DPRD DKI Setujui Kenaikan APBD 2026 dan Dukungan PSO untuk Transportasi Umum

Khoirudin, Ketua DPRD DKI Jakarta.
Khoirudin, Ketua DPRD DKI Jakarta. Source: (Foto/ANTARA)

Nasional, gemasulawesi - Transportasi umum di Jakarta, seperti Transjakarta, LRT, dan MRT, memperoleh dukungan anggaran pelayanan publik atau Public Service Obligation (PSO).

Dengan adanya dana tersebut, layanan transportasi dapat berjalan lebih optimal demi memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat.

Alokasi anggaran ini juga bertujuan memastikan warga mendapatkan pelayanan yang lebih maksimal dari moda transportasi tersebut.

“Kami memastikan PSO tersedia dalam jumlah memadai agar dapat membiayai layanan transportasi umum,” ujar Ketua DPRD DKI Jakarta, Khoirudin.

Menurutnya, DPRD DKI melalui Komisi B telah menyetujui jumlah PSO yang dialokasikan bagi transportasi umum seperti MRT, Transjakarta, dan LRT.

Kesepakatan tersebut masuk dalam rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta untuk tahun 2026.

Oleh karena itu, DPRD DKI Jakarta berkomitmen untuk mengawasi setiap penggunaan dana publik oleh Pemprov DKI.

Pengawasan ini mencakup seluruh anggaran yang dialokasikan untuk pelayanan kepada masyarakat.

Termasuk di dalamnya adalah layanan transportasi yang menjadi salah satu prioritas pemantauan.

Khoirudin menyampaikan, rencana perluasan layanan transportasi hingga ke wilayah sekitar seperti Tangerang, Bogor, Bekasi, dan Depok layak mendapat dukungan.

Menurutnya, langkah ini akan memudahkan mobilitas warga dalam menjalankan kegiatan sehari-hari.

“Pelayanan transportasi di Jakarta bagi seluruh warga sudah memadai, dan kami memastikan anggarannya tersedia dengan cukup,” ucapnya.

Ia menilai, biaya untuk transportasi menjadi salah satu beban pengeluaran yang cukup signifikan bagi masyarakat.

Karena itu, keberadaan layanan transportasi umum yang mendapat dukungan PSO dari Pemerintah Provinsi DKI menjadi sangat penting.

Harapannya, dukungan tersebut dapat meringankan beban biaya yang harus ditanggung.

“Transportasi termasuk pengeluaran yang cukup besar bagi masyarakat, jadi ini sangat membantu mereka,” ujarnya.

Nilai PSO untuk transportasi publik di Jakarta pada APBD 2025 mencapai Rp5,160 triliun, dialokasikan bagi Transjakarta, MRT, dan LRT.

Sebelumnya, Badan Anggaran (Banggar) DPRD Provinsi DKI Jakarta bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) DKI telah mencapai kesepakatan terkait hasil pembahasan Rancangan Kebijakan Umum APBD.

Kesepakatan tersebut juga mencakup Rancangan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) untuk APBD 2026.

Dalam pembahasan tersebut, kedua pihak menetapkan jumlah anggaran yang akan digunakan pada tahun tersebut.

Nilai yang disepakati mencapai Rp95,3 triliun.

Ketua Banggar DPRD Provinsi DKI Jakarta, Khoirudin, mengatakan, “APBD kita meningkat menjadi Rp95,351 triliun, naik dari APBD perubahan 2025 yang sebelumnya sebesar Rp91,8 triliun.”

Ia menjelaskan bahwa sebelum mencapai kesepakatan, seluruh usulan Rancangan APBD Tahun Anggaran 2026 telah melalui pembahasan di lima komisi. (ANTARA)

...

Artikel Terkait

wave

Rencana Evakuasi Warga Gaza Dinilai Berisiko Ganggu Perjuangan Palestina, DPR Minta Hati-hati

Amelia Anggraini ingatkan pentingnya diplomasi hati-hati agar evakuasi Gaza tidak melemahkan perjuangan Palestina dan kepentingan nasional.

Penyesuaian Transfer ke Daerah 2026: Peluang Perkuat Sinergi dan Kemandirian Fiskal Daerah

Pemerintah dan Apkasi dorong kolaborasi, inovasi, dan pengelolaan anggaran tepat guna demi pembangunan daerah yang berkelanjutan dan mandiri

Pengadilan Tinggi Jakarta Ringankan Hukuman Korupsi Emas PT Antam, Subsider Uang Pengganti Diperberat

PT DKI Jakarta putuskan hukuman tujuh tahun penjara untuk James dan tingkatkan subsider uang pengganti terkait kasus korupsi emas Antam.

Kejaksaan Agung Sukses Lelang Aset Koruptor I Wayan Candra, Hasil Rp6,04 Miliar Disetorkan ke Negara

Tim Kejaksaan lelang aset hasil korupsi I Wayan Candra dengan nilai Rp6,04 miliar, seluruh hasil masuk kas negara, lelang dilakukan daring.

BNN Dorong Mahasiswa Jadi Garda Terdepan dalam Pencegahan dan Pemberantasan Narkotika di Kampus

BNN ajak mahasiswa aktif melawan narkotika lewat edukasi, rehabilitasi, dan pembentukan Satgas Anti Narkotika di lingkungan kampus.

Berita Terkini

wave

Gencar Usut Dugaan Pungli Barcode Solar Petani, Jurnalis Malah Diancam Polisikan oleh Oknum Pejabat Dinas TPHP Parigi Moutong

Bukannya Tertibkan Administrasi, Oknum Pejabat Dinas TPHP Parigi Moutong Malah Serang Balik Pers Pakai Ancaman Lapor Polisi.

Jaringan Gurita Barcode Solar Bersubsidi, "Uang Pelicin" Diduga Jadi Budaya di Dinas TPHP Parigi Moutong

Bisnis barcode dinas TPHP Parigi moutong diduga sudah sejak lama menggurita, praktek pungli penerbitan barcode disebut sudah menjadi budaya.

Bau Menyengat Transaksi Barcode Solar: Sektor Pertanian Parigi Moutong Kembali Digerogoti Oknum

Dugaan permainan dalam penerbitan barcode solar untuk petani di Parigi moutong, disebut menjadi ladang cuan oknum pejabat.

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.


See All
; ;