Turut Berduka, Kabar Lelayu Dari Mantan Wakil DPR RI yang Tutup Usia di Usianya 67 Tahun

<p>Foto Zaenal Ma’arif mantan wakil ketua DPR RI (foto/Instagram/@thedodol)</p>
Foto Zaenal Ma’arif mantan wakil ketua DPR RI (foto/Instagram/@thedodol)

Nasional, gemasulawesi – Kabar duka datang dari mantan Wakil DPR RI yakni Zaenal Ma’arif. Diketahui bahwa Zaenal Ma’arif tutup usia di usianya 67 tahun.

Zaenal Ma’arif sendiri akan dikebumikan pada hari ini yakni tanggal 16 Februari.

Kabar meninggalknya Zaenal Ma’arif ini juga dikonfirmasi oleh Arwani Thomafi. Arwani mengatakan bahwa dirinya baru saja mendapat kabar dari meninggalkanya Zaenal Ma’arif pagi tadi.

Baca: Terganjal Perpres, BKN Belum Bisa Terbitkan SK 51 Ribu PPPK

“Saya juga baru mendapat kabar hari ini, tepatnya pagi tadi terkait meninggalkanya Zaenal Ma’arif,” ujarnya pada 16 Februari.

Selaku Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat dari partai PPP, Arwani juga mengatakan bahwa dari pihak partainya yakni partai PPP ikut berbelasungkawa atas meninggalnya Zaenal Ma’arif.

Diketahui bahwa mantan Wakil Ketua DPR RI Zaenal Ma’arif yang pernah menjabat pada periode 2004-2009 ini meninggal karena sakit yang sudah lama ia derita.

Baca: Tertunda, Kucuran Dana Santunan Bencana Gempa Kota Palu

“Memang beliau itu terkonfirmasi sudah lama sakit, sudah sejak 2010 hingga 2011. Semoga diterima di sisi-Nya. Kami ikut berdukacita dan berbelasungkawa atas kepulangan beliau,” jawabnya.

Arwani juga ikut serta mendoakan Zaenal Ma’arif agar husnul khotimah dan dilapangkan kuburnya. Terlebih lagi sosok Zaenal Ma’arif yang sudah lama juga berkecimpung di PPP.

Selain itu, Arwani sendiri juga sempat menceritakan bagaimana sosok dari Zaenal Ma’arif. Apalagi ketika ayahanda Arwani meninggal, Zaenal Ma’arif yang saat ini menjabat sebagai Wakil DPR RI juga iku serta mengantarkan jenazah ke pusaranya.

Baca: Berita Duka, Menteri PAN-RB Tjahjo Kumolo Tutup Usia

“Dulu ketika ayah saya wafat, beliau juga ikut memberikan sambutan,” jawabnya.

Menurut Arwani, pemakaman dari Zaenal Ma’arif ini akan dilangsungkan di pemakaman keluarganya yakni di Surakarta, Jawa Tengah.

“Saya mendapat kabar itu dari salah satu teman saya yang saat ini tinggal di Solo,” tandasnya.

Diketahui bahwa Zaenal Ma’arif sendiri meninggal pada 15 Februari, dan akan dikebumikan pada 16 Februari pukul 13.00 WIB. (*/Desi)

Editor: Muhammad Azmi Mursalim

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

...

Artikel Terkait

wave

Viral Video Balita 1 Tahun dengan Berat 25 Kilogram, Netizen: Jadi Kasihan Liatnya!

Nasional, gemasulawesi &#8211; Video balita 1 tahun dengan berat 25 Kilogram sedang viral di media sosial. Balita bernama Kenzie itu viral lantaran berat badannya tidak sesuai dengan berat badan anak seusianya. Video yang dibagikan oleh akun ismibossgep78 di Tiktok itu lantas menuai komentar netizen. Baca: Viral Video Penangkapan Terduga Pelaku Penculikan Anak di Bolaang Mongondow, Pelaku: [&hellip;]

Hotman Paris Komentari Vonis Richard Eliezer: Masa 12 Tahun Bisa Berubah Jadi 1 Tahun 6 Bulan?

Nasional, gemasulawesi &#8211; Vonis Richard Eliezer mendapatkan komentar dari Hotman Paris Hutapea, salah satu pengacara terkenal di Indonesia. Dalam video yang diunggah di Instagram pribadinya, Hotman Paris mempertanyakan tentang tuntutan jaksa terhadap Richard Eliezer yang jauh berbeda dengan vonis hakim. “Kejaksaan ditantang kayaknya, masa 12 tahun berubah jadi 1 tahun 6 bulan?,” terang Hotman Paris. [&hellip;]

Terkait Vonis Richard Eliezer, Keluarga Joshua: Kami Terima Keputusan Hakim

Nasional, gemasulawesi &#8211; Vonis Hakim terhadap Richard Eliezer mendapatkan tanggapan dari keluarga Brigadir Joshua. Ketika diwawancara seusai sidang, keluarga Brigadir Joshua Hutabarat yang diwakili oleh Ibunda Joshua mengatakan telah menerima putusan hakim tersebut. “Kami mempercayai hakim sebagai perpanjangan tangan Tuhan dan keluarga menerima vonis 1 tahun 6 bulan kepada Eliezer,” ungkap ibunda Joshua Hutabarat sambil [&hellip;]

Sudah Selesai di Vonis, Permintaan Justice Collaborator Richard Eliezer Akhirnya Dikabulkan

Nasional, gemasulawesi &#8211; Setelah sebelumnya dari pihak Richard Eliezer melakukan permohonan Justice Collaborator atau JC, akhirnya permohonan tersebut dikabulkan. Berdasarkan pertimbangan hakim, menilai bahwa Richard Eliezer memang memenuhi syarat dari Justice Collaborator. Beberapa pertimbangan hakim ketika sidang berlangsung pun menyebutkan bahwa jenis tindak pidana apa sajakah yang boleh mengajukan dan memenuhi syarat dari Justice Collaborator [&hellip;]

Mahasiswi Hamil di Sulawesi Tenggara Ini Meninggal di Wisma Usai Jalani Praktik Aborsi

Nasional, gemasulawesi &#8211; Mahasisiswi yang berasal dari Kolaka, Sulawesi Tenggara menghebohkan warga lantaran diketahui bahwa ia meninggal di sebuah wisma. Setelah diusut ternyata mahasiswi ini mengalami pendarahan hebat setelah melakukan praktik aborsi. “Untuk saat ini, penyebab kematiannya diduga karena pendarahan hebat. Sepertinya pendarahan disebabkan karena adanya percobaan aborsi,” ujar Aipda Riswandi pada 14 Februari. Baca: [&hellip;]

Berita Terkini

wave

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.

PAD Parigi Moutong Tembus 106 Persen Saat Total Pendapatan Anggaran 2025 Meleset dari Target

Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Parigi Moutong TA 2025 sukses tembus 106,08%. Simak rincian APBD, nilai SiLPA, dan raihan opini WTP


See All
; ;