Polisi Temukan Fakta Ini Saat Olah TKP Penemuan Bayi di Balongga Sigi

waktu baca 3 menit
Ket Foto: penemuan bayi di Desa Balingga, Kabupaten Sigi, Kamis 4 Januari 2023. (Foto/Screenschot)

Sigi, gemasulawesi – Penemuan bayi sempat hebohkan warga di Desa Balongga, Kecamatan Dolo Selatan, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.

Bayi berjenis kelamin perempuan itu ditemukan masih lengkap dengan tali pusat di tubuhnya, Kamis 5 Januari 2023 pagi.

Kapolres Sigi AKBP Reja A Simanjuntak melalui Kasi Humas AKP Ferry Triyanto dalam keterangan persnya membenarkan adanya penemuan seorang bayi berjenis kelamin perempuan tersebut.

Baca: Beredar Kabar Bayi di Tolitoli Lahir dengan Kondisi Genetik Super Langka, Begini Penampakannya

“Benar, tadi pagi kami dari Polsek Sigi mendapat laporan dari masyarakat terkait penemuan bayi perempuan di Desa Balonga, Kec.Dolo Selatan. Setelah menerima laporan, tim dari Bareskrim Polsek Sigi langsung terjun ke Desa Balongga untuk melakukan pemeriksaan TKP,” terang AKP Ferry pada Jumat pagi, 6 Januari 2023.

Kata AKP Ferry, usai melakukan pemeriksaan TKP dan mewawancarai para saksi, diketahui bahwa anak tersebut pertama kali ditemukan oleh (22 tahun) di halaman belakang rumahnya,.

Kemudian langsung membawa anak tersebut dan membawanya ke rumahnya kemudian memberitahukan kepada orang tua mengenai penemuan bayi tersebut yaitu WS dan W.

Baca: RS Primaya Makassar Menawarkan Program Bayi Tabung Harga tidak Semahal Sebelumnya

Melihat bayi digendong oleh anaknya, WS langsung melaporkan kejadian tersebut ke aparat desa Balonga dan menghubungi bidan desa untuk memotong tali pusar bayi tersebut.

Setelah itu bidan desa datang tali pusar bayi dipotong dan kemudian bayi dibawa ke Puskesmas Baluase di kecamatan. Dolo Selatan Kabupaten Sigi untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut.

“Saat tiba di TKP, tim menemukan jaket warna pink yang digunakan untuk membungkus bayi dengan ari-ari bayi. Namun saat pemeriksaan saksi, terlihat daester yang dikenakan terdapat banyak bercak darah, hal ini yang membuat tim identifikasi curiga,” jelasnya.

Baca: Imunisasi Efektif Menekan Angka Kematian Bayi

Sehingga dibawa ke Puskesmas Baliase, untuk diperiksa terkait , dan saat diperiksa kepala puskesmas, akhirnya mengakui bayi tersebut miliknya.

melakukan ini karena dia tidak ingin orang tuanya menanggung rasa malu atas apa yang telah dia lakukan karena dia saat ini seorang janda, dan mengaku kepada petugas bahwa dia telah melahirkan bayi sendirian di belakang rumahnya.

juga mengaku tidak memberitahukan kondisi kehamilannya pada orang tua.

Baca: Heboh Mayat Bayi Ditemukan Terbakar di Pasar Sentral Makassar

“Saya sama sekali tidak berniat membuang apa pun untuk menyakiti bayinya, saya hanya membuat alibi untuk menutupi rasa malu bahwa hal ini terjadi pada saya,” katanya dengan air mata sedih meminta maaf atas semua kesalahan yang telah dibuat. (*/Akir)

Editor: Muhammad Azmi Mursalim

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.