Menko Airlangga Pastikan Bantuan Beras untuk 18 Juta Keluarga Siap Disalurkan, Cek Jadwal Penyalurannya

Ket. Foto potret Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto ketika sedang mengikuti rapat
Ket. Foto potret Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto ketika sedang mengikuti rapat Source: (Foto/Instagram/@airlanggahartarto_official)

Nasional, gemasulawesi - Pemerintah Indonesia bersiap untuk segera menggelar penyaluran bantuan pangan kepada masyarakat. Bantuan tersebut menjadi bagian dari program prorakyat yang terus dilanjutkan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

Bantuan ini menyasar keluarga penerima manfaat (KPM) yang telah terdaftar dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional. Total penerima yang ditargetkan mencapai 18.277.083 keluarga.

Bantuan ini berbentuk penyaluran beras dari cadangan beras pemerintah (CBP) yang dikelola oleh Perum Bulog. Program ini berjalan sesuai dengan amanat Peraturan Presiden Nomor 125 Tahun 2022 tentang Pengelolaan Cadangan Pangan Pemerintah.

Pelaksanaan bantuan tersebut menjadi salah satu instrumen penting dalam menjaga daya beli masyarakat serta mengatasi tekanan ekonomi pada kuartal kedua tahun 2025.

Kesiapan penyaluran bantuan pangan tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto.

Dalam pernyataannya pada Kamis, 3 Juni 2025, Airlangga memastikan bahwa bantuan pangan bisa segera dijalankan menyusul telah diterimanya anggaran belanja tambahan yang dibutuhkan untuk mendanai program tersebut.

"Seluruh program stimulasi ekonomi ini, beberapa digulirkan ke bulan Juli karena sebagian anggarannya baru bisa dipakai," jelas Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto dalam penjelasannya di Jakarta.

Anggaran belanja tambahan (ABT) untuk program ini diperkirakan mencapai sekitar Rp4,9 triliun. Dana tersebut akan digunakan untuk mencakup berbagai kebutuhan operasional program, mulai dari pengadaan beras, distribusi, hingga pengawasan pelaksanaan agar tepat sasaran.

Pemerintah juga memastikan bahwa penyaluran akan dilakukan secara one shoot, yaitu sekaligus untuk dua bulan dalam satu kali pengiriman.

Langkah ini diharapkan dapat memberikan dampak langsung yang signifikan dalam meredam inflasi pangan serta mendukung stabilitas ekonomi masyarakat, khususnya kelompok rentan. Pasalnya, bantuan pangan dalam bentuk beras tentu akan sangat membantu masyarakat, terlebih beras merupakan makanan poko di sebagian beras wilayah Indonesia.

Pemerintah terus menegaskan bahwa setiap proses dalam penyaluran bantuan pangan ini akan diawasi ketat agar tidak terjadi penyimpangan dan agar manfaat bantuan dapat dirasakan secara maksimal oleh keluarga yang benar-benar membutuhkan. (Antara)

...

Artikel Terkait

wave

Kementerian Imipas Pindahkan 921 Napi yang Berisiko Tinggi ke Nusakambangan, Ternyata Begini Alasannya

Imipas pindahkan 921 narapidana dari berbagai wilayah di Indonesia ke lembaga pemasyarakatan yang berada di Pulau Nusakambangan

Menkomdigi Meutya Hafid Dorong Pemanfaatan AI Inklusif agar Teknologi Dirasakan Merata hingga Wilayah Terpencil

Menkomdigi Meutya Hafid menekankan agar teknologi AI yang dikembangkan di Indonesia memberikan manfaat masyarakat luas

Soroti Putusan MK yang Pisahkan Pemilu Nasional dan Lokal, Komnas HAM Berikan Dukungan, Begini Alasannya

Komnas HAM menyampaikan dukungannya terhadap putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang memisahkan pelaksanaan pemilu nasional dan lokal

Soroti MA yang Memangkas Hukuman Terpidana Kasus Korupsi Setya Novanto, KPK Berikan Tanggapan Begini

KPK memberikan tanggapannya terkait putusan Mahkamah Agung (MA) yang memangkas hukuman pidana terhadap Setya Novanto

Didesak Publik untuk Panggil Bobby Nasution Terkait Kasus Dugaan Korupsi Proyek Jalan Sumut, KPK Beri Respons Begini

KPK memberikan tanggapan resmi atas desakan publik untuk segera memanggil Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution

Berita Terkini

wave

Sisa Anggaran Parigi Moutong Capai 41 Miliar, Bupati Sebut Terganjal Aturan Dana Pusat

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyisakan anggaran 41 miliar rupiah di tengah kondisi jalur Lambunu Palapi yang rusak parah.

Parigi Moutong Genjot Layanan Medis, Stunting, hingga Infrastruktur

Pemda Parigi Moutong merombak anggaran untuk perbaiki fasilitas medis, atasi malaria, stunting, hingga tuntaskan anak putus sekolah.

DPRD Parigi Moutong Sindir Soal Jalan Rusak Yang Ditambal Polisi

Anggota DPRD Basuki kritik keras Pemkab Parigi Moutong akibat infrastruktur buruk hingga polisi harus turun tangan menambal jalan rusak.

Dana CSR Parigi Moutong Gelap, Anggota DPRD Usul Bentuk Pansus

Anggota DPRD Parigi Moutong Mohammad Fadli mengkritik keras tata kelola dana CSR perusahaan yang tidak transparan dan mengusulkan pansus.

Sengkarut Anggaran Parigi Moutong, Dana Non Kapitasi Puskesmas Palasa Belum Dibayar Sejak 2024

Pemda Parigi Moutong menunggak dana non kapitasi Puskesmas Palasa sejak 2024 hingga 2026. Pelayanan kesehatan masyarakat terganggu.


See All
; ;