Rekontruksi Penculikan dan Pembunuhan Anak di Makassar, Hanya Menghadirkan Satu Pelaku

waktu baca 3 menit
Ket Foto : Saat pelaku membawa korban tertangkap CCTV (Foto/Facebook Berita Viral 24 Jam)

Sulawesi Selatan, gemasulawesi – Selasa 17 Januari 2023 kemarin Polrestabes menggelar rekontruksi penculikan dan pembunuhan di , di Mako Satuan Brimob Polda Sulsel Jalan KS Tubun . Proses rekontruksi hanya menghadirkan satu saja yaitu MF (18).

Wakil Kepala Satuan Reskrim Polrestabes , Kompol Jufri Natsir menjelaskan alasan hanya menghadirkakn MF saja pada proses rekontruksi penculikan dan pembunuhan di .

“Untuk rekontruksi hanya satu berinisial MF dihadirkan dan peran pengganti untuk AD sebab masih di bawah umur, sementara MF ini telah dinyatakan dewasa karena umurnya sudah lebih dari 18 tahun,” katanya.

Baca: Keluarga Pelaku Penculikan dan Pembunuhan Anak di Makassar Kini Dikucilkan

Kompol Jufri Natsir menambahkan, dua ditangani secara berbeda dikarenakan satu dinyatan telah dewasa dan satunya masih dibawah umur, sehingga dalam penanganan perkaranya di split atau terpisah.

dewasa tersendiri berkasnya, sementara tersendiri berkasnya. Paling penting di sini adalah yang usianya masih , sebab perlu mendapat pendampingan oleh lembaga peradilan ,” terangnya.

Meski MF ini telah dinyatakan dewasa, namun pasal yang disangka tetap pasal 340 KUHP subsidair 338 KUHP serta subsider 170 KHUP sebab lebih dari satu orang. Khusus untuk ada pasal 80 Undang-undang nomor 23 tahun 2002.

Baca: Sudah Dewasa, Pelaku Penculikan dan Pembunuhan Anak di Makassar Hanya Diancam Hukuman 10 Tahun Penjara

Sementara JPU khusus menangani kasus Andi Nur Fitriani menyatakan, usai rekonstruksi tersebut berkas nantinya dipelajari usai pengiriman tahap pertama diterima.

Selanjutnya menunggu berkas lainnya dari penyidik pada tahap dua untuk segera di tetapkan menjadi P21.

“Kami nanti mempelajari terlebih dahulu fakta-fakta hukum yang terkandung dalam berkas ini. Dan akan kami sinkronkan dengan laporan yang ada hari ini”, jelasnya.

Baca: Sempat Disangka Dibawah Umur, Salah Satu Pelaku Penculikan dan Pembunuhan Anak di Makassar Ternyata Sudah Dewasa

Terkait Surat Perintah Dimulai Penyidikan (SPDP) katanya telah diterima, hanya saja ada dua berkas terpisah, satu khusus untuk - dan satu khusus untuk orang dewasa, maka tentu saja jaksanya berbeda

Untuk tindak pidana ringan yang dimilikinya juga menerima sertifikasi untuk menyelesaikan kasus.

“Seperti yang kita tahu, AD adalah , jadi berlaku sistem peradilan dan berbeda dengan peradilan orang dewasa. Prosesnya akan tertutup untuk - dan orang dewasa akan tetap terbuka,” tegasnya.

Baca: Diduga Jadi Korban Penculikan, Dua Anak di Makassar Dijadikan Jaminan

Sedangkan Perwakilan Balai Pemasyarakatan (Bapas) , Andi Marwan menambahkan, setelah laporan itu bahwa penahanan sementara adalah tanggung jawab polisi sepenuhnya. Khusus untuk kedua tersangka ini, pihaknya meminta pemeriksaan hanya satu, yaitu AD, karena usianya 17 tahun.

“Kami melakukan investigasi dan mengunjungi orang tua. Kami melakukan analisis terhadap data yang kami terima sehingga lengkap untuk membuat Balitbanglitmas yang kami gunakan untuk tahap kedua atau pelimpahan Perkara yang digunakan oleh kejaksaan akan digunakan di proses persidangan,” tambahnya. (*/NRL)

Editor: Muhammad Azmi Mursalim

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.