PVMBG Pantau Aktivitas Gunung Soputan-Karangetang-Awu

waktu baca 2 menit
Ket Foto: Gunung Soputan (Foto/magma.esdm.go.id)

Berita Sulawesi Utara, gemasulawesi – Pusat Vulkanologi dan Mitigas Bencana geologi (), Badan Geologi, Kementerian ESDM pantau ekstra tiga di Sulawesi Utara (Sulut), Soputan, Karangetang dan Awu berstatus waspada.

Hal itu diungkapkan Koordinator Api Oktory Prambada di Manado, Senin 19 Desember 2022.

“Sebenarnya ada empat berapi di Sulut yang berstatus waspada, termasuk Lokon di Tomohon, namun ketiga ini mendapat perhatian khusus,” ucap Oktory Prambada.

Ia berharap masyarakat lebih waspada bahwa vulkanik di Karangetang telah menyebabkan aliran lahar di puncak kawah.

Baca: Jelang Nataru, BI Sulut Siapkan Dana Tunai Rp 2,3 Triliun

Namun, statusnya belum ditingkatkan menjadi Siaga karena potensi gempanya belum mendukung.

Setelah itu, Soputan diyakini memasuki siklus panjang walaupun gempanya sudah krisis, terlihat juga guguran lava di puncak kawah.

Sementara itu, Awu sebelumnya berstatus waspada (Level III) akibat gempa permukaan, kubah lava, dan erupsi.

Baca: PAD Dinas Kelautan dan Perikanan Sulut Mencapai Miliaran Rupiah

Selain itu, setelah letusan tahun 2011 terjadi letusan kecil namun tidak signifikan, Lokon yang berada pada ketinggian 1.580 meter di atas permukaan laut masih terekam gempa vulkanik dalam yang menunjukkan adanya suplai magma.

“Kami berharap masyarakat mengikuti peta kawasan rawan bencana atau KRB. Kalau mengikuti KRB, aman,” katanya.

Selain empat berstatus waspada (Level II), juga pantau empat tapi tercatat masih berstatus normal (Level I) di ujung utara Provinsi Sulawesi.

Baca: Puluhan WNI Asal Sulut Jadi Korban Trafficking di Kamboja

Keempat tersebut adalah Ambang (Kabupaten Bolaang Mongondow), Mahawu (Kota Tomohon), Tangkoko (Kota Bitung), dan Ruang (Kabupaten Kepulauan Sitaro). (*/Ikh)

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.