiden adalah Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia.

Dalam cuitannya yang diunggah pada Senin, 10 Februari 2025, Faizal mengungkapkan bahwa pernyataan Prabowo secara jelas mengarah kepada sosok Bahlil.

"Pernyataan Prabowo bahwa ada raja kecil melawannya, itu sangat jelas mengarah ke Bahlil," tulis Faizal dalam cuitannya.

Baca Juga:
Kemendikdasmen RI Berencana Terapkan Ijazah Elektronik di Tahun 2025, Sebut untuk Kurangi Risiko Pemalsuan

Faizal pun mengungkapkan alasan di balik tuduhannya tersebut. Ia menyoroti kebijakan Bahlil terkait peralihan sistem distribusi LPG 3 Kg dari pengecer ke pangkalan yang sempat menimbulkan polemik. 

Keputusan ini dinilai Faizal sebagai salah satu pemicu ketegangan politik antara Partai Golkar, tempat Bahlil bernaung, dengan Partai Gerindra yang merupakan partai Prabowo.

"Tudingan tersebut memotret pada ketegangan Golkar dan Gerindra terkait keonaran gas 3 Kg. Prabowo juga kian terusik oleh lakon politik peranjingan Bahlil pada Gibran dan Jokowi," tulis Faizal dalam cuitannya.

Perlu diketahui bahwa sebelumnya, kebijakan yang diambil oleh Bahlil memang menjadi kontroversi di masyarakat.

Baca Juga:
Wamendagri Bima Arya Jelaskan Alasan Pemerintah Pilih Magelang untuk Tempat Retret Kepala Daerah Terpilih

Polemik penjualan LPG 3 Kg ini sempat menimbulkan kegelisahan di kalangan warga dan para pengecer.

Namun, pada akhirnya, permasalahan ini berhasil diselesaikan setelah Presiden Prabowo memutuskan bahwa pengecer tetap dapat menjual LPG 3 Kg dengan syarat mereka harus terdaftar sebagai sub-pangkalan.

Meskipun masalah distribusi LPG 3 Kg telah mendapat solusi, pernyataan Prabowo mengenai "raja kecil" yang melawan kebijakan efisiensi anggaran masih menjadi perbincangan publik.

Tidak sedikit yang mempertanyakan apakah tudingan ini memang mengarah pada Bahlil atau justru kepada sosok lain dalam birokrasi.

Namun, dengan pernyataan Faizal Assegaf yang secara terbuka menuding Bahlil sebagai pihak yang dimaksud Prabowo, diskusi mengenai hubungan politik dalam pemerintahan pun semakin menarik perhatian. (*/Risco)

...

Artikel Terkait

wave

Erick Thohir Tunjuk Mayjen Novi Helmy Prasetya Jadi Dirut Baru Perum Bulog, TNI Beri Tanggapan Begini

Begini tanggapan dari pihak TNI setelah Menteri ESDM, Erick Thohir tunjuk Mayjen TNI Novi Helmy Prasetya sebagai dirut Bulog

Denny Siregar Nilai Jokowi Bisa Sebabkan Indonesia Bubar Pada Tahun 2030, Sebut Tinggalkan Kerusakan Sistematis

Pegiat media sosial, Denny Siregar menilai bahwa Jokowi berpotensi membuat Indonesia bubar pada tahun 2030, begini alasannya

Wamendagri Bima Arya Jelaskan Alasan Pemerintah Pilih Magelang untuk Tempat Retret Kepala Daerah Terpilih

Wamendagri RI, Bima Arya menjelaskan bahwa para kepala daerah terpilih akan menjalani retret di Akmil Magelang selama sepekan

Kemendikdasmen RI Berencana Terapkan Ijazah Elektronik di Tahun 2025, Sebut untuk Kurangi Risiko Pemalsuan

Kemendikdasmen RI mengungkapkan bahwa ada rencana menerapkan ijazah elektronik pada tahun 2025 ini, begini penjelasannya

Jangan Salah! Program Cek Kesehatan Gratis Tidak Memberikan Layanan Pengobatan Bagi Pengguna, Begini Aturannya

Layanan pengobatan tidak dilakukan pada program Cek Kesehatan Gratis atrau CKG, begini penjelasan dari Kepala Dinas Kesehatan Jakarta

Berita Terkini

wave

Cegah Banjir Susulan, Pemda Parigi Moutong Salurkan Ratusan Geobag ke Desa Moutong

Bupati Parigi Moutong salurkan bantuan geobag dan bronjong di Kecamatan Moutong guna memperkuat mitigasi darurat terhadap banjir susulan.

Pemda Parigi Moutong Gandeng UNU, Janjikan Asrama Mahasiswa di Gorontalo

Pemda Parigi Moutong gandeng UNU Gorontalo buat program beasiswa. Bupati Erwin Burase juga janjikan pembangunan asrama bagi mahasiswa.

Parigi Moutong-Gorontalo Perkuat Kerja Sama, Fokus Durian hingga Asrama Mahasiswa

Pemkab Parigi Moutong dan Pemprov Gorontalo perkuat kerja sama sektor pertanian, peternakan, hingga rencana pembangunan asrama mahasiswa.

Legislator PKS Parigi Moutong Guyur Bantuan Tunai dan Bibit Cokelat saat Reses

Legislator PKS Muhammad Basuki salurkan bantuan tunai lansia & 1.000 bibit cokelat saat reses di Parigi Moutong. Serap aspirasi warga Kampal

Warga Gio Terancam Banjir, Selpina Basrin Kawal Pembangunan Tanggul di DPRD

Anggota DPRD Parigi Moutong Selpina Basrin kawal pembangunan tanggul dan drainase di Desa Gio demi cegah banjir yang resahkan warga setempat


See All
; ;