Mensos Pastikan Sekolah Rakyat Mulai Aktif di 100 Titik Seluruh Indonesia

Kementerian Koordinator Pemberdayaan Masyarakat.
Kementerian Koordinator Pemberdayaan Masyarakat. Source: (kemensos.go.id)

Nasional, gemasulawesi - Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul, memastikan bahwa pelaksanaan program Sekolah Rakyat berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Dari total 100 lokasi, sebanyak 63 titik rintisan dijadwalkan mulai beroperasi pada pertengahan Juli, sementara 37 titik sisanya akan menyusul di akhir bulan.

“Insya Allah, seluruh 100 Sekolah Rakyat sudah bisa beroperasi secara penuh pada awal Agustus,” ujar Gus Ipul setelah menghadiri Rapat Tingkat Menteri yang dipimpin oleh Menko Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar.

Rapat tingkat menteri tersebut turut dihadiri oleh Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, bersama perwakilan dari 17 kementerian dan lembaga lainnya.

Baca Juga:
Simulasi Sekolah Rakyat Dimulai: Gus Ipul Tinjau Kesiapan di Jakarta dan Bekasi

Gus Ipul mengungkapkan bahwa sebanyak 9.700 siswa telah terdaftar dan siap mengikuti pembelajaran perdana di 100 titik Sekolah Rakyat.

Sebelum menempati asrama dan memulai proses belajar, seluruh siswa akan menjalani pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu.

“Kalau ada yang sedang sakit, sesuai arahan Presiden, harus diberi perawatan dulu sampai sembuh. Setelah itu baru boleh ikut belajar,” jelasnya.

Setelah itu, seluruh siswa, guru, dan tenaga kependidikan akan mengikuti masa pengenalan lingkungan sekolah.

Baca Juga:
Kemensos–KND Kolaborasi Wujudkan Sekolah Rakyat yang Inklusif

Menurut Gus Ipul, masa orientasi ini akan berlangsung lebih panjang dari biasanya karena Sekolah Rakyat masih berada dalam tahap perintisan.

Dalam forum yang sama, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, menyebut bahwa rapat ini memiliki peran strategis dalam mengevaluasi pelaksanaan program pengentasan kemiskinan nasional.

Evaluasi tersebut mengarah pada pencapaian dua target utama, yaitu menghapus kemiskinan ekstrem sepenuhnya pada tahun 2026 dan menurunkan angka kemiskinan menjadi 4,5 persen pada 2029.

“Salah satu cara nyata untuk memutus rantai kemiskinan adalah lewat pendidikan. Karena itu, Sekolah Rakyat ini perlu kita dukung bersama agar bisa berjalan lebih cepat dan tepat sasaran,” ujarnya.

Baca Juga:
Indonesia-Brasil Perkuat Kerja Sama Bioenergi untuk Hadapi Tantangan Transisi Energi

Ia juga mengatakan bahwa pembangunan gedung permanen untuk Sekolah Rakyat akan mulai dilaksanakan tahun ini, dengan target ke depan setiap kabupaten atau kota memiliki setidaknya satu sekolah semacam ini.

Gagasan Presiden Prabowo untuk menyediakan akses pendidikan gratis dan berkualitas lewat Sekolah Rakyat sebagai upaya memutus rantai kemiskinan bukanlah tanpa dasar.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Amalia, menjelaskan bahwa inisiatif tersebut lahir dari data yang menunjukkan adanya persoalan serius di lapangan.

Berdasarkan catatan dalam Data Terpadu Stabilisasi Ekstrem Nasional (DTSEN) per 25 Juni 2025, terdapat sekitar 422 ribu anak dari keluarga miskin ekstrem (desil 1) yang tidak bersekolah atau telah putus sekolah.

Baca Juga:
Disdikbud Parigi Moutong Salurkan Boskin 2025 ke 71 SD untuk Dukung Pelatihan Pembelajaran Mendalam dan Koding

“Jumlah anak usia 7 hingga 18 tahun di Indonesia yang belum pernah sekolah atau sudah putus sekolah mencapai sekitar 4,1 juta, atau sekitar 7 persen. Inilah yang menjadi alasan kuat mengapa keberadaan Sekolah Rakyat sangat relevan dan tepat sasaran,” jelasnya.

