Ini Inovasi DLH Parigi Moutong Terkait Pengelolaan Sampah

<p>Kabid Pembinaan dan Penataan PPLH Dinas Lingkungan Hidup Parigi Moutong, I Wayan Budiantara</p>
Kabid Pembinaan dan Penataan PPLH Dinas Lingkungan Hidup Parigi Moutong, I Wayan Budiantara

Parigi moutong, gemasulawesi.com Dinas Lingkungan Hidup atau DLH Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) keluarkan inovasi untuk meraih target 100 persen kelola sampah secara baik.

“Target itu dalam rangka mewujudkan Parigi Moutong sebagai Kota Hijau pada tahun 2025,” ungkap Kepala bidang (Kabid) Pembinaan dan Penataan PPLH DLH Parigi Moutong, I Wayan Budiantara, di ruang kerjanya, Senin 9 Maret 2020.

Ia melanjutkan, kegiatan inovasi DLH Parigi Moutong di Bidang Lingkungan Hidup, dalam rangka perubahan paradigma dan perilaku warga.

Kegiatannya, berfokus pada pengelolaan sampah rumah tangga dan sampah sejenis sampah rumah tangga.

Pengelolaan yang diukur melalui pengurangan sampah sebesar 30 persen, dan penanganan sampah sebesar 70 persen. Tujuannya,  untuk mewujudkan kota yang berkelanjutan baik secara ekologis, sosial, dan ekonomi.

“Jargon yang diusung adalah KUKUSA (Kukita Kutima Sampah) atau dalam Bahasa Kaili yang berarti Kulihat Kupungut Sampah,” jelasnya.

Program Inovasi KUKUSA mencakup beberapa kegiatan antara lain, gerakan KUKUSA (Kukita Kutima Sampah). Gerakan itu merupakan kampanye positif perubahan prilaku masyarakat suapaya sadar akan sampah.

Arti dari KUKUSA dalam Bahasa lokal kaili adalah “Kulihat Kupungut Sampah” merupakan suatu gerakan peduli sampah dan follow up dari gerakan 3R (reduce reuse recycle) sebagai kampanya sadar sampah.

Berikutnya adalah Gerakan Hemat Energi. Kegiatan ini merupakan kegiatan kampanye positif yang digalakkan Pemerintah Daerah Parigi Motong. Pemda anjurkan mematikan lampu dan peralatan kantor jika sudah tidak digunakan.

“Dengan gerakan itu dapat menghemat pengeluaran daerah sampai milyaran rupiah dan lebih ramah lingkungan,” tuturnya.

Selanjutnya, pemeliharaan Hutan Kota dan Median Jalan. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka penanganan dan pemeliharaan wilayah wilayah median jalan sekitar kota.

Utamanya, yang berbatasan langsung dengan wilayah wilayah pemukiman yang semakin hari semakin berat tingkat kerusakannya. Hal ini juga diperkuat dengan Surat Edaran Bupati Parigi Moutong yang melarang penebangan pohon utnuk menjaga tutupan lahan dan menjaga kualitas lingkungan.

Berikutnya, gerakan 0,5 Kg Sampah untuk ASN. Kegiatan kampanye positif pengurangan sampah bagi kalangan ASN dengan keharusan bagi setiap ASN untuk memiliki rekening bank sampah dan berkontribusi untuk menyetorkan 0,5 Kg sampah perbulan melalui rekening bank sampah.

“Dengan demikian kampanye ini dapat meningkatkan minat masyarakat untuk lebih sadar sampah dan berkontribusi dalam pengurangan sampah,” harapnya.

Kemudian, Gerakan Kampanye Perlindungan Mangrove. Kegiatan kampanye positif perlindungan kawasan mangrove sebagai daerah penyangga dari abrasi pantai dan ancaman bencana Tsunami.

Kampanye ini juga diperkuat dengan Surat Edaran Bupati Parigi Moutong tentang pelarangan penebangan mangrove di pesisir pantai.

Selain itu, Pembuatan Kompos. Pembangunan rumah kompos di setiap organisasi perangkat daerah. Pembuatan TPS 3 R. Pembangunan TPS 3 R di setiap Kelurahan.

“Pembentukan Bank Sampah di dinas lingkungan hidup. Pembuatan Tong Sampah Terpilah. Pembuatan tong sampah 5 warna d setiap OPD dan tempat-tempat umum lainnya,” tutupnya.

Laporan: Muhammad Rafii

...

Artikel Terkait

wave

Dinkes Gelar Peningkatan SDM Pengelola Puskesmas Parigi Moutong

Dinas kesehatan Kabupaten Parigi Moutong menggelar peningkatan kapasitas pengelola Puskesmas. Berita, Poso Palu dan Banggai Sulawesi Tengah.

Ini Lima Protokol Kesehatan Cegah Penyebaran Corona di Lingkungan Sekolah

Cegah penyebaran Covid-19 akibat virus corona, pemerintah terbitkan lima protokol kesehatan di institusi pendidikan. Berita, Poso Palu dan Banggai

Satu Siswa Bolano Parigi Moutong Terkena Panah Wayer

Salah satu siswa di Kecamatan Bolano Kabupaten Parigi Moutong, terkena panah wayer. Berita, Poso Palu dan Banggai Sulawesi Tengah.

Dugaan Langgar Kode Etik, Panwaslu Periksa PPK Bolano Parigi Moutong

Dugaan melanggar kode etik penyelenggara Pemilu, Panwaslu periksa PPK Bolano Kabupaten Parigi Moutong. Berita, Poso Palu dan Banggai.

Ratusan KK Tervalidasi Siap Terima Dana Stimulan Gempa Parigi Moutong

BPBD Parigi Moutong sebut ratusan KK tervalidasi siap terima dana stimulan pasca bencana gempa. Berita, Poso Palu dan Kabupaten Banggai

Berita Terkini

wave

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.


See All
; ;