Kejari Tahan Kadis Kesehatan Gorontalo Utara

waktu baca 2 menit
Ket Foto: Kadis kesehatan Gorontalo Utara ditahan Kejari (Foto Ilustrasi/Pixabay)

Berita Hukum, gemasulawesi – Kejaksaan Negeri () menahan Kepala Dinas Kesehatan (Kadis) Kabupaten , tersangka RYK setelah ditetapkan menjadi tersangka dugaan tindak pidana korupsi.

RYK yang merupakan ditahan terkait kasus dugaan korupsi, pembangunan dan relokasi gedung Puskesmas Kwandang, Desa Cisadane, Kecamatan Kwandang, Kabupaten , TA 2020.

Eddie Soedrajat, Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri , mengungkapkan penangkapan RYK berdasarkan bukti yang cukup. Sebagaimana Pasal 184 KUHAP.

“Tersangka RYK ditahan Tim Penyidikselama 20 hari sejak 28 November 2022 hingga 17 Desember 2022,” kata Eddie Senin 28 November 2022.

Baca: UMP Gorontalo Tahun 2023 Jadi RP 2.989.350

Eddie menjelaskan, tersangka RYK juga bertanggung jawab menggunakan anggaran untuk membangun dan merelokasi gedung Puskesmas Kwandang pada Tahun Anggaran 2020.

Ia mengatakan saat ini gedung Puskesmas Kwandang belum bisa digunakan karena pengerjaan belum selesai sesuai kontrak.

Penetapan tersangka terhadap RYK merupakan pengembangan dari kasus yang sama terhadap tersangka SK dan juga tersangka AJ.

Baca: Empat Polisi di Gorontalo Dipecat Terlibat Narkoba dan Penipuan

Saat itu mereka ditangkap dan dibawa ke Rutan Polsek Kota Selatan untuk SK dan Rutan Polres untuk AJ.

“Akibat tidak dapat dimanfaatkan Puskesmas Kwandang, telah mengakibatkan kerugian keuangan pemerintah lebih dari Rp 1 miliar untuk TA 2020,” terangnya.

Berdasarkan Laporan Perhitungan Kerugian Keuangan Negara (LHPKKN) Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan Provinsi Gorontalo.

Baca: BPOM Gorontalo Ingatkan Bahaya Jamu Mengandung BKO

Terhadap tersangka RYK diduga melanggar Pasal 2(1) dan Pasal 3 UU No 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU No 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas UU No 31 Tahun 1999 tentang Penghapusan kejahatan korupsi. (*/Ikh)

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.