Amalia turut menyoroti bahwa kesejahteraan sebuah keluarga sangat dipengaruhi oleh tingkat pendidikan yang dimiliki kepala rumah tangganya semakin tinggi pendidikannya, biasanya semakin baik pula kondisi ekonomi keluarganya.

“Sebagian besar kepala keluarga yang masuk kategori miskin ekstrem hanya menyelesaikan pendidikan sampai SD, bahkan ada yang tidak lulus. Karena itu, upaya intervensi lewat pendidikan seperti ini merupakan langkah paling logis untuk memutus rantai kemiskinan,” ujarnya.

Gus Ipul menyatakan keyakinannya bahwa Sekolah Rakyat akan menjadi langkah penting dalam menghentikan warisan kemiskinan dari satu generasi ke generasi berikutnya.

Baca Juga:
Komisi VIII Setujui Tambahan Anggaran Kementerian Agama 2025, Fokus pada BOS, Haji, dan Tunjangan ASN

“Kami mohon doa dan dukungan dari seluruh elemen masyarakat agar program ini bisa berjalan mulus, sampai nantinya diresmikan langsung oleh Bapak Presiden,” tuturnya. (*/Zahra)

...

Artikel Terkait

wave

Simulasi Sekolah Rakyat Dimulai: Gus Ipul Tinjau Kesiapan di Jakarta dan Bekasi

Kemensos uji coba Sekolah Rakyat di Jakarta-Bekasi untuk memastikan kesiapan fasilitas, kurikulum, dan pemetaan bakat siswa.

Sekolah Rakyat: Terobosan Kemensos Putus Rantai Kemiskinan Lewat Pendidikan dan Teknologi AI

Program Sekolah Rakyat hadir beri akses pendidikan gratis bagi anak miskin dengan pendekatan teknologi dan dukungan lintas sektor.

Kemensos–KND Kolaborasi Wujudkan Sekolah Rakyat yang Inklusif

Komisi Nasional Disabilitas mendukung Sekolah Rakyat sebagai program inklusif yang memberi harapan dan akses pendidikan

Sekolah Rakyat: Inisiatif Presiden Prabowo untuk Pendidikan Inklusif dan Berasrama

Sekolah Rakyat sebagai program unggulan Presiden guna memberi akses pendidikan bagi anak-anak terpinggirkan dan berpotensi putus sekolah

Pemeriksaan Kesehatan Gratis Warnai Simulasi Sekolah Rakyat di Bekasi

Simulasi Sekolah Rakyat di Bekasi dimulai dengan pemeriksaan kesehatan gratis, menunjukkan kepedulian pemerintah terhadap pendidikan.

Berita Terkini

wave

Gurita Tambang Ilegal: Oknum Polisi Edi Jaya Diduga Lebarkan Sayap hingga ke Desa Maleali

Tidak hanya di Mentawa Sausu Torono, Oknum polisi Edi Jaya diduga juga mulai masuk merambah ke Desa Maleali.

Rapor Merah AKBP Hendrawan: Dinilai Gagal Total Disiplinkan Anggota Penyusup Bisnis PETI dan Solar Ilegal

Kapolres Parigi moutong, Hendrawan dinilai gagal mendisiplinkan internal dalam jajarannya berkaitan keterlibatan PETI di Parimo.

Kongkalikong Tambang Ilegal? Menyoal Isu Hubungan Kekerabatan Kasat Reskrim Parigi Moutong dan Aktor PETI

Siapa Andre? Bos PETI yang disebut-sebut memiliki hubungan darah dengan Kasat Reskrim Parigi Moutong Anugerah S Tarigan.

Inilah Sinopsis Film Horor Komedi Sekawan Limo 2: Gunung Klawih, Melanjutkan Petualangan Mendebarkan dari Lima Sahabat

Geng Sekawan Limo kembali dalam film baru, mengisahkan petualangan mereka di Gunung Klawih yang penuh kelucuan dan ketakutan

Dugaan Kerabat Dekat Kasatreskrim Parigi Moutong Terlibat PETI Kebal Hukum, Propam Polda Turun Tangan

Kabid Propam Polda Sulteng Roy Satya Putra, S.I.K. berikan perhatian khusus terkait dugaan skandal Kasatreskrim Parigi moutong, Tarigan.


See All
; ;