Ini Bahaya Flu Burung, Bisa Menyebabkan Pneumonia hingga Gagal Nafas Akut

<p>Ket. Gambaran ketika terkena pneumonia (Foto/Hermina) </p>
Ket. Gambaran ketika terkena pneumonia (Foto/Hermina)

Kesehatan, gemasulawesi – Di penghujung musim dingin dan penghujan di daerah tropis, virus flu burung mengancam dunia peternakan dan kesehatan manusia.

Virus flu burung sangat mudah menular ke manusia dari hewan unggas yang terinfeksi.

Gejala terpapar flu burung dimulai 2-8 hari, dan seperti flu biasa.

Baca Juga : Bea Cukai Bangun Rumah Sakit Paru Karawang dari Uang Cukai Tembakau

Antara lain batuk, demam, sakit tenggorokan, nyeri otot, sakit kepala, dan sesak napas dapat terjadi.

Risiko bahaya pun mengincar manusia yang terpapar Flu burung.

Dokter umum dari layanan Halodoc Indonesia, dr. Rizal Fadli, Jumat 03 Maret 2023 pun memaparkannya untuk Anda.

Paru-paru Basah/Pneumonia

Penderita flu burung sering mengalami nyeri dada, sesak nafas yang kemudian terjadi penurunan oksigen tubuh, inilah gejala dari pneumonia.

Baca Juga : Mengerikan! Jepang Dilanda Serangan Flu Burung, Jutaan Ayam dan Bebek Dimusnahkan

Pneumonia atau paru-paru basah adalah komplikasi karena setelah masuknya virus dalam tubuh.

Saat ini terjadi, penderita akan mengalami kesulitan nafas sehingga harus menggunakan alat bantu.

Sepsis

Setelah penderita mengidap pneumonia, penyakit sekunder yang muncul adalah sepsis atau komplikasi infeksi yang terjadi karena tubuh melawan virus.

Jika komplikasi terjadi, organ yang melawan akan mengalami kerusakan keseluruhan bahkan tidak bisa terselamatkan lagi. 

Baca Juga : Flu Burung Akan Menjadi Gelombang Pandemi Virus Baru di Inggris

Dokter pun harus segera melakukannya tindakan untuk mencegah kerusakan keseluruhan.

Sindrom Gagal Nafas Akut

Sindrom gagal nafas akut menjadi penyakit ikutan setelah terkena pneumonia yang berakhir dengan munculnya inflamasi/peradangan paru paru.

Pada saat peradangan, cairan pembuluh darah masuk ke kantung kantung udara dalam paru paru.

Gagal Fungsi Organ

Saat virus menyebar ke beberapa organ tubuh, akan terjadi kegagalan organ sekaligus.

Gagal fungsi yang sering terjadi adalah gagal fungsi ginjal, gangguan jantung, gangguan paru paru, bahkan pneumotoraks.

Kondisi inilah yang kemudian disebut penderita memasuki tahap akut.

Kematian

Bahaya selanjutnya adalah kematian yang terjadi tak lama setelah terjadi kegagalan organ.

Kasus flu burung berujung pada kematian masih tinggi di Indonesia.

Data dari Kementerian Kesehatan, sejak merebak di tahun 2003 hingga saat ini sudah ada 457 penderita flu burung yang berakhir dengan kematian. (*/YN) 

Editor: Muhammad Azmi Mursalim

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

...

Artikel Terkait

wave

Flu Burung Kembali Muncul, Ini Dia Cara Terbaik untuk Melindungi Diri dan Keluarga

Kesehatan, gemasulawesi &#8211; Wabah Flu burung membuat masyarakat resah untuk melakukan pencegahan apa bagi dirinya dan keluarga. Flu burung tak hanya menyerang Jepang, kini flu burung juga mulai merebak di sentra sentra unggas Tanah Air. Baca Juga : Mengerikan! Jepang Dilanda Serangan Flu Burung, Jutaan Ayam dan Bebek Dimusnahkan Menanggapi hal tersebut, Direktorat Promosi Kesehatan [&hellip;]

