Jelang Pilpres, Partai Berbasis Islam Rencana Bentuk Poros Alternatif

<p>Ilustrasi</p>
Ilustrasi

Berita Nasional, gemasulawesi – Jelang Pilpres Poros alternatif berisikan sejumlah partai berbasis Islam berpeluang terbentuk mengusung Capres 2024. Itu dimulai dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengajak Partai Persatuan Pembangunan (PPP) untuk membentuk poros alternatif pada Pemilihan presiden 2024.

Terkait hal itu, Ketua DPP PPP, Achmad Baidowi mengatakan ajakan dari Partai PKB kemungkinan akan tercapai mengingat kedua partai bernilai religious.

Baca: Relawan Daerah Gelar Deklarasi Dukung Anies Baswedan di Pilpres 2024

“Ajakan koalisi sesama Parpol Islam ini menarik, soliditasnya lebih mudah tercapai,” Jelasnya di Kompleks Parlemen, Senayan Jakarta Kamis, 16 Desember 2021.

Ia mengingatkan, tidak mudah membentuk poros alternatif mengingat ambang batas pencalonan presiden adalah 20 persen kursi DPR RI.

Baca: Ratusan Anak Daerah Berpeluang Masuk Industri Perikanan Parimo

Peluang membentuk poros alternatif dari partai berbasis religius Islam berpeluang jika PPP, PKB, PAN dan PKS gabung bersama.

“Jika semua bergabung mungkin bisa cukup. Jika mampu mengusung poros sendiri kenapa tidak membentuk poros alternatif?” ungkapnya optimis.

Baca: Jalan di Sulbar Terhalang Longsor, Toraja Dihantam Banjir

Untuk itu PPP membuka diri untuk poros alternatif parta berbasis religius Islam dalam meramaikan kontestasi Pilpres tahun 2024.

Ia mengatakan, siapapun figure yang akan diusung akan dibahas belakangan fokus utama adalah memenuhi persyaratan ambang batas pencalonan presiden.

Baca:Peluang Bisnis Pavin Block Parimo Ditengah Kondisi Sulit

“Tidak menutup kemungkinan calon yang akan diusung Nasional religius,” terangnya. Intinya bagaimana cara poros Islam ini nantinya bisa mencapai 20 – 25 persen suara pada Pemilu nanti,” tuturnya.

Ia berharap, poros Islam tidak terjebak dalam persoalan figur yang penting bersatu dulu intinya bisa memenangkan kontenstasi Pilpres 2024 nanti. (*/fan)

Baca: Pelaku Pencurian 11 TKP Kota Palu Tertangkap di Konawe

...

Artikel Terkait

wave

Mahfud MD Atur Penyampaian Kritik Kebijakan Pembatasan Kegiatan Sesuai Prosedur

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Mahfud MD meminta masyarakat sampaikan kritik kebijakan pembatasan kegiatan.

Tersandung Hukum, Partai Copot Jabatan SS di DPRD Parimo

Tersandung masalah hukum terkait dugaan kasus korupsi aset DKP tahun 2012, partai copot jabatan SS dari DPRD Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.

Tujuh Pasang Calon Diusung PDI-P Provinsi Sulteng Kalah Versi Hitungan Sementara KPU

Tujuh Pasang Calon Yang Diusung PDI-P di Sulteng Kalah, Dua Diantaranya Petahana Sekaligus Ketua DPC PDI-P di Provinsi Sulawesi tengah.

Bawaslu Rekomendasi PSU TPS 4 Desa Sumber Agung Parigi Moutong

TPS 4 Desa Sumber agung Kecamatan Mepanga direkomendasikan Pemungutan Suara Ulang (PSU) oleh Bawaslu Kabupaten Parigi moutong (Parimo).

DKPP Ajak Pantau Pelaksanaan Pemilu

Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu atau DKPP ajak insan media ikut memantau pelaksanaan Pemilu Serentak 2020.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;