Pemprov Sulteng Anggarkan Program Pengurangan Angka Kemiskinan

<p>Foto: Pemprov Sulteng Anggarkan Program Pengurangan Angka Kemiskinan.</p>
Foto: Pemprov Sulteng Anggarkan Program Pengurangan Angka Kemiskinan.

Gemasulawesi– Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah akan menganggarkan sejumlah program pengurangan angka kemiskinan, sesuai visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur.

“Kegiatan penanaman pohon di Kabupaten Banggai ini yang kita laksanakan saat ini, untuk mengimplementasikan visi dan misi Gubernur. Dengan harapan, pembangunan yang dilaksanakan terjadi harmoni yang baik,” ungkap Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Mamun Amir, saat menyampaikan sambutannya pada penanaman pohon di Kebupaten Banggai, Jumat 8 Oktober 2021.

Menurut dia, dalam visi dan misinya akan dilaksanakan pencapaian program pengurangan angka kemiskinan dengan melaksanakan pendidikan gratis untuk SMA/SMK. Sehingga, tidak ada lagi pungutan kepada peserta didik dan orang tua.

Baca juga: BPS: Angka Kemiskinan Parigi Moutong 2020 Turun 15,85 Persen

Kemudian, untuk membantu dan meringankan beban masyarakat miskin, pemerintah provinsi telah menyusun skema dengan menetapkan Rp 1 juta per Kepala Keluarga (KK) pada setiap perayaan hari raya Idul Fitri.

Percepatan pembangunan Infrastruktur, juga menjadi misi utama dalam rangka persiapan Sulawesi Tengah sebagai daerah penyangga untuk Ibu Kota Negara (IKN) baru di Kalimantan Timur.

“Untuk mempersiapkan daerah sebagai penyangga ibu IKN adalah jalur distribusi darat dan laut,” ungkapnya.

Salah satunya kata dia, pembangunan jembatan penghubung Banggai Kepulauan dan Banggai Laut pada tahun 2022 mendatang. Rencama itu telah diprogramkan dengan alokasi anggaran sebesar Rp 5 miliar.

Baca Juga: MUI Tetapkan Vaksin Zifivax Asal China Halal

Selanjutnya, peningkatan kualitas kesehatan masyarakat dengan mengurangi angka stunting, dengan pembangunan Klinik Bersalin pada setiap kabupaten dan kota di Sulawesi Tengah.

“Harapan kami agar terwujudnya kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” ujarnya.

Wakil Gubernur mengatakan, seluruh program prioritas itu akan diwujudkam melalui program Rp 100 miliar per tahun untuk setiap kabupaten dan kota. Tujuannya untuk pemerataan pembangunan, dan memberikan keadilan kepada seluruh daerah dalam pelaksanaan pembangunan, dan pelaksanaan penganggaran melalui APBD provinsi.

“Kedepan harus dilaksanakan secara  efektif dan efisien. Ibaratnya, kalau menembak burung jangan dengan meriam, cukup dengan katapel, dan harus dengan cara sengsara membawa nikmat, bukan nikmat membawa sengsara,” pungkasnya. (***)

Baca juga: Misi Evakuasi di Afghanistan, 26 WNI dan 7 WNA Tiba di Indonesia

...

Artikel Terkait

wave

Komisi Hak Asasi Manusia Sulteng: Penganiayaan di Lapas Langgar HAM

Komnas Hak Asasi Manusia Perwakilan Sulawesi Tengah, menegaskan penganiayaan petugas Lapas Klas III Parigi itu langgar HAM.

Disdukcapil Parigi Moutong Tunggu Draft Pergantian NIK Jadi NPWP

Disdukcapil Parigi Moutong mendukung pergantian NIK jadi NPWP pemerintah pusat, untuk memudahkan pengurusan data administrasi kependudukan.

Nelayan Hilang di Poso dalam Pencarian

Seorang nelayan di Poso, dikabarkan hilang di perairan Tumora Kecamatan Poso Pesisir Utara, masih dalam pencarian tim gabungan

Polisi Periksa Lima Warga Binaan Korban Penganiayaan di Lapas Parigi

Polres Parigi Moutong mulai melakukan pemeriksaan terhadap lima warga binaan diduga menjadi korban penganiayaan petugas Lapas Klas III Parigi.

Kakanwil Kemenkumham Sulteng Ambil Alih Komando Lapas Parigi

Kakanwil Kemenkumham Sulawesi Tengah ambil alih komando kepemimpinan untuk memulihkan Lapas Klas III Parigi pasca kericuhan.

Berita Terkini

wave

Skandal Galian C Sausu Taliabo: Keruk Bumi Pakai Solar Subsidi, Dewo Satria Kebal Hukum?

Aktivitas tambang galian C ilegal diduga milik Dewo Satria beraktifitas lancar dan lolos dari pantauan Unit Tipidter Polres Parigi moutong.

Menyingkap Tabir PETI Mentawa: Saat Solar Subsidi SPBU Sausu Mengalir ke Kantong Tambang Ilegal Oknum Polisi

SPBU Sausu Diduga menjadi pemasok utama solar subsidi ke kantong tambang ilegal yang ada di wiayah Mentawa Sausu Torono.

Aroma Pungli di Balik Perusakan Alam Sausu Torono: Wakapolsek Diduga Sering Palak Pengusaha Emas Ilegal

Keterlibatan Wakapolsek Sausu Nur Kamiden dalam membekingi aktifitas tambang ilegal mencuat bahkan disebut turut menerima jatah.

Dugaan PETI di Desa Maleali, Aparat Hanya Dapatkan Sisa Kamp Kosong

Unit Tipidter Polres Parigi moutong, hanya berhasil mendapatkan kamp kosong bekas penambang ilegal pada sidak di desa Maleali

Muhaimin Hadi Desak Audit SPBU: Bongkar Gurita Mafia Solar di Poso!

Ketua Forum Pembela Cinta Damai Kabupaten Poso, Muhaimin Hadi, mengkritik keras kelangkaan solar bersubsidi yang melanda wilayah Poso.


See All
; ;