Kemensos Seleksi Pegawai Keuangan untuk Perkuat Sekolah Rakyat

Pusat Pendidikan, Pelatihan dan Pengembangan Profesi (Pusdiklatbangprof) Kemensos.
Pusat Pendidikan, Pelatihan dan Pengembangan Profesi (Pusdiklatbangprof) Kemensos. Source: (kemensos.go.id)

Nasional, gemasulawesi - Pusdiklatbangprof Kemensos tengah melakukan pemetaan serta proses seleksi sumber daya manusia yang akan ditugaskan guna mendukung jalannya tata kelola Sekolah Rakyat.

Kegiatan pemetaan ini turut melibatkan sejumlah perwakilan dari berbagai unit kerja di lingkungan Kementerian Sosial.

Beberapa di antaranya berasal dari Sekretariat Inspektorat Jenderal, Sekretariat Direktorat Rehabilitasi Sosial, serta Sekretariat Direktorat Pemberdayaan Sosial.

Selain itu, turut berpartisipasi pula perwakilan dari Biro Organisasi dan Sumber Daya Manusia (OSDM), Biro Umum, Biro Humas, Biro Keuangan, Pusdatin Kesejahteraan Sosial, serta Sekretariat Komisi Nasional Disabilitas.

Baca Juga:
BPBD Sulteng Tangani Dampak Banjir Besar di Parigi Moutong, Ribuan Warga dan Fasilitas Umum Terendam di Empat Desa

“Menindaklanjuti arahan Bapak Menteri Sosial Gus Saifullah Yusuf, kami mengadakan pertemuan guna memetakan pegawai yang menangani administrasi keuangan di Kemensos untuk mendukung kebutuhan Sekolah Rakyat,” ujar Endah Dwi, PIC Keuangan Pusdiklatbangprof.

Endah menjelaskan bahwa para pegawai yang lolos seleksi nantinya akan mengemban peran sebagai Bendahara, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), maupun staf yang menangani pengelolaan keuangan di Sekolah Rakyat.

“Sebanyak 80 pegawai akan ditempatkan sebagai Bendahara, PPK, dan staf pengelola keuangan di masing-masing unit Sekolah Rakyat,” ungkapnya.

Ke depannya, para pegawai keuangan yang ditugaskan untuk Sekolah Rakyat akan tetap bekerja dari kantor pusat, namun diberikan mandat khusus untuk mengelola administrasi keuangan di berbagai lokasi Sekolah Rakyat di seluruh wilayah Indonesia.

Baca Juga:
Nilai Prabowo Seakan Diam dalam Polemik 4 Pulau Aceh-Sumut, Said Didu: Karena Gubernur Sumut Menantu Jokowi?

“Sebanyak 80 orang itu tetap berkantor di pusat, tapi akan menjalankan tugas khusus,” ujar Endah.

Berikut adalah rincian formasi pegawai keuangan yang dibutuhkan untuk mendukung operasional Sekolah Rakyat di bawah Kementerian Sosial:

  1.     Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) sebanyak 12 orang, dengan masing-masing PPK menangani 10 titik Sekolah Rakyat.
  2. Pejabat Penandatangan SPM (PPSPM) diperlukan 1 orang untuk menangani 63 titik Sekolah Rakyat.
  3.   Bendahara Pengeluaran (BP) juga dibutuhkan 1 orang, yang akan mencakup pengelolaan di 63 titik.
  4.      Bendahara Pengeluaran Pembantu (BPP) sebanyak 12 orang, di mana satu orang bertugas untuk 10 titik.
  5.         Petugas Administrasi Belanja Pegawai (PPABP) dibutuhkan 1 orang untuk menangani 63 titik.
  6.       Staf Pengelola Keuangan (SPK) berjumlah 24 orang, dengan dua orang mengelola 10 titik.
  7.     Pejabat Pengadaan Barang dan Jasa (PPBJ) sebanyak 12 orang, masing-masing bertanggung jawab atas 10 titik.
  8.     Petugas entry data Belanja Pegawai sebanyak 12 orang, dengan satu orang bertugas untuk 10 titik. (*/Zahra)

...

Tags

Artikel Terkait

wave

Erupsi Lewotobi Guncang Flores Timur, Tim Geologi Diterjunkan

Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki disorot bersama respons tanggap darurat pemerintah untuk mengurangi risiko dan membantu warga terdampak

Kemensos Gelar Retret Nasional bagi 53 Kepala Sekolah Rakyat

Retret kepala Sekolah Rakyat perkuat standar, semangat kolaborasi, dan kesiapan pemimpin pendidikan di berbagai wilayah Indonesia.

Bencana Longsor Purwakarta: Kemensos dan Pemda Tanggap Salurkan Bantuan

Kemensos dan Pemkab Purwakarta salurkan bantuan logistik kepada korban longsor di Desa Pasirmunjul, dengan ratusan warga terdampak

Lhokseumawe Siapkan 20 Hektare Lahan untuk Sekolah Rakyat Permanen

Pemerintah Lhokseumawe dukung pembangunan Sekolah Rakyat dengan lahan 20 hektare untuk entaskan kemiskinan dan tingkatkan pendidikan

Perang Iran dan Israel Berpotensi Tak Kunjung Selesai, Lemhannas RI Sebut Pihaknya Siapkan Skenario untuk Indonesia

Lemhannas RI memberikan tanggapan resmi terkait meningkatnya potensi konflik berkepanjangan antara Iran dan Israel

Berita Terkini

wave

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.


See All
; ;