Tim Kemensos Sempat Hilang Kontak 12 Jam di Pedalaman Papua

waktu baca 2 menit
Tim Kemensos Sempat Hilang Kontak. (Foto/Kemensos)

, gemasulawesi – Sekelompok dari tim Kementrian Sosial () sempat kehilangan kontak Ketika kembali dari mempersiapkan kunjungan Menteri Sosial Tri Rismaharini di Kampung Erosaman dan Amagais, Distrik Dorkomour, Kabupaten Asmat, Provinsi .

Tim kehilangan kontak selama 12 jam lebih, dikarenakan cuaca di lokasi saat itu sedang buruk sejak Kamis 24 Maret 2022.

Pada akhirnya tim yang dikabarkan hilang itu bisa kembali dengan keadaan selamat pada pagi hari ini, mereka sebelumnya ketinggalan rombongan dari 7 buah speedboat. Dan juga perahu tim , 1 perahu dari Dinkes Kabupaten Asmat yang telah kehilangan kontak, akhirnya kembali dengan selamat.

Baca: Pemda Batasi Pelayaran Kapal Angkutan Penumpang ke Asmat

“Syukur, kita bisa kembali dengan selamat.” kata Koordinator Bagian Hukum dan Humas RI Latifah Ningrum yang ikut dalam speedboat itu, pada jumat 25 Maret 2022 pagi.

Penjelasannya, speedboat yang ditumpangi tim sempat berusaha menembus laut lebih dari 6 kali dengan kondisi ombak tinggi. Tetapi, Mereka gagal dikarenakan kondisi perahu kurang stabil. Pada akhirnya, driver speedboat memutuskan untuk menginap di rumah warga Kampung Ocenep.

“Saat kami berada disana jaringan telepon tidak ada, Maka dari itu kami tidak bisa memberikan kabar pada tim yang lainya. Kami disana menginap di rumah warga,” kata dia.

Baca: Lanal Gagalkan Penyelundupan Benih Lobster di Perairan Kepri

Sesudah menginap 1 malam di perkampungan, paginya mereka memutuskan untuk kembali melanjutkan perjalanan. Lautan pun sudah tenang dan menurut mereka bisa melanjutkan perjalanan.

Diketahui bahwa perahu tim adalah rombongan yang pulang setelah selesai penyerahan bantuan Mensos Risma di pedalaman Kabupaten asmat, . Mereka yang memastikan bahwa bantuan sudah sampai ke tangan warga. Perjalanan yang ditempuh sekitar 4 jam dari Erosaman sampai Agats yang lautan lepas Samudra Pasific dan sungai.

Saat kunjungan ke beberapa lokasi di Kabupaten Asmat, memberikan bantuan ke beberapa warga di Kabupaten Asmat, Provinsi, , senilai lebih dari Rp9,8 miliar. Bantuan tersebut diberikan dalam bentuk kewirausahaan sosial berupa barang dan komoditas pertanian.

Baca: http://12 ton bbm

Satu unit mesin desalinasi air adalah salah satu bantuan yang diberikan , satu paket solar cell, budidaya ayam petelur, bibit buah, benih sayur, bibit lele, budidaya pertanian, dan perikanan.

Dan dirincikan bantuan tersebut untuk Keuskupan Agats senilai Rp7.616.560.000, untuk pemerintah Kabupaten Asmat Rp1.301.340.000, dan untuk pengurus Masjid An-Nur Rp945.580.000. Bantuan Kemensos dipusatkan ke Kampung Erosaman dan Kampung Amagais. (***/rm)

Baca: Dua Nelayan Hilang Asal Tomini Masih Dalam Pencarian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.