Kemnaker Targetkan Pencairan BSU Pekan ini

<p>Foto: Illustrasi pencairan BSU.</p>
Foto: Illustrasi pencairan BSU.

Gemasulawesi– Kemnaker target pencairan BSU senilai Rp1 juta kepada pekerja berada di wilayah PPKM level 4, dilaksanakan pekan ini atau tanggal 2-8 Agustus 2021.

“Semoga minggu depan sudah mulai (disalurkan),” ungkap Sekretaris Jenderal Kemnaker, Anwar Sanusi di Jakarta, Minggu 1 Agustus 2021.

Untuk mendukung pencairan BSU itu, pihaknya tengah memfinalisasi persiapan pelaksanaannya.

Baca juga: Ini Syarat Pencairan Bantuan Subsidi Upah

Finalisasi pencairan BSU diantaranya, menyelesaikan administrasi keuangan terkait bantuan itu, karena merupakan anggaran tambahan.

“Anggaran BSU ini adalah tambahan maka saat ini kita mempercepat proses revisi DIPA Kemenaker 2021,” sebutnya.

Kemnaker juga tengah melakukan pengecekan kembali terkait data 1 juta calon penerima BSU dari BPJS Ketenagakerjaan pada Jumat 30 Juli 2021, kemarin.

Terkait mekanisme penyaluran pencairan BSU, akan sama seperti bantuan serupa yang diberikan pada tahun lalu. Bantuan itu akan langsung ditransfer ke rekening masing-masing penerima.

“Langsung sekali (disalurkan) sebesar Rp 1 juta,” tuturnya.

Baca juga: Ini Empat Program Kemnaker Percepat Pemulihan Ekonomi

166 wilayah pekerja dapatkan SBU

Rencananya, ada sebanyak 166 wilayah pekerja akan mendapatkan pencairan BSU atau subsidi gaji sebesar Rp 1 juta dari pemerintah. Bantuan itu diberikan hanya kepada pekerja/buruh bekerja di wilayah pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3 dan level 4. Hal itu, telah diatur dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 16 Tahun 2021.

Dengan persyaratan, Warga Negara Indonesia (WNI), pekerja/buruh penerima upah. pekerja/buruh calon penerima BSU berada di Zona PPKM IV, sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri No.20 Tahun 2021 jo Nomor 23 Tahun 2021.

Baca juga: Kemnaker Apresiasi Pemberian Vaksin kepada Pekerja

Kemudian, terdaftar sebagai peserta jaminan sosial tenaga kerja masih aktif di BPJS Ketenagakerjaan, pekerja/buruh dengan gaji di bawah Rp 3,5 juta per bulan, pekerja yang membayar iuran dengan besaran iuran dihitung berdasarkan upah di bawah Rp 3,5 juta, sesuai upah terakhir yang dilaporkan pemberi kerja kepada BPJS Ketenagakerjaan.

Selain itu, pekerja/buruh pada sektor yang terdampak PPKM antara lain industri barang konsumsi, perdagangan, dan jasa transportasi, aneka industri, properti dan real estate, bukan jasa pendidikan dan kesehatan. (***)

Baca juga: Kemnaker Susun Permenaker BSU Pekerja

...

Artikel Terkait

wave

Rehabilitasi Jaringan Irigasi Pertanian Tingkatan Produktivitas

Kementan terus berupaya meningkatkan kualitas pertanian, mendukung peningkatan produktivitas melalui Rehabilitasi Jaringan Irigasi Pertanian.

Pengusaha Ajukan Stimulus Modal Kerja untuk Tiga Sektor Usaha

Ketua Umum Apindo Hariyadi Sukamdani mengatakan pengusaha sudah mengajukan stimulus modal kerja sektor usaha pariwisata, transportasi, hotel.

BKPM: Investasi Green Energy di Kaltara Harus Libatkan UMKM

Menteri Investasi BKPM Bahlil Lahadalia menekankan, proyek investasi green energy di Kaltara, harus melibatkan UMKM sekitar daerah.

Menparekraf Harap Dana Hibah Pelaku Usaha Wisata Segera Cair

Menparekraf Sandiaga Uno berharap dana hibah pelaku usaha wisata segera cair. Ini sebagai solusi akibat penurunan omzet akibat pandemi.

Banyak TKA Pulang, Pemerintah Harus Mitigasi Resiko Realisasi Investasi

Menteri Investasi Bahlil Lahadalia mengatakan, pemerintah bisa mitigasi resiko realisasi investasi di kuartal mendatang dengan strategi.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;