Guna Antisipasi Banjir dan Penurunan Tanah, Menteri PU Tegaskan Proyek Giant Sea Wall di Pantura Jawa Berlanjut

Potret Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo ketika menghadiri suatu rapat
Potret Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo ketika menghadiri suatu rapat Source: (Foto/ANTARA/HO-Kementerian PU)

Nasional, gemasulawesi - Proyek pembangunan tanggul laut raksasa (giant sea wall) di pesisir utara Jawa dipastikan akan dilanjutkan oleh pemerintah.

Keberlanjutan proyek giant sea wall tersebut ditegaskan oleh Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo.

Langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi mitigasi terhadap risiko banjir dan penurunan muka tanah yang terus terjadi di berbagai wilayah pesisir, khususnya di Jakarta dan sekitarnya.

Dody menjelaskan bahwa proyek ini telah menjadi bagian dari kerja sama antara Indonesia dengan Belanda dan Korea Selatan sejak tahun 2016.

Baca Juga:
Ingin Pengangkatan CPNS 2024 Sesuai Jadwal, Mendagri Tito Karnavian Wanti-wanti Pemda Agar Jangan Sampai Tertinggal

Studi mengenai pembangunan tanggul laut yang membentang dari Cilegon hingga Gresik terus dikembangkan, dengan proyeksi panjang mencapai 946 km.

Keberlanjutan proyek ini sangat diperlukan untuk menghadapi ancaman perubahan iklim serta dampak dari eksploitasi air tanah yang menyebabkan tanah di wilayah pesisir semakin rentan terhadap banjir rob.

"Kami telah menyelesaikan pembangunan tanggul pengaman pantai utara Jakarta Tahap A sepanjang 12,66 km. Pada tahun 2020, pembangunan dilanjutkan bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dengan panjang tambahan mencapai 33,54 km," kata Dody di Jakarta, Rabu 19 Maret 2025.

Saat ini, pemerintah sedang mengkaji tahap selanjutnya dari proyek ini, yaitu pembangunan tanggul laut Tahap B. Dalam prosesnya, studi kelayakan dan sumber pembiayaan masih dalam tahap evaluasi.

Baca Juga:
Luhut Sebut Pemerintah Akan Luncurkan GovTech dan Wajibkan Setiap Keluarga Punya Rekening Bank, Begini Tujuannya

Salah satu pertimbangan utama adalah menentukan apakah desain tanggul nantinya akan mengacu pada Integrated Flood Safety Plan Giant Sea Wall Tahap B Jakarta yang disusun oleh Kementerian PU pada tahun 2020 atau tetap menggunakan Masterplan tahun 2016 dari Kementerian PPN/Bappenas.

Selain di Jakarta, proyek pembangunan tanggul laut ini juga tengah dilakukan di beberapa daerah lain di Jawa Tengah.

Tanggul di kawasan ini akan diintegrasikan dengan proyek infrastruktur lainnya, seperti pembangunan Tol Semarang-Demak dan Tol Semarang Harbour.

Sinergi antara pembangunan tanggul dan proyek jalan tol bertujuan untuk meningkatkan ketahanan wilayah pesisir sekaligus memperlancar mobilitas masyarakat dan distribusi barang.

Baca Juga:
Politikus PDIP Guntur Romli Nilai Pemerintah Perlu Diprotes Terlebih Dahulu Baru Bisa Mendengar Keluhan Rakyat

Pemerintah telah memasukkan proyek tanggul laut raksasa sebagai bagian dari Program Strategis Nasional (PSN) Tahun 2025.

Dengan status ini, proyek tersebut akan mendapatkan prioritas dalam hal pendanaan dan percepatan pelaksanaannya.

Meskipun proyek ini diharapkan dapat memberikan solusi jangka panjang terhadap permasalahan banjir dan penurunan muka tanah, ada berbagai tantangan yang masih perlu diatasi.

Salah satunya adalah besarnya biaya yang dibutuhkan untuk membangun tanggul laut dalam skala besar.

Selain itu, pemerintah juga harus memastikan bahwa proyek ini tidak mengganggu keseimbangan ekosistem pesisir serta aktivitas masyarakat yang bergantung pada laut, seperti nelayan dan industri perikanan. (*/Risco)

...

Artikel Terkait

wave

Ingin Pengangkatan CPNS 2024 Sesuai Jadwal, Mendagri Tito Karnavian Wanti-wanti Pemda Agar Jangan Sampai Tertinggal

Mendagri RI Tito Karnavian mengingatkan pemerintah daerah untuk tidak ketinggalan dalam pengangkatan CPNS 2024 sesuai instruksi Presiden

Luhut Sebut Pemerintah Akan Luncurkan GovTech dan Wajibkan Setiap Keluarga Punya Rekening Bank, Begini Tujuannya

Ketua DEN, Luhut Binsar Pandjaitan menyebut bahwa Presiden RI, Prabowo Subianto bakal meluncurkan GovTech pada bulan Agustus 2025

Politikus PDIP Guntur Romli Nilai Pemerintah Perlu Diprotes Terlebih Dahulu Baru Bisa Mendengar Keluhan Rakyat

Guntur Romli menilai pemerintah Indonesia perlu diprotes terlebih dahulu untuk bisa mendengarkan keluhan dari rakyat

Ketua KPU RI Pastikan PSU di 4 Wilayah Siap Dilaksanakan pada Sabtu 22 Maret 2025, Berikut ini Daftar Wilayahnya

Ketua KPU Mochammad Afifuddin mengabarkan bahwa ada empat wilayah di Indonesia yang akan menggelar PSU pada Sabtu 22 Maret 2025

Soroti Penangkapan Oknum TNI Terduga Penembak 3 Polisi di Lampung, Umar Hasibuan: Semoga Dihukum Mati

Pegiat media sosial, Umar Hasibuan menilai bahwa hukuman mati layak diberikan kepada oknum TNI yang diduga menembak 3 polisi Lampung

Berita Terkini

wave

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.

PAD Parigi Moutong Tembus 106 Persen Saat Total Pendapatan Anggaran 2025 Meleset dari Target

Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Parigi Moutong TA 2025 sukses tembus 106,08%. Simak rincian APBD, nilai SiLPA, dan raihan opini WTP


See All
; ;