Prabowo Dikritik Karena Ingin Bantu Korban Gempa Myanmar, Andi Arief Beri Pembelaan: Sudah Tepat Pak Presiden

Potret Presiden Indonesia, Prabowo Subianto saat melakukan sikap hormat
Potret Presiden Indonesia, Prabowo Subianto saat melakukan sikap hormat Source: (Foto/Instagram/@prabowo)

Nasional, gemasulawesi - Politikus Partai Demokrat, Andi Arief, memberikan pembelaan terhadap Presiden RI, Prabowo Subianto, yang mendapat kritik dari warganet setelah menyatakan kesiapan Indonesia untuk membantu korban gempa bumi di Myanmar dan Thailand.

Pernyataan Prabowo ini menuai reaksi beragam di media sosial, terutama dari sejumlah warganet yang menilai bahwa Indonesia masih memiliki banyak masalah internal yang perlu diselesaikan.

Sebelumnya, Presiden Prabowo mengungkapkan rasa dukanya terhadap korban gempa bumi yang baru-baru ini terjadi di Myanmar dan Thailand.

Dalam unggahan di akun X resminya, @prabowo, ia menegaskan bahwa Indonesia siap memberikan bantuan kepada kedua negara yang terkena dampak bencana alam tersebut.

Baca Juga:
Resmi Jadi Komisaris BTN dan Wamen PKP, Fahri Hamzah Diingatkan Fedi Nuril Soal Bahayanya Rangkap Jabatan

"Indonesia siap memberikan semua dukungan yang diperlukan untuk upaya pemulihan di daerah yang terkena dampak," tulis Prabowo dalam bahasa Inggris pada 28 Maret 2025.

Namun, pernyataan tersebut langsung mendapat tanggapan dari warganet.

Sejumlah pengguna media sosial mempertanyakan prioritas pemerintah dalam mengelola bantuan kemanusiaan.

Mereka menilai bahwa kondisi dalam negeri masih membutuhkan perhatian penuh, terutama dalam hal ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga:
Masuk Penyidikan, Denpom Lanal Balikpapan Serahkan Anggota TNI AL Terduga Pembunuh Jurnalis ke Pomal Banjarmasin

Salah satu tanggapan yang muncul berasal dari akun @shi***, yang menulis, "Maaf, Bapak yang terhormat. Sekadar mengingatkan, negara kita sendiri (Indonesia) saat ini sedang mengalami kekurangan cash flow. Tapi kalo mau bantu secukupnya ya gapapa, kami masih bisa prihatin lagi."

Di tengah banyaknya kritik yang bermunculan, Andi Arief memberikan pembelaan terhadap keputusan Prabowo.

Melalui akun X resminya, @Andiarief__, ia menegaskan bahwa sikap Presiden sudah tepat.

Andi mengingatkan bahwa Indonesia juga pernah menerima bantuan dari dunia internasional ketika mengalami bencana besar di masa lalu.

Baca Juga:
Nilai Jokowi Sudah Masuk ke Penjara Sosial, Dokter Tifa Beberkan Ciri-ciri yang Belakangan Kerap Terjadi

"Sudah tepat Pak Presiden. Saat Indonesia dilanda gempa besar dan merusak, solidaritas internasional cepat berdatangan ke lokasi terdampak," tulis Andi Arief dalam cuitannya pada 30 Maret 2025.

Pernyataan Andi Arief ini juga menuai respons dari berbagai pihak. Beberapa warganet setuju dengan pandangannya dan menilai bahwa membantu negara lain dalam situasi bencana adalah bagian dari nilai kemanusiaan dan diplomasi antarnegara.

Di sisi lain, masih ada yang berpendapat bahwa pemerintah seharusnya lebih fokus pada penyelesaian masalah di dalam negeri sebelum menawarkan bantuan ke luar negeri.

Perdebatan mengenai kebijakan bantuan luar negeri memang kerap menjadi perbincangan di kalangan publik. (*/Risco)

...

Artikel Terkait

wave

Resmi Jadi Komisaris BTN dan Wamen PKP, Fahri Hamzah Diingatkan Fedi Nuril Soal Bahayanya Rangkap Jabatan

Aktor Fedi Nuril menyoroti Wakil Menteri PKP, Fahri Hamzah yang dinilai melakukan rangkap jabatan usai diangkat jadi komisaris BTN

Masuk Penyidikan, Denpom Lanal Balikpapan Serahkan Anggota TNI AL Terduga Pembunuh Jurnalis ke Pomal Banjarmasin

Denpom Lanal Balikpapan mengabarkan bahwa anggota TNI AL terduga pembunuh jurnalis wanita di Banjarbaru diserahkan ke Pomal Banjarmasin

Nilai Jokowi Sudah Masuk ke Penjara Sosial, Dokter Tifa Beberkan Ciri-ciri yang Belakangan Kerap Terjadi

Pegiat medsos Dokter Tifa menilai bahwa mantan Presiden RI, Joko Widodo atau Jokowi sudah masuk ke penjara sosial, begini ciri-cirinya

Soroti Narasi Bunuh Presiden RI di Medsos, Jubir Istana Yakin Prabowo Subianto Tidak akan Marah Jika Tau

Jubir istana merespon banyaknya ancaman pembunuhan kepada Presiden RI Prabowo Subianto yang dinarasikan di media sosial

Soroti Video Viral Menteri Pariwisata Tak Lancar Bicara Bahasa Inggris, Faizal Assegaf: Sampah Oligarki

Menteri Pariwisata RI, Widiyanti Putri Wardhana menjadi sorotan kritikus politik Faizal Assegaf usai dinilai tak lantar berbahasa Inggris

Berita Terkini

wave

Hening di Balik Bukit: Berakhirnya Era Yunus di Tambang Tombi

Operasi tambang yang digawangi Yunus akhirnya berhenti, saat ini dikabarkan pelaku tambang satu ini sudah pulang ke kampung halamannya.

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.


See All
; ;