Kadishub Kota Palu Sulteng: Tidak ada Pungli di Posko Covid-19

waktu baca 2 menit
Kepala Dinas Perhubungan Kota Palu Sulawesi Tengah Muhammad Arief.

Berita kota , gemasulawesi Dinas Perhubungan Kota (Sulteng) menegaskan tidak ada petugas yang melakukan Pungutan liar (Pungli) di pos perbatasan pencegahan dan penanganan Covid-19.

“Anggota kami yang bertugas diinstruksikan untuk menginformasikan soal cara mendapatkan hasil rapid test. Termasuk biaya rapid tes mandiri covid-19 bukan meminta uang atau pungli pada pelaku perjalanan,” ungkap Kepala Dinas Perhubungan Kota Muhammad Arief, saat dikonfirmasi, Selasa 02 Juni 2020.

Menurutnya, saat ini setiap warga yang hendak masuk wilayah Kota Sulteng diwajibkan mengantongi surat keterangan bebas Covid-19, baik melalui rapid tes atau swab tes.

Hal itu dilakukan sebagai upaya pemerintah dalam mencegah penularan Covid-19 ke wilayah Kota Sulteng.

Sejak menanjaknya kasus Covid-19 di Indonesia, khususnya Pulau Sulawesi, Pemerintah Kota Sulteng intens melakukan pemeriksaan pelaku perjalanan di pos perbatasan.

Alhasil, hingga kini Kota Sulteng menjadi salah satu wilayah di Indonesia yang kasus terkonfirmasi positifnya terus mengalami penurunan yang sangat signifikan.

Sesuai dengan data Pusdatina Covid-19 Provinsi Sulteng, hingga 2 Juni 2020 jumlah warga Kota terkonfirmasi Covid-19 hanya 19 orang. Tiga diantaranya meninggal dunia, sementara 14 diantaranya dinyatakan sembuh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.