Lomba Melukis Meriahkan Harkannas di Parigi Moutong

<p>Ket Foto: Lomba melukis meriahkan Harkannas ke-9 di Parigi Moutong (Foto/Facebook Icha Lamando)</p>
Ket Foto: Lomba melukis meriahkan Harkannas ke-9 di Parigi Moutong (Foto/Facebook Icha Lamando)

Berita Parigi Moutong, gemasulawesi – Lomba melukis meriahkan Hari Ikan Nasional (Harkannas) ke-9, Pemerintah Daerah (Pemda) Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah mengatakan sebanyak 700 anak mengikuti lomba yang berlangsung di daerah itu.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Parigi Moutong Moh Nasir di sela-sela lomba melukis dan memasak nasional untuk meriahkan Harkannas, di Parigi, Minggu 20 November 2022.

“Kompetisi ini dipromosikan sebagai bagian dari kampanye bahari yang diperkenalkan kepada anak-anak sejak usia dini untuk membantu mereka jatuh cinta dengan kekayaan bahari daerah ini,” ucap Moh Nasir.

Ia mengatakan Teluk Tomini memiliki keanekaragaman biota laut yang sangat besar, sehingga melalui lomba melukis, anak-anak dapat lebih memahami bahwa laut itu sangat luas, dan secara tidak langsung juga merupakan bagian dari peningkatan kemampuan anak dalam melukis ekspresi yang dibayangkan oleh coretan tinta.

Baca: Peringati Hari Harkannas Ratusan Siswa di Parigi Tanam Manggrove

Dari sini, katanya, sebaiknya ajari masyarakat untuk suka makan ikan karena ikan memiliki cukup protein yang dapat membantu meningkatkan pertumbuhan otak.

“Dalam kegiatan ini kami menganjurkan untuk mendidik anak-anak sejak masih dalam masa pertumbuhan dan harus dikenalkan dengan bahari,” ucapnya.

Nyoman Sutiyasa, salah satu juri lomba melukis mengatakan, kegiatan ini dibagi menjadi tiga kategori peserta yaitu tingkat TK, SD dan taman kanak-kanak dengan sistem penilaian berdasarkan tingkat kreativitas, seni, keindahan, kerapian dan kemandirian anak dalam melukis.

Baca: Lomba Memasak Ikan Meriahkan Harkannas ke-9 di Parigi Moutong

Nyoman mengatakan, para peserta melukis dengan cat air di atas keranjang baju yang telah disiapkan panitia. Ia mengapresiasi ketekunan dan kreativitas mereka dalam melukis.

Selain lomba melukis, penanaman bakau atau bakau dilakukan di 88 lokasi yang telah disiapkan oleh pihak penyelenggara, yang diikuti oleh 8.800 peserta dan ditanam sekitar 44.000 bibit yang 500 di antaranya adalah siswa sekolah dasar dan menengah, selain memecahkan rekor MURI dengan perolehan poin titik tanam terbanyak.

Termasuk rangkaian kegiatan yang meliputi lomba masak nasional, demo masak, pameran Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), seminar kelautan dan keamanan pangan serta pesta rakyat.

Baca: 34 Provinsi Ikut Lomba Memasak di Harkannas Parigi Moutong

Puncak Harkannas akan dilaksanakan pada Senin 21 November 2022 di Pantai Mosing, Desa Sinei, Kecamatan Tinombo Selatan dan akan dihadiri oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trengono. (Dn)

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

...

Artikel Terkait

wave

Korban Banjir Jeneponto Terima Bantuan Beras 1 Ton

Korban banjir di Kabupaten Jeneponto terima bantuan 1 beras dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel), pada Minggu

Disdik Sulsel Sebut Pembelajaran Sekolah Berjalan Meski Banjir

Dinas Pendidikan (Disdik) Sulawesi Selatan (Sulsel) menyebutkan pembelajaran sekolah di 24 kabupaten dan Kota tetap berjalan normal

SAR Gabungan Temukan Serpihan Kepala Korban Longsor Gowa

Search and Rescue (SAR) gabungan temukan serpihan kepala yang diduga korban tanah longsor bernama Muhammad Royan korban longsor Gowa

BPBD Sebut 910 Jiwa Terdampak Banjir di Kota Makassar

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar, Sulawesi Selatan merilis data sebanyak 910 jiwa yang terkena dampak banjir di

Lomba Memasak Ikan Meriahkan Harkannas ke-9 di Parigi Moutong

Peringatan Harkannas ke-9 di Kabupaten Parigi moutong dimeriahkan dengan lomba memasak serba ikan yang diikuti 30 Provinsi di Indonesia.

Berita Terkini

wave

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.

Maut Mengintai di Buranga: Mengapa Tambang Ilegal di Depan Mata Polres Parigi Moutong Seolah Tak Tersentuh?

Bahaya di PETI Buranga berpotensi sama dengan Tambang ilegal yang berada di gunung Nasalena. Ancaman maut reruntuhan material mengintai.

Maut di Lubang Emas Lobu: Menagih Tanggung Jawab Pengelola PETI atas Tewasnya Penambang

Emas berdarah Parigi moutong kembali telan korban jiwa, kali ini PETI berlokasi di Desa Lobu Kecamatan Moutong yang kena giliran.


See All
; ;