Sebuah Kapal Ferry Terbakar di Pelabuhan Merak Menuju Bakauheni, Penyebabnya Belum Diketahui

<p>Ket Foto: Kapal Ferry terbakar di Pelabuhan Merak (Foto/Instagram/@net2netnews)</p>
Ket Foto: Kapal Ferry terbakar di Pelabuhan Merak (Foto/Instagram/@net2netnews)

Nusantara, gemasulawesi – Telah terjadi sebuah kebakaran kapal ferry di Pelabuhan Merak menuju Bakauheni pada Sabtu, 6 Mei 2023.

Dalam video yang diunggah akun media sosial @net2netnews, kapal ferry yang baru saja berangkat dari Pelabuhan Penyebrangan Merak terbakar tidak jauh dari Pulau Tempurung.

Peristiwa kebakaran kapal ferry di pelabuhan merak tersebut terjadi pada pukul 15.20 WIB.

Baca: Usai Penyalahgunaan Jabatan Oleh Oknum Atasan di Sebuah Perusahaan Cikarang Viral di Media Sosial, Karyawati Ini Kesaksian!

Dalam video tersebut terlihat kapal yang terbakar di telah terbakar di lautan.

“Pada hari ini pukul 15.20 WIB telah terjadi kebakaran kapal penyebrangan dari Merak menuju Bakauheni,” ucap perekam video.

Pada video yang direkam oleh salah seorang di pinggiran perairan lautan, menyebutkan kapal tersebut sudah mulai tenggelam akibat kebakaran tersebut.

Baca: Jadi Isu di Media Sosial, Oknum Atasan Perusahaan di Cikarang Syaratkan Staycation untuk Perpanjangan Kontrak: Sudah Berjalan Puluhan Tahun lalu

“Sepertinya sekarang sudah mulai tenggelam kapalnya, tidak ada kapal yang berani mendekat,” sambungnya.

Perekam video pun kembali menyatakan bahwa perkiraan penumpang pada kapal tersebut penuh.

“Penumpangnya diperkiran full penumpang,” pungkasnya.

Baca: WNA asal Afrika Ini Lakukan Aksi Brutal di Apartemen Kelapa Gading: Dua Lansia Diinjak dan Ditusuk

Di sisi lain, terdapat video yang menampakkan situasi dalam kapal ferry yang terbakar tersebut dengan dipenuhi bis antar kota.

Melalui video yang diunggah tersebut, mobil PT. Transport jurusan Pariaman-Lubuk Basung terkurung dalam kapal penumpang Royce 1 diperairan Selat Sunda.

Sampai saat ini belum diketahui penyebab kebakaran dan diharapkan tidak menelan korban jiwa dalam peristiwa tersebut. (*/Naaf)

 Editor: Muhammad Azmi Mursalim          

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

...

Artikel Terkait

wave

Ngakak! Gubernur Lampung Tanya Warga karena Tak Tahu Nama Daerahnya Saat Kedatangan Presiden RI: Yang Maju Perutnya, Bukan Kotanya

Gubernur Lampung tanya warga sekitar karena tidak tahu nama daerah yang sedang ia kunjungi saat Presiden RI melakukan kunjungan kerja.

Kontroversi KKB Papua: Freddy Numberi Tegaskan Operasi Militer Tetap Berpegang pada Prinsip HAM, Asalkan&#8230;

Mantan Gubernur Papua, Freddy Numberi, turut buka suara dan menegaskan bahwa operasi militer yang dilakukan oleh pemerintah tetap berpegang pada prinsip hak asasi manusia (HAM).

Bahaya Cuaca Ekstrem Mengintai Jawa Timur, Surabaya Diguyur Hujan di Pagi Hari pada 7 Mei 2023

Berikut merupakan prakiraan cuaca pada 7 Mei 2023, ada beberapa wilayah yang diguyur hujan, berawan dan cerah.

Cuaca Ekstrem Mengancam Jawa Tengah pada 7 Mei 2023, Semarang Siap-Siap Diguyur Hujan Sepanjang Siang dan Malam

Berikut merupakan prakiraan cuaca pada 7 Mei 2023, ada beberapa wilayah yang diguyur hujan, berawan dan cerah.

Siaga Cuaca Jawa Barat: Bogor, Bandung, dan Bekasi Terkena Dampak Cuaca Ekstrem pada 7 Mei 2023

Berikut merupakan prakiraan cuaca pada 7 Mei 2023, ada beberapa wilayah yang diguyur hujan, berawan dan cerah.

Berita Terkini

wave

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.

PAD Parigi Moutong Tembus 106 Persen Saat Total Pendapatan Anggaran 2025 Meleset dari Target

Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Parigi Moutong TA 2025 sukses tembus 106,08%. Simak rincian APBD, nilai SiLPA, dan raihan opini WTP


See All
; ;