Mengerikan! Jepang Dilanda Serangan Flu Burung, Jutaan Ayam dan Bebek Dimusnahkan

Internasional, gemasulawesi &#8211;Kementerian Pertanian, Kehutanan dan Perikanan Jepang (Nōrin-suisan-shō) melaporkan 15 juta unggas di negaranya dimusnahkan untuk mencegah penyebaran flu burung di akhir musim dingin ini. “Kasus baru flu burung terkonfirmasi, Kamis 02 Maret 2023 di peternakan Fukuoka Jepang Barat,“ ungkap Menteri Pertanian, Kehutanan dan Perikanan saat ini adalah Taku Etō dalam keterangan rilisnya, Jumat [&hellip;]

Musim Hujan Bund, Hati-Hati si Kecil Terjangkit DBD

Kesehatan, gemasulawesi &#8211; Penderita Demam Berdarah Dengue (DBD) di kalangan anak-anak cenderung meningkat selama musim penghujan, mulai waspada ya bund. Dokter spesialis Anak, dr. Eggi Arguni, Sp.A(K) dalam webinar KAGAMA Health Talks #4: Penyakit Anak dan Musim Hujan’ di kanal Youtube KAGAMA Channel, mengatakan DBD menjadi penyakit nomor satu yang harus diwaspadai orangtua selama musim [&hellip;]

Hajar Kolesterolmu dengan Smoothies Sawi dan Nanas

Kesehatan, gemasulawesi &#8211; Sayuran hijau dan buah kini sering dibuat menjadi smoothies yang segar dan sehat terutama untuk menurunkan kolesterol jahat di tubuhmu. Campuran buah dan sayur yang cocok dibuat salah satunya adalah sawi dan nanas. Rasanya tentu saja segar, cocok untuk pelepas dahaga dan sehat lho untuk badan Anda. Anda cukup menyediakan 200 gram sawi, [&hellip;]

Penting! Bahaya Begadang Bagi Tubuh yang Perlu Diketahui

Kesehatan, gemasulawesi &#8211; Kebiasaan begadang dapat berbahaya bagi kesehatan tubuh, terutama jika dilakukan secara terus-menerus, diantaranya: Meningkatkan konsekuensi munculnya penyakit jantung dan stroke. Hal ini karena begadang dapat meningkatkan tekanan darah dan menurunkan kualitas tidur, yang dapat memicu kerusakan pada jantung dan pembuluh darah. Menyebabkan pusing, mual serta mata lelah karena tubuh dipaksa bekerja saat [&hellip;]

Berita Terkini

wave

Skandal Galian C Sausu Taliabo: Keruk Bumi Pakai Solar Subsidi, Dewo Satria Kebal Hukum?

Aktivitas tambang galian C ilegal diduga milik Dewo Satria beraktifitas lancar dan lolos dari pantauan Unit Tipidter Polres Parigi moutong.

Menyingkap Tabir PETI Mentawa: Saat Solar Subsidi SPBU Sausu Mengalir ke Kantong Tambang Ilegal Oknum Polisi

SPBU Sausu Diduga menjadi pemasok utama solar subsidi ke kantong tambang ilegal yang ada di wiayah Mentawa Sausu Torono.

Aroma Pungli di Balik Perusakan Alam Sausu Torono: Wakapolsek Diduga Sering Palak Pengusaha Emas Ilegal

Keterlibatan Wakapolsek Sausu Nur Kamiden dalam membekingi aktifitas tambang ilegal mencuat bahkan disebut turut menerima jatah.

Dugaan PETI di Desa Maleali, Aparat Hanya Dapatkan Sisa Kamp Kosong

Unit Tipidter Polres Parigi moutong, hanya berhasil mendapatkan kamp kosong bekas penambang ilegal pada sidak di desa Maleali

Muhaimin Hadi Desak Audit SPBU: Bongkar Gurita Mafia Solar di Poso!

Ketua Forum Pembela Cinta Damai Kabupaten Poso, Muhaimin Hadi, mengkritik keras kelangkaan solar bersubsidi yang melanda wilayah Poso.


See All
; ;