Peringatan dini BMKG Palu, Potensi Hujan dan Angin Kencang di Sulteng

<p>Foto: Banjir disertai lumpur akibat cuaca ekstrem di Sigi, Sulteng.</p>
Foto: Banjir disertai lumpur akibat cuaca ekstrem di Sigi, Sulteng.

Berita parigi moutong, gemasulawesi– Peringatan dini BMKG Palu menyebut untuk mewaspadai hujan dan angin kencang selama seminggu kedepan di Sulawesi Tengah.

“Potensi hujan hingga April mendatang. Diprakirakan terjadi siang hingga dini hari,” ungkap Prakirawati BMKG Meteorologi Palu, Riza Utami, Rabu 31 Maret 2021.

Peringatan dini BMKG Palu, Sulawesi Tengah, masuk wilayah non ZOM atau wilayah tidak memiliki musim jelas antara kemarau dan penghujan.

Kota Palu dan Donggala paling spesifik dari seluruh wilayah di Indonesia karena dinamika perubahan cuaca sangat cepat.

Baca juga: Angin Kencang Hantam Dua Desa di Parigi Moutong

Sejumlah Daerah Berpotensi Banjir dan Longsor

Peringatan dini BMKG Palu berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang yakni Kota Palu, Kabupaten Sigi, Donggala, Parigi Moutong, Poso, Touna, Banggai Kepulauan, Banggai Laut, dan sebagain daerah Morowali dan Morowali Utara.

“Buol dan Tolitoli berpotensi hujan ringan hingga sedang,” jelasnya.

Ia menyebut, warga pinggiran sungai di Sigi agar waspada jika terjadi hujan lebat secara tiba-tiba. Sebab, dapat berpotensi banjir.

Selain itu, Peringatan dini BMKG Palu juga menyebut warga daerah pegunungan di Sigi, Parigi Moutong dan Donggala diminta berhati-hati. Pasalnya, hujan lebat disertai angin kencang berpotensi memicu tanah longsor.

“Pengendara melintasi jalur trans Donggala-Parigi Moutong juga mesti menjaga kewaspadaan,” sebutnya.

Angin ekstrem di wilayah Kota Palu

BMKG peringatkan potensi angin ekstrem di Kota Palu. Kecepatannya mencapai 27 knot. Bahkan pernah masuk super ekstrim sampai 33 knot. Sementara normalnya berkisar 15 knot.

Baca juga: Dinsos Salurkan Bantuan Darurat Bencana Angin Kencang di Parigi Moutong

Tinggi gelombang di Sulawesi Tengah

Sementara itu, Peringatan dini BMKG Palu mengatakan daerah berpotensi mengalami gelombang tinggi yakni perairan Touna, Banggai Kepulauan, Buol dan Tolitoli.

Tinggi gelombang selama satu minggu ke depan diprakirakan mencapai 1 hingga 1,5 Meter. Dan terjadi mulai siang hari.

Perahu ukuran kecil patut waspada. Perairan di Buol, Tolitoli, Banggai Kepulauan dan Banggai laut sering terjadi kecelakaan kapal.

Baca juga: Angin Kencang Parigi Moutong, Satu Rumah Nelayan Ongka Malino Rata Dengan Tanah

Laporan: Muhammad Rafii

...

Artikel Terkait

wave

112 Calon Jemaah Haji Parimo Suntik Vaksin Covid 19

Sebanyak 112 calon jemaah haji Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, suntik vaksin covid 19, di Kecamatan Sausu sampai dengan Kecamatan Toribulu.

Parigi Moutong Prioritaskan Digitalisasi Program

Miliki banyak manfaat, Pemda Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah, prioritaskan program digitalisasi, ini disebut Parimo Go

Polisi Tembak Pencuri di Lolu Selatan, Kota Palu

Resmob Polres Palu tembak pencuri di Lolu Selatan, Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah, karena pelaku mencoba melarikan diri

Kerumunan Massa di Pilkades, Kemendagri Masih Beri Toleransi

Ditjen Bina Pemerintahan Desa Kemendagri masih beri toleransi kerumunan massa di Pilkades serentak Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.

Surat Pemberhentian SS Keluar, DPRD Parimo Minta PDIP Ambil Sikap

Badan Kehormatan atau BK DPRD Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, meminta PDIP segera mengambil sikap terkait keluarnya surat pemberhentian SS.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;