Peringatan Hari AIDS Sedunia, Penderita AIDS di Indonesia Lebih 500 Ribu Orang Sepanjang Tahun 2022

<p>Ket. Foto: Ilustrasi AIDS (Pexels)</p>
Ket. Foto: Ilustrasi AIDS (Pexels)

Kesehatan, Gemasulawesi – Berkat James Bunn dan Thomas Netter bekerja sebagai humas di Word Healt Organisation (WHO) yang mengajukan hari AIDS kepada Direktur Program Global

Maka setiap tanggal 1 Desember, selalu diperingati sebagai hari AIDS sedunia. Hari itu diperuntukan untuk meberi dukungan terhadap penderita AIDS.

Hari AIDS pertama kali di peringati tahun 1988. Hari AIDS sendiri merupakan, hari internasional pertama untuk kesehatan.

Biasanya pada Hari AIDS akses dan fasilitas layanan pengobatan HIV remaja, pekerja seks komersial(PSK) dan juga pengguna narkoba dimudahkkan.

Berdasarkan data yang dihimpun Gemasulawesi dari Kementerian Kesehatan RI, Kamis 1 Desember 2022, kasus AIDS di Indonesia sendiri sudah mencapai 519.158 tersebar di setiap Provinsi.

Baca: Kasus Covid-19 di Indonesia Bertambah Jadi 3.225 Orang

Penularan HIV/AIDS di Indonesia didominasi kelompok heteroseksual,sebanyak 28,1% dari total keselurahan kasus. Kemudian kelompok LGBT karna telah tercatat sebesar 18,7%.

Sementara Provinsi DKI Jakarta daerah peringkat pertama di Indonesia. Jumlahnya bahkan nyaris mencapai 100 ribu kasus.

Untuk Provinsi Sulawesi Selatan menduduki posisi ke 9. Kasus ini mungkin bisa dijadikan sebagai pelajaran di hari ini dikarenakan sudah banyak kasus AIDS.

AIDS disebabkan oleh virus bernama Human Immunodeficiency Virus (HIV), virus yang dapat memperlemah tubuh manusia.

Orang terpapar virus HIV rentan terhadap infeksi. Sedangkan AIDS adalah kondisi yang disebabkan virus HIV.
Berkat James Bunn dan Thomas Netter bekerja sebagai humas di Word Healt Organisation (WHO) yang mengajukan hari AIDS kepada Direktur Program Global

Maka setiap tanggal 1 Desember, selalu diperingati sebagai hari AIDS sedunia. Hari itu diperuntukan untuk meberi dukungan terhadap penderita AIDS.

Hari AIDS pertama kali di peringati tahun 1988. Hari AIDS sendiri merupakan, hari internasional pertama untuk kesehatan.

Baca: Gizi Kronis dan Infeksi Berulang Penyebab Stunting

Biasanya pada Hari AIDS akses dan fasilitas layanan pengobatan HIV remaja, pekerja seks komersial(PSK) dan juga pengguna narkoba dimudahkkan.

Berdasarkan data yang dihimpun Gemasulawesi dari Kementerian Kesehatan RI, Kamis 1 Desember 2022, kasus AIDS di Indonesia sendiri sudah mencapai 519.158 tersebar di setiap Provinsi.

Penularan HIV/AIDS di Indonesia didominasi kelompok heteroseksual,sebanyak 28,1% dari total keselurahan kasus. Kemudian kelompok LGBT karna telah tercatat sebesar 18,7%.

Baca: Perempuan Aniaya Balita di Bantaeng Ditangkap Polisi

Sementara Provinsi DKI Jakarta daerah peringkat pertama di Indonesia. Jumlahnya bahkan nyaris mencapai 100 ribu kasus.

Untuk Provinsi Sulawesi Selatan menduduki posisi ke 9. Kasus ini mungkin bisa dijadikan sebagai pelajaran di hari ini dikarenakan sudah banyak kasus AIDS.

AIDS disebabkan oleh virus bernama Human Immunodeficiency Virus (HIV), virus yang dapat memperlemah tubuh manusia.

Orang terpapar virus HIV rentan terhadap infeksi. Sedangkan AIDS adalah kondisi yang disebabkan virus HIV. (*/ROS)

Editor: Gracesilia Shea Arsiane

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

...

Artikel Terkait

wave

Kasus Covid-19 di Indonesia Bertambah Jadi 3.225 Orang

Kasus Covid-19 di Indonesia berdasarkan laporan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 bertambah 3.225 orang pada Senin 28 November 2022,

Gizi Kronis dan Infeksi Berulang Penyebab Stunting

Kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang menjadi penyebab utama terjadinya stunting, Kondisi ini ditandai dengan panjang atau tinggi badan

Ciri-Ciri Anak Yang Memiliki Mata Minus Yang Harus Di Ketahui Oleh Orang Tua

Rabun jauh atau miopia (mata minus) adalah masalah penglihatan umum yang dialami seseorang ketika sulit untuk melihat objek yang jauh

Menkes Tegaskan Kasus Gagal Ginjal Akut di Indonesia Telah Selesai

Menteri Kesehatan (Menkes) tegaskan, kasus gagal ginjal akut di Indonesia telah selesai diatasi, saat pemerintah menghentikan sementara

COVID-19 Bertambah 7.822 Kasus dan 38 Meninggal Dunia

Positif COVID-19 pada Kamis 17 November 2022 bertambah 7.822 dengan provinsi penyumbang tertinggi yakni DK Jakarta sebanyak 3.474,

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;