Munas KAHMI Gunakan Sistem Pemungutan Suara Berbasis Elektronik

<p>Ket. Foto: Ahmad Doli Kurnia. (Foto/Irfan/gemasulawesi)</p>
Ket. Foto: Ahmad Doli Kurnia. (Foto/Irfan/gemasulawesi)

Nasional, Gemasulawesi – Pemilihan presidium Majelis Nasional masa bakti 2022-2027 pada Musyawarah Nasional ke-11 Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) di Kota Palu, Sulawesi Tengah menggunakan sistem pemungutan suara berbasis elektronik atau e-voting sebagai bentuk transformasi teknologi.

“Penggunaan sistem ini, kali pertama dalam sejarah Munas KAHMI,” kata Koordinator Presidium KAHMI Periode 2022-2027 Ahmad Doli Kurnia usia menyalurkan bantuan dalam kegiatan KAHMI peduli di Kabupaten Sigi, Sulteng, Ahad.

Ia menjelaskan, penggunaan metode ini untuk menghindari kekeliruan-kekeliruan teknis yang dapat merugikan konstan, oleh karena itu pemanfaatan teknologi informasi dinilai tepat diterapkan dalam pemilihan unsur majelis Nasional.

Baca: KAHMI Yakin Pemerintah Mampu Atasi Ancaman Krisis Ekonomi

Dari kegiatan Munas ini, katanya, menghasilkan beberapa catatan-catatan penting, khususnya hasil rapat komisi-komisi melahirkan gagasan baru guna meningkatkan kapabilitas organisasi yang dikelola secara modern dan mandiri.

Dari kongres juga, melahirkan rekomendasi hal-hal penting berkaitan dengan kehidupan berbangsa dan bernegara, serta menyangkut keumatan.

“Secara konsepsi visi dan misi KAHMI setidaknya lima tahun ke depan sudah terumuskan dengan baik, selanjutnya ditindaklanjuti dengan program-program konkret, aksi nyata yang di pimpin sembilan Presidium terpilih di Munas ke-11,” ujar Doli.

Baca: UMP Gorontalo Tahun 2023 Jadi RP 2.989.350

Menurutnya, organisasi ini selalu mengembangkan misi keislaman dan keindonesiaan dalam berbagai konteks untuk merawat persatuan dan kesatuan bangsa dalam bingkai kebhinekaan.

Oleh karena itu, guna mewujudkan tujuan besar organisasi, maka perlu kolaborasi dengan berbagai elemen, tidak terkecuali pemerintah.
“Kami juga membangun koordinasi dengan organisasi kemasyarakatan (Ormas) lainnya sebagai bentuk kepedulian terhadap negara ikut terlibat memajukan kesejahteraan umum,” Ucap Doli.

Dari hasil kongres menghasilkan sembilan presidium terpilih dengan suara terbanyak masing-masing Ahmad Doli Kurnia 417 suara, Ahmad Yohan 343 suara, Herman Khaeron 318 suara, Saan Mustopa 316 suara, M. Rifqinizamy Karsayuda 311 suara, Abdullah Puteh 295 suara, Romo H.R. Muhammad Syafii 290 suara, Zulfikar Arse Sadikin 284 suara, dan Sutomo 278 suara.

Baca: KAHMI Bagi 1.150 Paket Sembako Kepada Penyintas Di Huntap Sigi

Sembilan presidium itu terpilih dari 38 nama calon presidium yang ditetapkan pimpinan sidang dan disepakati peserta Munas KAHMI. (*/IRF)

Editor: Gracesilia Shea Arsiane

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

...

Artikel Terkait

wave

KAHMI Yakin Pemerintah Mampu Atasi Ancaman Krisis Ekonomi

Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) yakin pemerintah mampu mengatasi ancaman krisis ekonomi yang diprediksi terjadi di tahun 2023

UMP Gorontalo Tahun 2023 Jadi RP 2.989.350

Rapat pleno penetapan upah minimum (UMP) di Provinsi Gorontalo tahun 2023 menjadi sebesar RP 2.989.350. UMP yang disepakati

Kemensos Tambah Dapur Umum Bagi Penyintas Gempa Cianjur

Kementerian Sosial (Kemensos) menambah dapur umum yang memasok makanan siap saji bagi penyintas gempa Cianjur, Provinsi Jawa Barat

Update Korban Gempa Cianjur, Total 310 Orang Meninggal Dunia

Update data saat ini tim gabungan kembali temukan korban meninggal dunia yang terkena dampak gempa Cianjur, Provinsi Jawa Barat pada Senin

Pemda Yogyakarta Memberikan Penjelasan Mengenai Susunan Acara Pernikahan Kaesang

Pemda Yogyakarta angkat bicara usai menerima jadwal prosesi pernikahan Kaesang Pangarep dan Erina Gudomo acara

Berita Terkini

wave

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.


See All
; ;